Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Pagar Baru Stadion Brawijaya Kediri Mulai Terpasang, Target Rampung 7 Oktober

    2 Oktober 2026 - 19:09

    Tak Sekadar Peringatan, Hotel Lotus Garden Kediri Hadirkan Pengalaman Membatik untuk Tamu

    2 Oktober 2026 - 19:05

    8 Lapak Baru di Puncak Kelud Siap Diisi, Disparbud Kediri Godok Skema Pengelolaan

    1 Oktober 2026 - 20:20
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Inflasi Kota Kediri Juni 2026 Capai 0,12 Persen, BPS Waspadai Kenaikan Harga Pendidikan dan BBM pada Juli

    Inflasi Kota Kediri Juni 2026 Capai 0,12 Persen, BPS Waspadai Kenaikan Harga Pendidikan dan BBM pada Juli

    Mohamad EdyMohamad Edy News 3 Juli 2026 - 15:29
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri mencatat inflasi bulanan (month-to-month/m-to-m) Kota Kediri pada Juni 2026 sebesar 0,12 persen.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri mencatat inflasi bulanan (month-to-month/m-to-m) Kota Kediri pada Juni 2026 sebesar 0,12 persen. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan inflasi Provinsi Jawa Timur yang mencapai 0,30 persen maupun inflasi nasional sebesar 0,44 persen.

    Data tersebut disampaikan Kepala BPS Kota Kediri, Emil Wahyudiono, dalam Press Release Berita Resmi Statistik yang digelar secara daring bersama Pemerintah Kota Kediri, Rabu (1/7/2026). Selain inflasi bulanan, inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) Kota Kediri tercatat sebesar 2,92 persen.

    Emil menjelaskan, kelompok transportasi menjadi penyumbang inflasi terbesar pada Juni 2026 dengan andil sebesar 0,25 persen.

    Banner Promo

    Sejumlah komoditas yang memberikan andil terhadap inflasi antara lain bensin sebesar 0,20 persen, bawang putih 0,06 persen, emas perhiasan, angkutan udara, dan bawang merah masing-masing 0,03 persen, kemudian ikan bandeng, wortel, minyak goreng, dan pisang masing-masing 0,02 persen, serta televisi berwarna sebesar 0,01 persen.

    Di sisi lain, beberapa komoditas justru menahan laju inflasi. Penurunan harga terbesar berasal dari daging ayam ras dengan andil -0,15 persen, disusul cabai rawit -0,10 persen, sawi hijau -0,07 persen, telur ayam ras dan jeruk masing-masing -0,03 persen, terong, kelapa, serta cabai merah masing-masing -0,02 persen, serta semangka dan bayam sebesar -0,01 persen.

    Selain memaparkan perkembangan inflasi Juni, BPS juga mengingatkan sejumlah faktor yang berpotensi mendorong kenaikan harga pada Juli 2026. Di antaranya adalah ketersediaan dan distribusi bahan pangan yang dipengaruhi kondisi cuaca, penyesuaian harga BBM non-subsidi akibat dinamika geopolitik global, serta kenaikan harga komoditas elektronik dan suku cadang kendaraan sebagai dampak pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

    Di sektor transportasi, kebijakan diskon tarif angkutan selama masa libur sekolah juga diperkirakan akan memengaruhi perkembangan harga. Sementara itu, sektor pendidikan menjadi salah satu komponen yang perlu diwaspadai seiring dimulainya tahun ajaran baru.

    “Tarif pendidikan juga perlu diwaspadai karena bulan Juli adalah permulaan tahun ajaran baru. Biasanya ada beberapa kenaikan secara berjenjang. Ada pula komoditas yang terkait dengan keperluan sekolah yang biasanya mengalami penyesuaian harga,” jelas Emil.

    BPS mengimbau masyarakat Kota Kediri agar lebih bijak dalam berbelanja serta merencanakan pengeluaran rumah tangga untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga sejumlah komoditas selama Juli 2026.

    Secara terpisah, Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Kota Kediri sekaligus Sekretaris Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), menjelaskan bahwa inflasi Juni dipengaruhi oleh penyesuaian harga BBM non-subsidi yang menjadi penyumbang terbesar. Menurutnya, sebagian masyarakat beralih menggunakan BBM bersubsidi karena selisih harga yang cukup signifikan.

    Selain itu, momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah juga meningkatkan permintaan berbagai kebutuhan pokok masyarakat sehingga turut memengaruhi pergerakan harga.

    Untuk menjaga stabilitas harga, TPID Kota Kediri terus melakukan pemantauan harga dan ketersediaan stok bahan pokok secara rutin, sekaligus memastikan kelancaran distribusi melalui penyediaan sarana terminal bongkar muat barang.

    Memasuki Juli, TPID menilai sektor pendidikan menjadi perhatian utama karena meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap buku, alat tulis, seragam sekolah, tas, hingga sepatu.

    Pemerintah Kota Kediri mengimbau masyarakat mengatur pengeluaran secara bijak, sementara para pelaku usaha diharapkan tetap menjaga ketersediaan barang agar harga tetap stabil. Pemerintah juga memastikan akan terus melakukan pengawasan dan pengendalian harga guna menjaga stabilitas perekonomian daerah.

    Selain itu, masyarakat diminta tidak melakukan panic buying karena pemerintah terus berupaya menjaga pasokan berbagai komoditas agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan harga tetap terkendali. ***

    Berita Kediri Inflasi Kediri Kota Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleBNN Ungkap Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Ganja asal Thailand, untuk Liquid Vape
    Next Article Pemkab Kediri Siapkan Ratusan Sumur dan Jamin Akses Solar Subsidi Petani di Musim Kemarau

    Info Lainnya

    Pagar Baru Stadion Brawijaya Kediri Mulai Terpasang, Target Rampung 7 Oktober

    2 Oktober 2026 - 19:09

    Tak Sekadar Peringatan, Hotel Lotus Garden Kediri Hadirkan Pengalaman Membatik untuk Tamu

    2 Oktober 2026 - 19:05

    8 Lapak Baru di Puncak Kelud Siap Diisi, Disparbud Kediri Godok Skema Pengelolaan

    1 Oktober 2026 - 20:20

    Polres Kediri Ringkus 21 Tersangka Narkoba, 5 Diantaranya Residivis

    1 Oktober 2026 - 20:15

    Bangunan Pondok Junnuudul Musthofa di Mojo Kediri Terbakar, Kerugian Rp30 Juta

    1 Oktober 2026 - 10:30

    Letto dan Dewa 19 Jadi Penutup TG Fest 2, Ribuan Jemaah dan Warga Tumpah Ruah di Teras Gubuk

    1 Oktober 2026 - 10:16
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Pagar Baru Stadion Brawijaya Kediri Mulai Terpasang, Target Rampung 7 Oktober

    2 Oktober 2026 - 19:09

    Tak Sekadar Peringatan, Hotel Lotus Garden Kediri Hadirkan Pengalaman Membatik untuk Tamu

    2 Oktober 2026 - 19:05

    8 Lapak Baru di Puncak Kelud Siap Diisi, Disparbud Kediri Godok Skema Pengelolaan

    1 Oktober 2026 - 20:20

    Polres Kediri Ringkus 21 Tersangka Narkoba, 5 Diantaranya Residivis

    1 Oktober 2026 - 20:15

    Bangunan Pondok Junnuudul Musthofa di Mojo Kediri Terbakar, Kerugian Rp30 Juta

    1 Oktober 2026 - 10:30
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.