Penulis: Mohamad Edy
Mbak Wali mengungkapkan Kota Kediri sejak lama dikenal sebagai kota santri, kota yang menjadi rujukan dan referensi untuk menimba ilmu agama.
IPLT memiliki peran penting dalam pengolahan limbah domestik agar lebih aman, ramah lingkungan, dan tidak mencemari lingkungan sekitar.
Mbak Vinanda menegaskan bahwa kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia.
Gus Qowim menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Haflah Khatmil Qur’an yang menjadi momen membahagiakan sekaligus membanggakan.
Start dari kawasan Goa Selomangleng, puluhan mobil klasik menyusuri berbagai sudut Kota Kediri sebagai upaya memperkenalkan potensi wisata sekaligus merawat warisan otomotif bersejarah.
Tahun 2027 menjadi periode yang penuh tantangan karena dalam RPJMD sebelumnya telah direncanakan pembangunan sejumlah infrastruktur strategis guna mempercepat transformasi pembangunan.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Wali Kota Madiun Maidi melaksanakan kegiatan bersepeda menyusuri sejumlah ruas Kota Kediri.
Kediri (tahukediri.id) – Kisruh PBNU berakhir di Ponpes Lirboyo Kediri. Dalam rapat konsultasi Syuriah PBNU dengan Mustasyar yang berlangsung selama…
Kediri (tahukediri.id) – Kisruh PBNU berakhir damai dalam Rapat Konsultasi Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bersama Mustasyar PBNU yang…
Forum ini menjadi tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, sekaligus ruang musyawarah untuk merespons dinamika dan konflik yang berkembang di internal PBNU dalam beberapa bulan terakhir.
