Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    150 Jabatan Masih Plt, Pemkab Kediri Evaluasi dan Rampingkan OPD

    11 Agustus 2026 - 20:58

    Peserta LBB Meningkat, Mas Dhito Sampaikan Pesan Tegas Soal Bullying dan Pernikahan Dini

    11 Agustus 2026 - 20:48

    Mengabadikan Jejak Kolonial Pare, Cara Disparbud Kediri Dekatkan Sejarah dengan Generasi Muda

    11 Agustus 2026 - 20:43
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Peserta LBB Meningkat, Mas Dhito Sampaikan Pesan Tegas Soal Bullying dan Pernikahan Dini

    Peserta LBB Meningkat, Mas Dhito Sampaikan Pesan Tegas Soal Bullying dan Pernikahan Dini

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 11 Agustus 2026 - 20:48
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengatakan, kegiatan LBB tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter pelajar
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Pelaksanaan Lomba Baris-Berbaris (LBB) sebagai bagian dari rangkaian semarak Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-81 mendapat antusiasme tinggi dari kalangan pelajar, Selasa (11/8/2026).

    Jumlah peserta kompetisi dari jenjang SMP hingga SMA, SMK, dan MA yang dimulai di halaman depan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) tercatat mengalami peningkatan dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya.

    Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengatakan, kegiatan LBB tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter pelajar, terutama dalam hal kedisiplinan, kerapian, dan keteraturan.

    Menurutnya, melalui kegiatan tersebut para siswa dapat belajar membangun kedisiplinan sekaligus menumbuhkan kompetisi yang sehat antarpeserta.

    “Bagaimana sebuah daerah itu memberikan pendidikan atau pemahaman kepada anak-anak untuk bisa disiplin, bisa rapi, bisa tertata dengan baik,” ujarnya.

    Pada kesempatan itu, Bupati yang akrab disapa Mas Dhito itu juga menyampaikan dua pesan penting kepada para pelajar. Pesan pertama berkaitan dengan pencegahan bullying di lingkungan sekolah.

    Ia menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap tindakan perundungan. Bahkan, dirinya meminta agar pelaku bullying mendapatkan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

    “Saya tidak sungkan untuk menyampaikan kepada Kadis Provinsi Jawa Timur, Kadindik, kalau ada bullying, saya minta untuk di-drop out,” tegasnya.

    Selain itu, Mas Dhito juga menyinggung pentingnya pendidikan mengenai kesehatan dan seksualitas sejak usia dini. Menurutnya, edukasi tersebut diperlukan sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai persoalan sosial yang dapat berdampak pada masa depan pelajar.

    “Hari ini hal-hal yang tidak nampak di permukaan, contohnya seperti pernikahan… jumlah dispensasi pengajuan pernikahan di bawah umur itu meningkat. Yang kedua, panjenengan semua kan enggak ngecek pasti berapa angka HIV/AIDS? Itu kan karena dilakukan, mohon maaf, karena hubungan yang dilakukan secara terlarang gitu,” jelasnya.

    Mas Dhito mengakui bahwa pendidikan jenjang SMA berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Karena itu, momentum LBB dimanfaatkannya untuk menyampaikan persoalan tersebut sekaligus memperkuat koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

    “Karena kami tidak punya kewenangan, momentum ini saya gunakan untuk menyampaikan hal-hal tersebut. Tentunya kepada Dinas Pendidikan Kabupaten akan intens dengan kepala cabang, saya dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi akan intens untuk dua hal tersebut. Di luar terkait pungli dan sebagainya itu urusan provinsi karena bukan kewenangan kami, ya,” tegasnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Muhsin menyampaikan bahwa jumlah peserta LBB tahun ini mengalami peningkatan pada sejumlah jenjang pendidikan.

    Untuk tingkat SD, peserta tetap berasal dari perwakilan masing-masing kecamatan, dengan satu regu putra dan satu regu putri. Total terdapat 26 regu putra dan 26 regu putri.

    Peningkatan terlihat pada tingkat SMP. Jika tahun sebelumnya terdapat sekitar 110 regu, tahun ini jumlahnya mencapai 120 regu, yang terdiri atas 60 regu putra dan 60 regu putri.

    Kenaikan peserta juga terjadi pada jenjang SMA, SMK, dan MA. Tahun ini tercatat 86 regu putra dan 86 regu putri yang mengikuti perlombaan.

    “Untuk SMA, SMK, dan MA juga ada peningkatan. Hari ini pesertanya 86 putra 86 putri. Jadi, bisa jadi nanti sampai Maghrib-Isya masih masih ada yang berjalan ya, karena pesertanya banyak,” ujarnya.

    Pihaknya berharap kegiatan pendidikan tidak berhenti pada kompetisi. Ia mengingatkan agar seluruh anak di Kabupaten Kediri tetap mendapatkan kesempatan untuk mengenyam pendidikan, terlepas dari kondisi ekonomi keluarganya.

    “Ya, kalau saya e berharap anak-anak ini jangan sampai putus sekolah ya. Artinya apa pun kondisi ekonomi, anak-anak tetap harus sekolah dan bahkan kuliah ya. Bagi mereka yang mengalami kesulitan ekonomi tetapi bisa diterima di perguruan tinggi, dapat mengakses beasiswa yang diberikan oleh pemerintah, ya,” pungkasnya. [nik/ang]

    Bupati Kediri LBB Kediri Mas Dhito
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleMengabadikan Jejak Kolonial Pare, Cara Disparbud Kediri Dekatkan Sejarah dengan Generasi Muda
    Next Article 150 Jabatan Masih Plt, Pemkab Kediri Evaluasi dan Rampingkan OPD

    Info Lainnya

    150 Jabatan Masih Plt, Pemkab Kediri Evaluasi dan Rampingkan OPD

    11 Agustus 2026 - 20:58

    Mengabadikan Jejak Kolonial Pare, Cara Disparbud Kediri Dekatkan Sejarah dengan Generasi Muda

    11 Agustus 2026 - 20:43

    Pemkab Kediri Terbitkan SE Sound System, Karnaval Wajib Patuhi Batas Kebisingan

    11 Agustus 2026 - 07:43

    Museum Sri Aji Joyoboyo Kediri Dipoles, Kabel dan Tiang Listrik Bakal Dipindahkan

    10 Agustus 2026 - 19:14

    456 Mahasiswa Universitas Kadiri Resmi Diterjunkan Kukerta 2026: Usung Misi ‘Cinta Desa’ dan Pengabdian Nyata

    10 Agustus 2026 - 13:42

    Menahan Perceraian dari Hulu: Kemenag Kediri Perkuat Penyuluh, BP4 hingga Edukasi Keluarga (Bagian 3)

    10 Agustus 2026 - 06:43
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    150 Jabatan Masih Plt, Pemkab Kediri Evaluasi dan Rampingkan OPD

    11 Agustus 2026 - 20:58

    Peserta LBB Meningkat, Mas Dhito Sampaikan Pesan Tegas Soal Bullying dan Pernikahan Dini

    11 Agustus 2026 - 20:48

    Mengabadikan Jejak Kolonial Pare, Cara Disparbud Kediri Dekatkan Sejarah dengan Generasi Muda

    11 Agustus 2026 - 20:43

    Pemkab Kediri Terbitkan SE Sound System, Karnaval Wajib Patuhi Batas Kebisingan

    11 Agustus 2026 - 07:43

    Satu-Satunya Wakil Kediri, Dwi Nur Halimah Sukses Rebut Emas Kejurnas Muaythai

    11 Agustus 2026 - 07:24
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.