Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Mobil Avanza Terbakar Saat Melintas di Jalan Soekarno-Hatta Kediri, Penumpang Sempat Terjebak

    28 September 2026 - 17:32

    Puluhan Massa Desak Kejari Kota Kediri Usut Dugaan Jual Beli Kios dan Mangkraknya Alun-Alun

    28 September 2026 - 17:02

    PVMBG Ungkap Kondisi Terkini Gunung Kelud, Gempa Tektonik Tak Pengaruhi Aktivitas Vulkanik

    28 September 2026 - 07:39
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»BNN Kabupaten Kediri Bentuk 344 Desa Bersinar, Seluruh Desa dan Kelurahan Resmi Jadi Garda Terdepan Cegah Narkoba

    BNN Kabupaten Kediri Bentuk 344 Desa Bersinar, Seluruh Desa dan Kelurahan Resmi Jadi Garda Terdepan Cegah Narkoba

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 30 Juni 2026 - 09:23
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Kepala BNN Kabupaten Kediri, AKBP Andi Febrianto Ali
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kediri memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika hingga tingkat desa. Melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Kediri, sebanyak 343 desa dan 1 kelurahan resmi ditetapkan sebagai Desa Bersinar (Bersih Narkoba), menjadikan Kabupaten Kediri sebagai daerah pertama di Indonesia yang mengukuhkan seluruh desa dan kelurahannya dalam program tersebut.

    Kepala BNN Kabupaten Kediri, AKBP Andi Febrianto Ali, menjelaskan pembentukan Desa Bersinar merupakan strategi untuk memperluas jangkauan pelayanan BNN di tengah keterbatasan personel. Saat ini BNN Kabupaten Kediri hanya memiliki sekitar 30 personel yang harus melayani wilayah seluas 26 kecamatan dengan 343 desa dan satu kelurahan.

    Menurut Andi, Desa Bersinar menjadi kepanjangan tangan negara sekaligus perpanjangan fungsi BNN dalam menjalankan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di tingkat desa.

    Banner Promo

    “Desa Bersinar itu adalah kepanjangan tangan negara, kepanjangan tangan BNN yang ditugaskan untuk memfasilitasi pelayanan kepada masyarakat, melakukan kegiatan P4GN, memberikan informasi rehabilitasi, sehingga pelayanan benar-benar bisa sampai kepada masyarakat,” ujarnya, Senin (29/6/2026).

    Ia mengakui keterbatasan jumlah personel membuat BNN tidak mungkin menjangkau seluruh desa tanpa dukungan pemerintah desa dan masyarakat. Karena itu, melalui Desa Bersinar, masyarakat diharapkan lebih mudah mengakses layanan konsultasi maupun rehabilitasi melalui perangkat desa tanpa harus datang langsung ke kantor BNN.

    “Karena itu inovasi kami adalah membangun rumah-rumah BNN di semua desa. Masyarakat bisa lebih nyaman berkomunikasi dengan perangkat desa ketika ada anggota keluarga yang ingin sembuh atau membutuhkan rehabilitasi,” jelasnya.

    Salah satu desa yang akan menjadi lokasi peluncuran program tersebut adalah Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare. Kawasan yang dikenal sebagai Kampung Inggris itu akan dijadikan proyek percontohan wisata edukasi bebas narkoba melalui pembangunan Kantor Pelayanan Terpadu P4GN yang melibatkan berbagai instansi.

    Andi mengatakan Kabupaten Kediri kini menjadi daerah pertama di Indonesia yang berhasil mengukuhkan seluruh desa dan kelurahannya sebagai Desa Bersinar. Sebelumnya, BNN Kabupaten Kediri hanya memiliki delapan Desa Bersinar sebelum memperoleh dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kediri.

    “Se-Indonesia belum ada kabupaten atau kota yang 100 persen desa bersinar. Baru Kabupaten Kediri yang seluruh desa dan kelurahannya sudah memiliki SK Bupati sebagai Desa Bersinar,” katanya.

    Program Desa Bersinar merupakan strategi nasional BNN dalam membangun sistem pencegahan narkoba berbasis masyarakat. Pendanaannya dapat bersumber dari APBN, APBD maupun APBDes sesuai Peraturan Daerah Kabupaten Kediri Nomor 8 Tahun 2021 dan Peraturan Bupati Nomor 54 Tahun 2022.

    Selain membentuk Desa Bersinar, BNN Kabupaten Kediri juga mengembangkan program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) dengan melibatkan kader Posyandu, PKK, relawan desa hingga pemerintah desa untuk memberikan edukasi P4GN sekaligus mendampingi penyintas penyalahgunaan narkotika.

    Relawan Desa Bersinar nantinya bertugas melakukan pendampingan terhadap warga yang telah menyelesaikan rehabilitasi maupun mantan narapidana kasus narkotika agar dapat kembali diterima di lingkungan masyarakat.

    “Kalau ada warga yang perilakunya mulai menyimpang, jangan dijauhi. Justru harus didekati, diajak bicara. Fungsi-fungsi itulah yang kami titipkan kepada Desa Bersinar,” tutur Andi.

    Ia juga menegaskan masyarakat tidak perlu takut datang ke BNN untuk menjalani rehabilitasi. Seluruh proses, mulai dari asesmen, konseling, pemeriksaan kesehatan hingga tes urine dilakukan sesuai prosedur dan tanpa dipungut biaya.

    “Kalau sudah masuk di kami, direhabilitasi di kami, tidak boleh penegak hukum yang lain menangkap. Itu tidak boleh,” tegasnya.

    Setelah rehabilitasi selesai, pemantauan akan terus dilakukan oleh petugas BNN bersama relawan Desa Bersinar dan IBM agar proses pemulihan berlangsung berkelanjutan.

    “Kegiatan kami tidak berhenti saat rehabilitasi selesai. Ada program pascarehabilitasi yang kami lakukan bersama Desa Bersinar dan IBM untuk terus memantau dan mendampingi mereka,” imbuhnya.

    Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Andi memastikan BNN Kabupaten Kediri tetap berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh desa.

    “Walaupun anggaran kami sangat terbatas, kami tidak pasrah. Kami terus mencari berbagai cara agar pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal,” tandasnya. [nik/ang]

    Berita Kediri BNN Kediri Desa Bersinar
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleLahan Tebu Siap Panen di Kunjang Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp80 Juta
    Next Article Tekan Biaya Produksi, Pemkab Kediri Bagikan 200 Ton Benih Jagung ke Petani

    Info Lainnya

    Mobil Avanza Terbakar Saat Melintas di Jalan Soekarno-Hatta Kediri, Penumpang Sempat Terjebak

    28 September 2026 - 17:32

    Puluhan Massa Desak Kejari Kota Kediri Usut Dugaan Jual Beli Kios dan Mangkraknya Alun-Alun

    28 September 2026 - 17:02

    PVMBG Ungkap Kondisi Terkini Gunung Kelud, Gempa Tektonik Tak Pengaruhi Aktivitas Vulkanik

    28 September 2026 - 07:39

    Lukis Kisah Panji, Puluhan Pelajar Kediri Asah Kreativitas di Museum Sri Aji Joyoboyo

    28 September 2026 - 07:34

    Kabar Baik! Pemain Cedera Persik Kediri Berangsur Pulih

    27 September 2026 - 08:44

    Polsek Plosoklaten Kediri Bakar Sarana Judi Sabung Ayam di Plosorejo

    25 September 2026 - 18:21
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Mobil Avanza Terbakar Saat Melintas di Jalan Soekarno-Hatta Kediri, Penumpang Sempat Terjebak

    28 September 2026 - 17:32

    Puluhan Massa Desak Kejari Kota Kediri Usut Dugaan Jual Beli Kios dan Mangkraknya Alun-Alun

    28 September 2026 - 17:02

    PVMBG Ungkap Kondisi Terkini Gunung Kelud, Gempa Tektonik Tak Pengaruhi Aktivitas Vulkanik

    28 September 2026 - 07:39

    Lukis Kisah Panji, Puluhan Pelajar Kediri Asah Kreativitas di Museum Sri Aji Joyoboyo

    28 September 2026 - 07:34

    Kabar Baik! Pemain Cedera Persik Kediri Berangsur Pulih

    27 September 2026 - 08:44
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.