Kediri (tahukediri.id) – Sebanyak 1.204 jemaah haji dipastikan siap diberangkatkan pada musim haji tahun ini. Jumlah tersebut terdiri dari 1.198 jemaah yang telah masuk dalam kelompok terbang (kloter) secara pasti, ditambah enam jemaah tambahan yang saat ini masih menunggu kepastian penempatan kloter.
Kasi Bina dan Pengendalian Ibadah Haji dan Umrah Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kediri, Mhafudziah Afindis, menjelaskan bahwa keenam jemaah yang sebelumnya berstatus cadangan tersebut bersifat fleksibel dan masih bisa berpindah kloter.
“Sudah naik menjadi jemaah haji, cuman nanti mau ditempatkan di kloter mana itu yang belum, apa namanya, belum pasti. Masih bisa geser-geser. Kalau sementara ini, enam jemaah itu yang dua di kloter 68, yang empat di kloter 109,” ujarnya Kamis (23/4/2026).
Afindis menegaskan, seluruh calon jemaah haji yang masuk daftar berangkat, baik reguler maupun cadangan, telah melewati tahapan penting, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga pelunasan biaya haji, sehingga secara adminstrasi telah dinyatakan siap.
“Tinggal berangkat saja. Cuman kalau yang cadangan memang harus menunggu konfirmasi dulu,” terangnya.
Sebelumnya, jumlah cadangan calon jemaah haji kabupaten Kediri sekitar 60 orang dan tidak semuanya dipastikan berangkat tahun ini. Bahkan ada tiga calon jemaah yang memilih menunda keberangkatan tahun ini.
“Tiga yang sejauh ini yang bukan mengundurkan, ditunda. Kemudian merasa enggak siap untuk berangkat. Dia itu kayak mereka itu merasa kayak kalau berangkat sama kloter lain itu kayak enggak ada temannya, gitu loh,” jelasnya.
Padahal, lanjut Afindis, calon jemaah cadangan sebelumnya telah menandatangani surat pernyataan kesiapan, termasuk siap diberangkatkan kapan saja sesuai ketentuan.
Dalam kondisi tertentu, jemaah cadangan bahkan bisa dipanggil mendadak untuk menggantikan jemaah yang batal berangkat, dengan waktu persiapan kurang dari 24 jam.
“Siap sebagai jawaban dicadangkan itu malah harusnya siap sejak awal, siap berangkat kapan pun. Bahkan apa yang harus dibawa walaupun kopernya belum ada itu sudah ready tinggal masukin. Harusnya begitu,” ujarnya.
Saat ini, persiapan jemaah haji Kabupaten Kediri hampir sepenuhnya selesai. Tahapan yang tersisa hanya distribusi perlengkapan seperti koper, penanda koper, dan kartu identitas (ID card).
“Untuk ID card, informasinya kurang lebih H-5 sebelum keberangkatan. Karena ID card itu sekarang tidak lagi ditangani oleh daerah, langsung dari Kanwil,” ungkapnya.
Untuk jadwal, jemaah haji asal Kabupaten Kediri dijadwalkan mulai masuk asrama haji pada 19 hingga 20 Mei, sesuai dengan jadwal keberangkatan kloter masing-masing.
Pihaknya mengimbau seluruh jemaah agar tetap menjaga kesehatan dan kesiapan menjelang hari keberangkatan.
“Semua tahapan sudah dilalui. Sekarang tinggal menjaga kondisi agar tetap prima hingga hari pemberangkatan,” tandasnya.[nik/ang]

