Kediri (tahukediri.id) – Penataan kabel semrawut di Kota Kediri terus dilakukan bertahap oleh pemerintah kota melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) bersama para provider jaringan, menyusul luasnya jaringan kabel dan keterbatasan tenaga di lapangan.
Ahli Muda Jalan dan Jembatan DPUPR Kota Kediri, Sunarto, menjelaskan perapian kabel dilakukan setiap hari melalui sistem piket, disertai jadwal khusus yang melibatkan provider secara bersama.
“Setiap hari ada perapian. Pada hari tertentu masing-masing provider melakukan penataan, sementara di hari lain semua provider hadir bersama untuk memperbaiki jaringan yang kurang rapi,” jelas Sunarto.
Ia menyebut jumlah jaringan kabel di Kota Kediri sangat banyak dan tersebar luas sehingga penataan tidak dapat dilakukan secara instan.
“Jaringan kita ini luas sekali. Jadi meskipun sudah diperbaiki di satu sisi, di sisi lain masih ada yang belum. Karena itu perbaikannya bertahap dan membutuhkan waktu,” ujarnya.
DPUPR juga mengajak masyarakat berperan aktif dengan melaporkan kabel yang dinilai membahayakan atau tidak rapi, terutama untuk penanganan mendesak.
“Kalau ada laporan dari masyarakat, misalnya melalui layanan 112, itu sangat membantu kami. Aduan tersebut langsung kami teruskan ke grup provider agar segera ditangani,” katanya.
Saat ini terdapat sekitar 17 hingga 19 provider jaringan yang beroperasi di Kota Kediri. Namun jumlah kabel di lapangan jauh lebih banyak. Idealnya satu titik hanya terdapat maksimal empat tiang, tetapi di sejumlah lokasi masih ditemukan hingga belasan tiang yang akan ditertibkan bertahap.
Kendala lain yang dihadapi di lapangan adalah keberadaan kabel lama yang sudah tidak digunakan namun belum dibersihkan. Meski demikian, para provider telah sepakat melakukan penataan bersama tanpa mempermasalahkan kepemilikan kabel.
Sebagai solusi jangka panjang, Pemerintah Kota Kediri mulai menerapkan sistem kabel tanam di lokasi percontohan, salah satunya di kawasan Jalan Stasiun. Langkah ini diharapkan menciptakan lingkungan kota yang lebih rapi dan aman meski penerapannya masih terbatas. [Tan/ang]

