Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»Wisata»Goa Selomangleng, Petilasan Dewi Kilisuci yang Sarat Sejarah di Kota Kediri

    Goa Selomangleng, Petilasan Dewi Kilisuci yang Sarat Sejarah di Kota Kediri

    Mohamad EdyMohamad Edy Wisata 6 Maret 2025 - 09:51
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Seniman Tari Didi Nini Thowok di Goa Selomangleng Kediri [IG @nanang_suhartonoemage]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Goa Selomangleng menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang menarik di Kota Kediri. Terletak di Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, goa ini berada di bagian barat Sungai Brantas, tepat di kaki Gunung Klotok. Goa Selomangleng dikenal sebagai petilasan Dewi Kilisuci, putri sulung Prabu Airlangga, Raja Kerajaan Kahuripan.

    Goa Selomangleng terdiri dari dua bukit, yaitu Bukit Mas Kumambang dan Bukit Sumber Lo. Secara historis, tempat ini digunakan Dewi Kilisuci untuk beristirahat dan bertapa setelah berhasil menyatukan dua kerajaan, Panjalu dan Jenggala.

    Sejarah Goa Selomangleng dan Dewi Kilisuci

    Dewi Kilisuci dikenal sebagai sosok yang menolak takhta kerajaan Kahuripan setelah ayahnya, Prabu Airlangga, turun dari kekuasaan. Ia lebih memilih menjalani kehidupan spiritual dengan bertapa di Goa Selomangleng. Keberadaan arca-arca di sekitar goa memperkuat dugaan bahwa tempat ini dulu digunakan sebagai lokasi pemujaan dan meditasi.

    Seiring waktu, Goa Selomangleng menjadi salah satu objek wisata yang dikelola oleh Pemerintah Kota Kediri. Selain nilai sejarahnya, lokasi ini juga menjadi daya tarik wisatawan lokal yang ingin mengenal lebih dalam tentang budaya dan sejarah Kediri.

    Keunikan dan Daya Tarik Goa Selomangleng

    Di sekitar Goa Selomangleng, terdapat sebuah pura yang digunakan sebagai tempat peribadatan umat Hindu. Pura ini juga sering dijadikan lokasi foto, termasuk untuk sesi prewedding.

    Selain itu, terdapat Museum Airlangga yang menyimpan berbagai peninggalan Kerajaan Kediri. Museum ini dibangun oleh Pemkot Kediri pada tahun 1990 dan selesai pada 1992. Koleksinya mencakup berbagai benda bersejarah seperti kala, makara, fragmen relief, batu bata kuno, tembikar, arca, gamelan, dokar, dan guci-guci.

    “Kalau datang ke sini, kita bisa sekalian belajar tentang nilai sejarah,” ujar Iput, salah satu pengunjung, pada Kamis 6 Maret 2025.

    Awalnya, Museum Airlangga berlokasi di sekitar pemandian Tirtoyoso, dekat Stadion Brawijaya Kediri. Namun, pada tahun 1990, bangunan museum dipindahkan ke kawasan Goa Selomangleng.

    Akses dan Aktivitas di Goa Selomangleng

    Untuk mencapai Goa Selomangleng, pengunjung harus menaiki undakan tangga. Area ini juga sering dimanfaatkan oleh warga untuk berolahraga, seperti bersepeda dan jogging. Keberadaan Markas Brigif 16 Wirayudha di sekitar lokasi turut menjamin keamanan kawasan wisata ini.

    Di dalam goa, pengunjung akan mencium aroma khas seperti bau kemenyan dan minyak srimpi yang biasanya digunakan dalam upacara ritual. Di beberapa titik, terdapat arca-arca yang sudah tidak terlalu terawat karena termakan usia dan faktor alam.

    “Tempat di Goa Selomangleng ini dibilang sakral, ya sakral. Kalau di bulan Suro, tempat ini digunakan untuk upacara dan ada juga yang bertapa atau bersemedi untuk menenangkan diri,” ujar Ririn, seorang pengunjung lainnya.

    Di sekitar goa juga terdapat beberapa gazebo yang bisa digunakan untuk bersantai. Kawasannya yang rindang dengan pepohonan besar membuat suasana menjadi lebih sejuk dan nyaman.

    Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, disarankan untuk berhati-hati saat menaiki jalur menuju atas goa, terutama setelah hujan karena jalurnya cukup licin dan terjal. Pemandangan dari atas goa menawarkan panorama yang indah, menjadikannya tempat yang cocok untuk menikmati suasana alam sekaligus mendalami sejarah Kota Kediri. ***

    Goa Selomangleng jatim kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleMasyarakat Wonorejo Trisulo Bergerak dan Bersatu Kediri, Tuntut Ganti Rugi Akibat Banjir
    Next Article Sejarah dan Kemegahan Masjid Agung Kota Kediri, Destinasi Religi yang Memikat

    Info Lainnya

    Museum Passport Hadir di Museum Sri Aji Jayabaya Kediri, Pengunjung Kini Bisa Berburu Stempel Koleksi Nasional

    8 Juli 2026 - 19:25

    Libur Panjang Dongkrak Wisata Kediri, Besuki Tetap Jadi Primadona, Museum Sri Aji Jayabaya Ditarget Grand Launching 2027

    4 Juli 2026 - 13:15

    Pesona Wisata Kali Bening Kediri, Destinasi Alam Murah dengan Sungai Jernih dan Spot Camping Favorit

    30 Juni 2026 - 09:17

    Batu Cinta, Hutan Eksotis di Lereng Kelud yang Dijuluki Djawatan Kediri dan Viral di Media Sosial

    24 Juni 2026 - 22:20

    Wisata Murah Meriah di Kediri, Sumber Banteng Tawarkan Nuansa Alam, Edukasi dan Spiritualitas

    24 Maret 2026 - 16:38

    Naik 9 Kali Lipat, Kunjungan ke Gunung Kelud Kediri Membludak di Libur Lebaran

    24 Maret 2026 - 09:29
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.