Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Kediri Raya Matangkan Persiapan sebagai Tuan Rumah Porprov Jatim 2029, Venue dan Pembagian Cabor Mulai Disusun

    13 Juli 2026 - 12:16

    Ruwatan Massal Murwakala Tutup Peringatan 1 Suro di Kediri, Diikuti 150 Peserta di Petilasan Sri Aji Jayabaya

    13 Juli 2026 - 12:14

    Persik Kediri Segera Umumkan 2 Rekrutan Baru Jebolan Timnas Indonesia

    13 Juli 2026 - 12:00
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Nobar Film Komedi Madura Foufo di Kediri Berujung Haru, Penonton Malah Dibikin Nangis dengan Ceritanya

    Nobar Film Komedi Madura Foufo di Kediri Berujung Haru, Penonton Malah Dibikin Nangis dengan Ceritanya

    Mohamad EdyMohamad Edy News 13 Juli 2026 - 11:32
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Nobar film Foufo di Kediri.
    Nobar film Foufo di Kediri.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Gelak tawa beberapa kali memenuhi ruang bioskop saat film Foufo diputar dalam acara nonton bareng di Kediri. Namun suasana berubah menjelang akhir cerita. Sejumlah penonton justru terlihat mengusap air mata setelah menyaksikan kisah persahabatan, keluarga, dan pengorbanan yang disuguhkan Bayu Skak.

    Di balik balutan komedi dan fiksi ilmiah, Foufo ternyata menyimpan cerita yang jauh lebih emosional dari dugaan banyak orang.

    Film ini mengikuti perjalanan Muslim, pemuda keturunan Madura yang bekerja sebagai pengepul barang rongsokan di Kampung Rombeng. Di tengah keterbatasan ekonomi, ia berjuang melunasi utang sekaligus mengumpulkan biaya agar sang ibu bisa berangkat ke Tanah Suci.

    Hidup Muslim berubah ketika sebuah benda asing jatuh di dekat kampungnya. Dari peristiwa itu ia menemukan makhluk luar angkasa kecil yang terluka. Alien tersebut kemudian diberinya nama Foufo.

    Pertemuan yang tak disengaja itu perlahan mengubah hidup Muslim. Dengan teknologi yang dimilikinya, Foufo membantu berbagai persoalan yang dihadapi sahabat barunya. Namun kebersamaan mereka tidak berlangsung lama. Energi Foufo terus menipis dan ia hanya bisa bertahan hidup jika kembali ke kapal induknya.

    Di titik itulah Muslim dihadapkan pada pilihan yang tidak mudah: mempertahankan Foufo demi membantu mewujudkan impian ibunya atau merelakan sahabatnya kembali ke tempat asal.

    Alih-alih sekadar menjadikan alien sebagai pusat cerita, Bayu Skak justru menggunakan karakter Foufo untuk mengangkat nilai-nilai keluarga, persahabatan, dan kemanusiaan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
    Yang membuat film ini terasa berbeda adalah keberaniannya menjadikan budaya Madura sebagai napas utama cerita. Sekitar 70 persen dialog menggunakan bahasa Madura, sementara sisanya memakai bahasa Jawa Timuran dan bahasa Indonesia.

    “Foufo datang sendiri dengan menyuguhkan alien dan juga berbahasa Madura 70 persen, sisanya berbahasa Jawa Timuran dan juga bahasa Indonesia. Nampaknya ini sesuatu yang fresh,” ujar Bayu Skak.

    Budaya Madura tidak hanya hadir sebagai latar, tetapi melekat pada karakter, dialek, hingga cara masyarakat berinteraksi. Untuk menjaga keaslian tersebut, tim produksi juga menggelar open casting di Surabaya dan melibatkan banyak talenta lokal keturunan Madura.

    Sentuhan lokal itu menjadi ciri khas yang selama ini konsisten dihadirkan Bayu Skak dalam karya-karyanya. Meski dipenuhi humor khas Jawa Timuran, respons penonton justru banyak di luar dugaan. Banyak yang datang dengan ekspektasi akan disuguhi komedi ringan, tetapi pulang membawa kesan emosional.

    “Banyak penonton komen di DM saya. Mereka awalnya mengira ini cuma film lucu-lucuan, ekspektasinya rendah. Tapi ternyata reaksinya malah pada nangis,” kata Tretan Muslim yang memerankan tokoh Muslim.

    Perpaduan komedi, fiksi ilmiah, dan budaya Madura membuat Foufo tampil berbeda dari kebanyakan film Indonesia. Di balik kisah tentang alien, film ini justru berbicara tentang kasih sayang seorang anak kepada ibunya, arti persahabatan, dan keberanian merelakan sesuatu yang dicintai demi kebaikan orang lain.

    Menurutku versi ini lebih mengalir sebagai feature. Pembaca tidak merasa sedang membaca materi promosi film, melainkan diajak masuk lewat pengalaman penonton di bioskop. Sinopsis juga dipadatkan agar tidak terlalu banyak membocorkan alur, sementara penekanan tetap pada hal yang membuat Foufo berbeda: perpaduan budaya Madura, humor, dan emosi yang tak disangka-sangka.

    Bayu Skak film komedi Foufo
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePura-pura Borong Mi Instan, Emak-emak Diduga Gondol 4 Tabung LPG dari Toko Kelontong di Kediri
    Next Article Persik Kediri Segera Umumkan 2 Rekrutan Baru Jebolan Timnas Indonesia

    Info Lainnya

    Ruwatan Massal Murwakala Tutup Peringatan 1 Suro di Kediri, Diikuti 150 Peserta di Petilasan Sri Aji Jayabaya

    13 Juli 2026 - 12:14

    Pura-pura Borong Mi Instan, Emak-emak Diduga Gondol 4 Tabung LPG dari Toko Kelontong di Kediri

    13 Juli 2026 - 11:17

    Bullying Anak di Kediri Meningkat Tajam, Korban Didominasi Pelajar SMP hingga SMK

    10 Juli 2026 - 17:40

    Hadapi Lonjakan Permintaan Bulan Suro, Stok LPG 3 Kg di Kediri Dipastikan Aman

    10 Juli 2026 - 17:37

    Lawan Fenomena Fatherless, Pemkot Kediri Perkuat Peran Ayah dalam Keluarga

    10 Juli 2026 - 17:32

    HUT ke-37 GOW Kota Kediri, Mbak Wali Ajak Perempuan Perkuat Peran Strategis untuk Wujudkan Kota Mapan

    8 Juli 2026 - 19:44
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Kediri Raya Matangkan Persiapan sebagai Tuan Rumah Porprov Jatim 2029, Venue dan Pembagian Cabor Mulai Disusun

    13 Juli 2026 - 12:16

    Ruwatan Massal Murwakala Tutup Peringatan 1 Suro di Kediri, Diikuti 150 Peserta di Petilasan Sri Aji Jayabaya

    13 Juli 2026 - 12:14

    Persik Kediri Segera Umumkan 2 Rekrutan Baru Jebolan Timnas Indonesia

    13 Juli 2026 - 12:00

    Nobar Film Komedi Madura Foufo di Kediri Berujung Haru, Penonton Malah Dibikin Nangis dengan Ceritanya

    13 Juli 2026 - 11:32

    Pura-pura Borong Mi Instan, Emak-emak Diduga Gondol 4 Tabung LPG dari Toko Kelontong di Kediri

    13 Juli 2026 - 11:17
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.