Kediri (tahukediri.id) – Kebakaran hebat melanda lahan tebu di Dusun Pilangbangu, Desa Tarokan, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, Jumat (29/5/2026) sore. Api diduga berasa dari putung rokok.
Api yang membakar sekitar 5,5 hektare lahan tebu itu berhasil dipadamkan oleh petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri setelah melakukan penanganan selama lebih dari empat jam. Lahan yang terbakar tersebut diketahui milik PG Mrican seluas sekitar 1 ha, dan 4,5 ha punya warga bernama Hendrik.
Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono menyampaikan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga yang sedang melintas di sekitar lokasi. Melihat kobaran api yang muncul dari area perkebunan tebu dekat permukiman, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas damkar sekitar pukul 16.13 WIB.
“Warga sekitar yang sedang melintas mengetahui adanya api yang berasal dari lahan tebu dekat rumahnya, kemudian warga tersebut melapor ke petugas untuk meminta bantuan pemadaman kebakaran,” katanya.
Mendapat laporan tersebut, Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Grogol langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 16.16 WIB dan tiba hanya beberapa menit kemudian.
Untuk mengendalikan kobaran api, Damkar Kabupaten Kediri menerjunkan satu unit armada pemadam berkapasitas 5.000 liter serta lima personel dari Pos Grogol. Setelah berjibaku selama kurang lebih empat jam, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 20.45 WIB sesuai prosedur penanganan yang berlaku.
Lebih jauh Kaleb menjelaskan, berdasarkan hasil penanganan di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh seseorang yang sedang mencari rumput di sekitar lahan tebu. Kondisi daun tebu yang kering ditambah hembusan angin kencang membuat api cepat menjalar ke area yang lebih luas.
“Diduga api berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarang oleh warga yang sedang mencari rumput di area lahan tebu tersebut, banyaknya daun tebu yang kering dan angin kencang mengakibatkan api menjalar dengan cepat,” terangnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Namun akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp275 juta.
Meski demikian, petugas berhasil menyelamatkan aset dan area sekitar yang ditaksir bernilai Rp100 juta.
Pihaknya mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di area perkebunan maupun lahan kering. Masyarakat juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan karena dapat memicu kebakaran, terutama saat cuaca panas dan angin kencang. [nik/ang]

