Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Polres Kediri Ungkap Kasus Aborsi di Bulupasar, 2 Pasangan Kekasih Ditetapkan Tersangka

    7 Oktober 2026 - 20:23

    Polres Kediri Ungkap Kasus Pembuangan Jasad Bayi di Pare, Dua Kekasih Jadi Tersangka

    7 Oktober 2026 - 20:07

    Pagar Baru Stadion Brawijaya Kediri Dikebut, 94 Meter Rampung Jelang Persik vs Madura United

    7 Oktober 2026 - 13:22
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Diduga Bakar Sisa Daun Tebu, Petani di Kediri Tewas Gosong

    Diduga Bakar Sisa Daun Tebu, Petani di Kediri Tewas Gosong

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 6 Juli 2026 - 18:32
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Damkar Kediri padamkan lahan tebu terbakar.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Peristiwa tragis terjadi di Dusun Jatimalang, Desa Kedawung, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, pada Senin (6/7/2026). Seorang petani tebu bernama Sakrum ditemukan meninggal dunia di lahan tebunya yang terbakar setelah diduga membakar sisa daun tebu kering (daduk).

    Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono menyampaikan, kejadian bermula sekitar pukul 10.30 WIB ketika korban mulai membakar sisa daun tebu di lahannya.

    Saat itu, seorang warga bernama Kholil sempat mengingatkan korban untuk menghentikan aktivitas tersebut karena kondisi cuaca sedang panas dan angin bertiup cukup kencang.
    Namun, imbauan tersebut tidak dihiraukan.

    Banner Promo

    “Sekitar pukul 10.30 wib. Korban (pemilik lahan tebu) mulai membakar sisa daun tebu kering (daduk). Salah seorang warga yang bernama Pak Kholil mengingatkan agar berhenti beraktifitas karna cuaca panas dan berangin. Namun himbauan tersebut dihiraukan oleh korban,” ujarnya.

    Sekitar pukul 13.00 WIB, Kholil kembali ke area lahan dan mendapati api telah membakar areal tebu. Sepeda motor milik korban masih berada di lokasi, tetapi korban tidak terlihat. Setelah beberapa kali dipanggil tanpa respons, ia bersama perangkat Desa Kedawung melakukan pencarian.

    Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di tengah lahan yang terbakar. Perangkat desa kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Pos Pemadam Kebakaran Ngadiluwih, serta menghubungi Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.

    “Setelah di cari, korban didapati dalam keadaan meninggal dunia dalam keadaan seperti orang sujud. Perangkat desa kemudian menghubungi tim Damkar Pos Ngadiluwih dan Babinsa beserta babinkamtibmas desa kedawung,” imbuhnya.

    Menerima laporan pada pukul 13.45 WIB, Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih langsung bergerak menuju lokasi lima menit kemudian dan tiba sekitar pukul 14.00 WIB. Sebanyak empat personel dengan satu unit armada diterjunkan untuk melakukan pemadaman.

    Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.35 WIB sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP).

    Akibat kebakaran tersebut, lahan tebu seluas sekitar 65 ru hangus terbakar dengan estimasi kerugian mencapai sekitar Rp130 juta.

    Selain kerugian material, peristiwa ini juga menelan satu korban jiwa, yakni pemilik lahan yang meninggal dalam keadaan terbakar.

    Pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan saat kondisi cuaca panas dan berangin karena berpotensi memicu kebakaran yang sulit dikendalikan dan membahayakan keselamatan. [nik/ang]

    Berita Kediri Kabupaten Kediri Petani Kediri Terbakar
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleGertek 2026, Pemkab Kediri Bidik Regenerasi Petani dan Swasembada Pangan Berkelanjutan
    Next Article El Nino ‘Godzilla’ Ancam Kota Kediri, Risiko Kekeringan hingga ISPA Mengintai

    Info Lainnya

    Polres Kediri Ungkap Kasus Aborsi di Bulupasar, 2 Pasangan Kekasih Ditetapkan Tersangka

    7 Oktober 2026 - 20:23

    Polres Kediri Ungkap Kasus Pembuangan Jasad Bayi di Pare, Dua Kekasih Jadi Tersangka

    7 Oktober 2026 - 20:07

    Pagar Baru Stadion Brawijaya Kediri Dikebut, 94 Meter Rampung Jelang Persik vs Madura United

    7 Oktober 2026 - 13:22

    Persik Kediri Siapkan Strategi Khusus Redam Madura United yang Tengah Moncer

    7 Oktober 2026 - 10:48

    Sudah Menikah di Luar Negeri, Apakah Setelah Pulang ke Indonesia Perlu Menikah Ulang?

    7 Oktober 2026 - 08:57

    Hampir 200 Medali, Karateka Kediri Cheisya Aurelia Bidik Emas di Piala Bergilir Jatim

    7 Oktober 2026 - 07:54
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Polres Kediri Ungkap Kasus Aborsi di Bulupasar, 2 Pasangan Kekasih Ditetapkan Tersangka

    7 Oktober 2026 - 20:23

    Polres Kediri Ungkap Kasus Pembuangan Jasad Bayi di Pare, Dua Kekasih Jadi Tersangka

    7 Oktober 2026 - 20:07

    Pagar Baru Stadion Brawijaya Kediri Dikebut, 94 Meter Rampung Jelang Persik vs Madura United

    7 Oktober 2026 - 13:22

    Persik Kediri Siapkan Strategi Khusus Redam Madura United yang Tengah Moncer

    7 Oktober 2026 - 10:48

    Sudah Menikah di Luar Negeri, Apakah Setelah Pulang ke Indonesia Perlu Menikah Ulang?

    7 Oktober 2026 - 08:57
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.