Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Kukuhkan Paskibraka 2026, Mas Dhito Soroti Bullying hingga Pernikahan Dini di Kalangan Pelajar

    14 Agustus 2026 - 07:28

    Kukuhkan Paskibraka, Mas Dhito : Jadilah Contoh dan Jaga Ideologi Pancasila

    14 Agustus 2026 - 07:21

    Mas Dhito Temui Marfel, Bocah 11 Tahun yang Rela Berbagi Waktu Sekolah dan Merawat Ibu

    14 Agustus 2026 - 07:17
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Kukuhkan Paskibraka 2026, Mas Dhito Soroti Bullying hingga Pernikahan Dini di Kalangan Pelajar

    Kukuhkan Paskibraka 2026, Mas Dhito Soroti Bullying hingga Pernikahan Dini di Kalangan Pelajar

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 14 Agustus 2026 - 07:28
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengukuhkan 75 paskibraka
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Sebanyak 75 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kediri tahun 2026 resmi dikukuhkan di Pendopo, Kamis (13/8/2026).

    Mereka akan menjalankan tugas dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Canda Bhirawa, Pare.

    Pada agenda sakral itu, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana berpesan agar para Paskibraka tidak hanya bangga karena terpilih, tetapi juga mampu menjadi teladan bagi teman-temannya di sekolah.

    “Pesan saya hanya satu. Sebagai paskibraka, pastikan punya kebanggaan dan menjadi contoh di sekolahnya. Jadilah contoh yang baik bagi teman-temannya,” katanya.

    Menurutnya, menjadi contoh yang baik bukan sekadar ditunjukkan melalui kemampuan baris-berbaris maupun kedisiplinan. Para Paskibraka juga harus mampu menjaga perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

    Salah satu yang menjadi perhatian adalah persoalan bullying atau perundungan di kalangan pelajar.

    Mas Dhito, sapaan akrabnya meminta para Paskibraka mengambil peran untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan positif dengan tidak melakukan tindakan yang merugikan teman.

    Selain bullying, Bupati Dhito kembali menyoroti persoalan pernikahan dini yang masih terjadi di kalangan pelajar.

    “Saya ini berusaha untuk menekan angka pernikahan dini. Saya sedih betul kalau dengar. bertambah, bertambah, bertambah. Ada yang usianya masih sekolah, rata-rata masih sekolah,” jelasnya.

    Menurut Mas Dhito, salah satu faktor yang memicu pernikahan dini adalah kehamilan di luar nikah. Karena itu, upaya pencegahan membutuhkan keterlibatan banyak pihak, terutama orang tua.

    “Jadi, saya harap Paskibra ini yang pertama bisa menjaga dua hal tersebut,” tegasnya.

    Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengukuhkan 75 paskibraka

    Selain menjadi teladan di lingkungan sekolah, Mas Dhito juga meminta para Paskibraka tetap memegang teguh ideologi bangsa, yakni Pancasila. Ia berharap nilai-nilai Pancasila yang ditanamkan selama pembinaan tidak berhenti setelah pelaksanaan upacara 17 Agustus.

    “Teman-teman Paskibraka hari ini mereka harus mewarisi ideologi Pancasila dan terus nanti sampai ke adik-adiknya karena kan Paskibraka itu punya ikatan alumni biasanya mereka dari tahun ke tahun punya ikatan. Nah, ini bisa diteruskan sampai ke bawah,” jelasnya.

    Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kabupaten Kediri Yuli Marwantoko menjelaskan, proses seleksi Paskibraka tahun ini diikuti hampir 900 peserta.

    Setelah seleksi administrasi, jumlah peserta menyusut menjadi sekitar 520 siswa. Mereka kemudian mengikuti berbagai tahapan, mulai tes kesehatan, psikotes, hingga seleksi akhir atau pantukir.

    Dari seluruh rangkaian tersebut, terpilih 77 Paskibraka yang terdiri dari 39 perempuan dan 38 laki-laki.

    Namun, dua anggota kemudian ditugaskan mengikuti pemusatan latihan tingkat Provinsi Jawa Timur. Masing-masing satu putra dan satu putri.

    Dengan demikian, sebanyak 75 anggota Paskibraka akan bertugas di Kabupaten Kediri pada upacara 17 Agustus nanti.

    Yuli menyebut persiapan Paskibraka masih terus dilakukan menjelang pelaksanaan upacara. Tahun ini terdapat sejumlah penyesuaian karena tata pelaksanaan mengacu pada standar Istana.

    Salah satunya adalah posisi tiang bendera yang ditempatkan di tengah lapangan. Perubahan tersebut membuat formasi dan pola latihan berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

    “Tiang bendera ada di tengah lapangan. Kalau kemarin di tepi tapi ini kita mengikuti arahan Kemendagri mengikuti istana, tapi kami kemarin sudah kita geser gitu. Jadi informasinya nanti jelas berbeda dengan tahun-tahun kemarin dan ini akan kita lanjutkan sampai hari Minggu,” jelasnya.

    Selain latihan baris-berbaris, pembinaan juga mencakup penguatan fisik dan mental. Hal ini dinilai penting karena tugas Paskibraka tidak berhenti setelah upacara pengibaran bendera, mereka juga dipersiapkan menjadi duta Pancasila yang nantinya dapat berkontribusi dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan sekolah dan masyarakat.

    “Ya bagaimana menanamkan ideologi Pancasila kepada anak-anak apa siswa-siswi baik SMP, SMA negeri, swasta, MAN negeri, swasta, SMK negeri, swasta se-wilayah Kabupaten Kediri,” pungkasnya. [nik/ang]

    Bupati Kediri Kabupaten Kediri Mas Dhito Paskibraka Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKukuhkan Paskibraka, Mas Dhito : Jadilah Contoh dan Jaga Ideologi Pancasila

    Info Lainnya

    Kukuhkan Paskibraka, Mas Dhito : Jadilah Contoh dan Jaga Ideologi Pancasila

    14 Agustus 2026 - 07:21

    Mas Dhito Temui Marfel, Bocah 11 Tahun yang Rela Berbagi Waktu Sekolah dan Merawat Ibu

    14 Agustus 2026 - 07:17

    Empat Tahun Dinanti, Jembatan Garuda Merah Putih di Ngancar Kediri Kini Bisa Digunakan Warga

    14 Agustus 2026 - 07:11

    Serdik Sespimmen Polri Teliti UMKM Lele di Kediri, Cari Solusi Pakan Mahal hingga Pemasaran

    14 Agustus 2026 - 07:07

    DPRD Kabupaten Kediri Susun Dua Raperda Strategis, Fokus Kesejahteraan Sosial dan Wawasan Kebangsaan

    12 Agustus 2026 - 20:01

    BPK Jatim Uji Coba Pembersihan Cat Aksi Vandalisme di Cikar Mbah Gleyor Kediri

    12 Agustus 2026 - 17:01
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Kukuhkan Paskibraka 2026, Mas Dhito Soroti Bullying hingga Pernikahan Dini di Kalangan Pelajar

    14 Agustus 2026 - 07:28

    Kukuhkan Paskibraka, Mas Dhito : Jadilah Contoh dan Jaga Ideologi Pancasila

    14 Agustus 2026 - 07:21

    Mas Dhito Temui Marfel, Bocah 11 Tahun yang Rela Berbagi Waktu Sekolah dan Merawat Ibu

    14 Agustus 2026 - 07:17

    Empat Tahun Dinanti, Jembatan Garuda Merah Putih di Ngancar Kediri Kini Bisa Digunakan Warga

    14 Agustus 2026 - 07:11

    Serdik Sespimmen Polri Teliti UMKM Lele di Kediri, Cari Solusi Pakan Mahal hingga Pemasaran

    14 Agustus 2026 - 07:07
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.