Kediri (tahukediri.id) – Pemerintah Kota Kediri terus mendorong penguatan kapasitas dan karakter generasi muda, khususnya remaja putri, agar tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, mandiri, berkarakter, sehat, dan mampu mengembangkan potensi diri.
Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dalam kegiatan Sekolah Pendidikan Remaja Putri Sehari (Prameswati) yang diselenggarakan di Ruang Joyoboyo Pemerintah Kota Kediri, Rabu (12/8/2026).
“Jadi, sekolah ini bukan hanya di ruang kelas, tetapi di luar pun saat ini kita juga sekolah. Apalagi yang akan memberikan ilmu pengetahuan kepada adik-adik ini orang-orang yang luar biasa, salah satunya ada dari dokter Obgyn dan juga dari Ustadz Darwis,” ujarnya.
Mengusung tema “Shine Beyond Limits: Membangun Remaja Putri yang Percaya Diri, Mandiri, dan Siap Berkarya”, kegiatan ini diharap menjadi ruang pembelajaran bagi remaja putri untuk mengenali diri, menggali potensi, sekaligus mempersiapkan masa depan.
Karena itu, lanjut Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali tersebut mengajak para peserta memanfaatkan kesempatan Sekolah Prameswati dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, kehadiran narasumber dari berbagai bidang merupakan kesempatan berharga yang belum tentu diperoleh semua remaja.
“Jarang sekali adik-adik bisa mendapatkan kesempatan ini, sehingga Mbak Wali titip pesan nantinya untuk bisa menggali, memperdalam ilmunya adik-adik. Kalau tidak paham, tanya sebanyak-banyaknya. Kalau perlu sampai narasumbernya ini pusing, enggak bisa jawab,” katanya.
Vinanda juga mengingatkan para remaja agar tidak terburu-buru merasa tertinggal ketika melihat teman sebaya telah meraih prestasi. Setiap orang, kata dia, memiliki potensi dan proses yang berbeda.
Ia mendorong para peserta untuk berani mencoba berbagai hal yang sesuai dengan minat dan bakat, baik di bidang olahraga, seni, public speaking, kewirausahaan maupun pemanfaatan media sosial untuk kegiatan positif.
“Jadi, pesan dari Mbak Wali, jangan takut gagal, kemudian belajar terus. Kalau belum berhasil, diperbaiki. Kemudian, kalau adik-adik sudah konsisten di situ, pasti semuanya ada jalan dan jangan pernah bilang untuk mengatakan bahwa aku tidak bisa, tetapi adik-adik harus berubah kalimatnya menjadi aku belum bisa dan aku mau belajar. Bukannya tidak bisa, tetapi aku belum bisa dan aku mau belajar,” tegasnya.
Ia juga mengajak para peserta untuk memanfaatkan teknologi dan media sosial secara bijak. Di tengah derasnya arus informasi, media sosial dapat menjadi sarana untuk belajar, berkarya, membangun jejaring, dan mengembangkan potensi, bukan sekadar tempat membandingkan diri dengan orang lain.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Kediri Faiqoh Azizah Muhammad Qowimuddin Thoha dalam laporan panitia menyampaikan bahwa kegiatan Sekolah Remaja Putri Sehari merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi TP PKK Kota Kediri dalam mempersiapkan generasi muda, khususnya remaja putri.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan memperoleh bekal yang tidak hanya bermanfaat untuk saat ini, tetapi juga menjadi modal dalam menjalani kehidupan di masa depan.
“Kalimat ini mengandung pesan yang sangat kuat, yaitu shine beyond the limit, bersinarlah melampaui batas. Artinya jangan pernah membatasi diri hanya karena merasa kurang pintar, kurang cantik, kurang mampu, kurang percaya diri atau takut akan kegagalan. Setiap anak perempuan memiliki kelebihan dan keunikan masing-masing. Mungkin ada yang pandai berbicara, ada yang berbakat di bidang seni dan lain sebagainya,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa setiap anak perempuan memiliki kelebihan dan keunikan masing-masing. Karena itu, para remaja didorong untuk mengenali potensi diri dan berani mengembangkannya.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan pentingnya membangun karakter remaja putri yang cerdas dalam berpikir, bijak dalam bersikap, sehat dalam pergaulan, serta bertanggung jawab dalam menggunakan media digital.
Mbak Wali berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh para peserta tidak berhenti di ruang kegiatan. Ia meminta para remaja membagikan pengetahuan tersebut kepada teman-temannya dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Teruslah belajar, teruslah bermimpi, teruslah berkarya. Dan yang paling penting, bersinarlah tanpa batas. Karena setiap diri kalian memiliki cahaya dan potensi untuk menjadi remaja yang luar biasa,” pungkasnya. [nik/ang]

