Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Awal Ramadan, Harga Cabai Rawit di Pasar Pamenang Kediri Melonjak Hingga Rp120 Ribu

    Awal Ramadan, Harga Cabai Rawit di Pasar Pamenang Kediri Melonjak Hingga Rp120 Ribu

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 21 Februari 2026 - 15:24
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Pedagang di Pasar Pamenang Pare Kabupaten Kediri. [Nanik/tahukediri.id]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Harga sejumlah komoditas di Pasar Pamenang Pare, Kabupaten Kediri pada awal ramadan ini relatif stabil, kecuali harga cabai rawit merah yang melambung tinggi. Per hari ini, Sabtu (21/2/2026) harganya seratus ribu lebih.

    Harga cabe rawit merah saat ini dibandrol Rp120 ribu per kg. Harga ini mulai merangkak naik sejak awal bulan puasa.

    “Kemarin (20/2) Rp110 ribu mbak. Awal bulan puasa ki naik terus,” kata Sri, salah satu penjual bumbu dapur di Pasar Pamenang.

    Banner Promo

    Sementara itu, harga cabai rawit merah di Pasar Induk Pare Jumat (21/2) diketahui mencapai Rp108 ribu sampai sampai Rp105 ribu untuk jenis Ori, sedangkan jenis Asmoro Rp106-Rp103 ribu. “Yang masuk dari Jawa Tengah sedikit,” ujar Ketua Koordinasi Cabai Merah Besar Pasar Induk Pare.

    Meski begitu, menurutnya untuk harga cabai ini fluktuatif. Setiap jam bisa berubah. “Harga Pasar Induk Sayur Pare sulit diprediksi,” imbuhnya.

    Kenaikan cabai ini cukup berdampak, khususnya penjual olahan makanan. Di antaranya Dodi, penjual racikan bumbu halus ini mengaku begitu sangat terasa terhadap keuntungan yang diambil.

    “Sangat berdampak mbak, mengurangi keuntungan. Harusnya kan dengan Puasa ini menjelang lebaran itu kan seharusnya dapat untungnya juga lumayan, tapi karena harga bahannya naik pasti keuntungan pengaruh, jadi berkurang,” terangnya.

    Selain empon-empon, seperti kencur yang mahal, harga cabai yang melejit juga membuatnya memutar otak agar tetap mendapat keuntungan.

    “Porsinya agak dikurangi. Jadi, ya, menyesuaikan. Gitu. Jadi, kalau enggak dikurangi, kita ya enggak dapat untung sama sekali,” tegasnya.

    Menurutnya, kondisi pasar saat ini juga tidak seperti dulu yang selalu ramai saat Bulan Ramadan. “Dua hari kemarin ramai, tapi sekarang sepi, normal lah seperti hari biasa,” Imbuhnya.

    Harga komoditas lain seperti bawang merah, bawang putih, telur ayam, tomat, Minyak Kita, beras stabil.

    Bawang merah Rp35-40 ribu per kg,

    Bawang putih Rp30 ribu per kg,

    Tomat Rp10 ribu per kg,

    Telur ayam Rp30-29 ribu per kg,

    Minyak Kita Rp17 ribu per liter

    Sedangkan cabe merah, dan daging ayam, mengalami penurunan harga.

    Cabe merah saat ini Rp30 ribu, sebelumnya Rp40 ribu.

    Daging Ayam Rp36 ribu, sebelum Ramadan Rp38-37 ribu.

    “Ya harapannya, tentunya ekonominya lebih baiklah. Sekarang terlihat carut-marut sekali. Sudah semua kayak apa ya, enggak terkontrol gitu,” tandas Dodi. [nik/ang]

    Berita Kediri Harga Cabai Kediri Ramadan
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePemkab Kediri Sahkan Raperda Pesantren dan Bantuan Hukum untuk Warga Miskin
    Next Article Penataan Kabel Semrawut di Kota Kediri Dilakukan Bertahap, Libatkan 19 Provider

    Info Lainnya

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21

    Kunjungi KDMP Sonorejo, Menko Pangan Tekankan Penyaluran Subsidi Tepat ke Masyarakat

    15 Oktober 2026 - 19:17
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.