Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Sekolah Rakyat Kota Kediri Mulai Beroperasi, 222 Siswa Siap Masuk Asrama dan Ikuti MPLS

    13 Juli 2026 - 17:00

    Kediri Raya Matangkan Persiapan sebagai Tuan Rumah Porprov Jatim 2029, Venue dan Pembagian Cabor Mulai Disusun

    13 Juli 2026 - 12:16

    Ruwatan Massal Murwakala Tutup Peringatan 1 Suro di Kediri, Diikuti 150 Peserta di Petilasan Sri Aji Jayabaya

    13 Juli 2026 - 12:14
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Ruwatan Massal Murwakala Tutup Peringatan 1 Suro di Kediri, Diikuti 150 Peserta di Petilasan Sri Aji Jayabaya

    Ruwatan Massal Murwakala Tutup Peringatan 1 Suro di Kediri, Diikuti 150 Peserta di Petilasan Sri Aji Jayabaya

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 13 Juli 2026 - 12:14
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Rangkaian peringatan 1 Suro di Kabupaten Kediri ditutup dengan prosesi Ruwatan Massal Murwakala yang berlangsung khidmat di kawasan Petilasan Sri Aji Jayabaya,
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Rangkaian peringatan 1 Suro di Kabupaten Kediri ditutup dengan prosesi Ruwatan Massal Murwakala yang berlangsung khidmat di kawasan Petilasan Sri Aji Jayabaya, Dusun Kunir, Desa Bulupasar, Kecamatan Pagu, Minggu (12/7/2026).

    Kegiatan yang digelar Sanggar Aji Laras tersebut diikuti sekitar 150 peserta dan menjadi bagian dari upaya melestarikan tradisi budaya Jawa sekaligus ikhtiar spiritual memohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

    Dalang sekaligus pemilik Sanggar Aji Laras, Ki Browdianto, menjelaskan bahwa penyelenggaraan ruwatan massal tahun ini merupakan kali kedua. Pada tahun sebelumnya, pihaknya menggelar ruwatan khusus untuk wayang.

    “Dulu awalnya yang saya ruwat adalah wayang tahun 2025 dan tahun ini ruwatan massal yang diikuti kurang lebih 150 peserta ruwatan,” katanya.

    Menurut Browdianto, Ruwatan Murwakala merupakan tradisi yang bertujuan membersihkan unsur sukerta yang dipercaya melekat pada diri manusia sejak lahir. Prosesi tersebut diwujudkan melalui doa dan berbagai ritual adat sebagai bentuk permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar diberikan keselamatan lahir batin, kesehatan, kelancaran rezeki, hingga kemudahan dalam menjalani kehidupan.

    “Keselamatan lah intinya diberi kelancaran, keselamatan lahir batin di dunia, keselamatan rezekinya, yang belum kerja biar cepat kerja, yang belum nikah supaya cepat nikah, pokoknya intinya itu,” terangnya.

    Rangkaian peringatan 1 Suro di Kabupaten Kediri ditutup dengan prosesi Ruwatan Massal Murwakala yang berlangsung khidmat di kawasan Petilasan Sri Aji Jayabaya,

    Prosesi ruwatan diawali dengan pagelaran wayang, kemudian dilanjutkan doa bersama, kenduri atau selamatan, serta pelepasan burung dan sejumlah hewan peliharaan sebagai simbol terbebas dari berbagai kesulitan hidup.

    Para peserta juga diwajibkan membawa kain putih sepanjang satu meter, bubur beras merah, dan bubur beras putih sebagai bagian dari perlengkapan ritual.

    Pada prosesi inti, peserta menjalani pemotongan rambut dan siraman menggunakan air yang berasal dari 11 sumber mata air di Kabupaten dan Kota Kediri, dipadukan dengan air dari Patirtan Situs Gunung Padang di Jawa Barat, Tirta Empul di Bali, serta air laut Pantai Selatan.

    Air dari berbagai sumber tersebut melambangkan doa dan harapan agar peserta memperoleh berkah, keselamatan, serta kasih sayang Tuhan Yang Maha Esa. Sementara sesaji yang disiapkan meliputi tumpeng, jajanan pasar, kembang setaman, pisang raja, hingga aneka bumbu dapur yang menjadi bagian dari tradisi ruwatan.

    “Kita sesajen atau penyajian kepada Tuhan Yang Maha Esa, dengan pertolongan Gusti Kamulan Agung diberi kelancaran untuk semuanya, kesehatannya, rezekinya dan sebagainya,” jelas Browdianto.

    Salah seorang peserta, Zevita Vallen (43) asal Kecamatan Banyakan, mengaku telah beberapa kali mengikuti ruwatan. Baginya, tradisi tersebut menjadi sarana introspeksi diri sekaligus momentum memperbaiki kehidupan.

    “Yang saya harapkan tahun ini saya mensuci lagi, nanti kehidupan saya lebih baik lagi, keluarga saya lebih tenteram, dan saya mendapatkan berkah, barokah serta hidayah dari Allah SWT. Alhamdulillah kalau tahun kemarin saya sekarang mendapat hidayah untuk menjadi mualaf,” ungkapnya.

    Selain memiliki makna spiritual, Ruwatan Massal Murwakala juga menjadi bagian dari pelestarian budaya Jawa yang terus dijaga oleh masyarakat Kediri. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai gotong royong, kebersamaan, serta penghormatan terhadap tradisi leluhur diharapkan tetap hidup dan diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari identitas budaya daerah. [nik/ang]

    Berita Kediri Kabupaten Kediri Petilasan Sri Aji Jayabaya Ruwatan Massal Murwakala
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePersik Kediri Segera Umumkan 2 Rekrutan Baru Jebolan Timnas Indonesia
    Next Article Kediri Raya Matangkan Persiapan sebagai Tuan Rumah Porprov Jatim 2029, Venue dan Pembagian Cabor Mulai Disusun

    Info Lainnya

    Sekolah Rakyat Kota Kediri Mulai Beroperasi, 222 Siswa Siap Masuk Asrama dan Ikuti MPLS

    13 Juli 2026 - 17:00

    Nobar Film Komedi Madura Foufo di Kediri Berujung Haru, Penonton Malah Dibikin Nangis dengan Ceritanya

    13 Juli 2026 - 11:32

    Pura-pura Borong Mi Instan, Emak-emak Diduga Gondol 4 Tabung LPG dari Toko Kelontong di Kediri

    13 Juli 2026 - 11:17

    Kirab Agung Budaya Dorok Tutup Rangkaian Bulan Suro, Toleransi Jadi Pesan Utama

    12 Juli 2026 - 17:45

    Ratusan Warga Semarakkan Tradisi Unduh-Unduh GKJW Sidorejo, Lelang Hasil Panen Jadi Daya Tarik

    12 Juli 2026 - 17:30

    Bullying Anak di Kediri Meningkat Tajam, Korban Didominasi Pelajar SMP hingga SMK

    10 Juli 2026 - 17:40
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Sekolah Rakyat Kota Kediri Mulai Beroperasi, 222 Siswa Siap Masuk Asrama dan Ikuti MPLS

    13 Juli 2026 - 17:00

    Kediri Raya Matangkan Persiapan sebagai Tuan Rumah Porprov Jatim 2029, Venue dan Pembagian Cabor Mulai Disusun

    13 Juli 2026 - 12:16

    Ruwatan Massal Murwakala Tutup Peringatan 1 Suro di Kediri, Diikuti 150 Peserta di Petilasan Sri Aji Jayabaya

    13 Juli 2026 - 12:14

    Persik Kediri Segera Umumkan 2 Rekrutan Baru Jebolan Timnas Indonesia

    13 Juli 2026 - 12:00

    Nobar Film Komedi Madura Foufo di Kediri Berujung Haru, Penonton Malah Dibikin Nangis dengan Ceritanya

    13 Juli 2026 - 11:32
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.