Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Modus Gunakan Identitas Palsu di Telegram, Guru SMK di Pare Kediri Cabuli Siswinya

    18 Juni 2026 - 20:11

    Tradisi Larung Sesaji Gunung Kelud 2026 Digelar Khidmat, Warga Ngancar Panjatkan Doa Keselamatan dan Keberkahan

    18 Juni 2026 - 16:01

    Kandang Ayam di Wates Kediri Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

    18 Juni 2026 - 12:23
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Kandang Ayam di Wates Kediri Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

    Kandang Ayam di Wates Kediri Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 18 Juni 2026 - 12:23
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Kebakaran hebat melanda sebuah kandang ayam di Dusun Pulosari, Desa Duwet, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Rabu (17/6/2026) malam.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Kebakaran hebat melanda sebuah kandang ayam di Dusun Pulosari, Desa Duwet, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Rabu (17/6/2026) malam. Peristiwa tersebut menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp1,5 miliar, meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, menjelaskan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 19.28 WIB. Saat itu, penjaga kandang sedang beristirahat ketika mendengar suara ledakan dari bagian belakang kandang.

    Setelah dilakukan pengecekan, penjaga mendapati salah satu bagian kandang telah terbakar. Menyadari kondisi tersebut, ia segera meminta bantuan kepada petugas pemadam kebakaran.

    “Saat penjaga kandang istirahat terdengar suara ledakan. Setelah ditelusuri ada bagian kandang ayam yang terbakar. Lantas penjaga yang mengetahui hal tersebut meminta bantuan kepada Pos Ngadiluwih,” kata Kaleb.

    Menerima laporan tersebut, Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 19.30 WIB dan tiba sekitar pukul 19.50 WIB.

    Proses pemadaman melibatkan satu unit armada Damkar Pos Ngadiluwih dengan enam personel, serta bantuan dua unit mobil pemadam dari Kota Kediri yang didukung enam personel tambahan. Petugas berjibaku memadamkan kobaran api selama beberapa jam hingga akhirnya api berhasil dikendalikan dan dipastikan padam sepenuhnya sekitar pukul 00.00 WIB.

    Menurut hasil pemeriksaan awal, sumber kebakaran diduga berasal dari pemanas berbahan arang yang menyala tanpa pengawasan sehingga memicu percikan api dan menjalar ke bagian kandang lainnya.

    “Diduga api berasal dari pemanas arang yang dinyalakan tanpa pengawasan,” ungkap Kaleb.

    Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, kebakaran menghanguskan sebagian besar area kandang dan menyebabkan kerugian ekonomi yang cukup besar bagi pemilik usaha peternakan. Total kerugian ditaksir mencapai Rp1,5 miliar, sementara aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan senilai Rp100 juta.

    Pihak Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri mengimbau masyarakat, khususnya para peternak, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan alat pemanas maupun sumber api di area kandang. Pengawasan yang ketat dinilai penting untuk mencegah terjadinya kebakaran serupa yang dapat menimbulkan kerugian besar.

    Selain memastikan seluruh sumber api dalam kondisi aman, peternak juga diharapkan menyediakan sarana penanggulangan kebakaran sederhana dan melakukan pemeriksaan rutin terhadap peralatan yang berpotensi memicu kebakaran, terutama saat digunakan dalam waktu lama. [nik/ang]

    Berita Kediri Kabar Kediri kebakaran Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKONI Kabupaten Kediri Apresiasi Asmorobangun Cup VII, Dinilai Efektif Jaring Talenta Sepak Bola Muda
    Next Article Tradisi Larung Sesaji Gunung Kelud 2026 Digelar Khidmat, Warga Ngancar Panjatkan Doa Keselamatan dan Keberkahan

    Info Lainnya

    Modus Gunakan Identitas Palsu di Telegram, Guru SMK di Pare Kediri Cabuli Siswinya

    18 Juni 2026 - 20:11

    Tradisi Larung Sesaji Gunung Kelud 2026 Digelar Khidmat, Warga Ngancar Panjatkan Doa Keselamatan dan Keberkahan

    18 Juni 2026 - 16:01

    KONI Kabupaten Kediri Apresiasi Asmorobangun Cup VII, Dinilai Efektif Jaring Talenta Sepak Bola Muda

    18 Juni 2026 - 07:10

    Kuota SMP dan SMA Sekolah Rakyat Kabupaten Kediri Penuh, Pendaftaran Siswa SD Masih Dibuka

    18 Juni 2026 - 07:01

    Beras SPHP Hilang dari Pasar Pamenang, Bulog Kediri Ungkap Penyebabnya

    17 Juni 2026 - 13:27

    Wisatawan Prancis Kagumi Ritual Satu Suro Kediri, Sebut Budaya Jawa Harus Dilestarikan

    16 Juni 2026 - 18:04
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Modus Gunakan Identitas Palsu di Telegram, Guru SMK di Pare Kediri Cabuli Siswinya

    18 Juni 2026 - 20:11

    Tradisi Larung Sesaji Gunung Kelud 2026 Digelar Khidmat, Warga Ngancar Panjatkan Doa Keselamatan dan Keberkahan

    18 Juni 2026 - 16:01

    Kandang Ayam di Wates Kediri Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

    18 Juni 2026 - 12:23

    KONI Kabupaten Kediri Apresiasi Asmorobangun Cup VII, Dinilai Efektif Jaring Talenta Sepak Bola Muda

    18 Juni 2026 - 07:10

    Kuota SMP dan SMA Sekolah Rakyat Kabupaten Kediri Penuh, Pendaftaran Siswa SD Masih Dibuka

    18 Juni 2026 - 07:01
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.