Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Inflasi Kota Kediri Maret 2026 Tembus 4,03 Persen, Sektor Pangan dan Transportasi Jadi Pemicu Utama

    Inflasi Kota Kediri Maret 2026 Tembus 4,03 Persen, Sektor Pangan dan Transportasi Jadi Pemicu Utama

    Mohamad EdyMohamad Edy News 2 April 2026 - 17:48
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    BPS Kota Kediri catat indeks harga konsumen (IHK) pada Maret 2026 mencatatkan inflasi tahunan (year on year/y-on-y) sebesar 4,03 persen dengan angka indeks menyentuh 110,41
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Laju tekanan ekonomi di Kota Kediri menunjukkan tren peningkatan signifikan pada akhir kuartal pertama tahun ini. Berdasarkan data terbaru yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri, indeks harga konsumen (IHK) pada Maret 2026 mencatatkan inflasi tahunan (year on year/y-on-y) sebesar 4,03 persen dengan angka indeks menyentuh 110,41. Secara bulanan, pergerakan harga juga mengalami kenaikan atau inflasi month to month (m-to-m) sebesar 0,41 persen.

    Kepala BPS Kota Kediri, Emil Wahyudiono, mengungkapkan bahwa fluktuasi harga pada periode ini sangat dipengaruhi oleh kebijakan fiskal dan pola konsumsi musiman. Penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang mulai efektif sejak 1 Maret 2026 menjadi salah satu variabel penentu. Selain itu, lonjakan permintaan kebutuhan pokok selama bulan Ramadan serta persiapan menjelang Idul Fitri memperparah tekanan harga di pasar domestik.

    “Dan kesempatan ini tidak hanya proses menanam, melainkan juga wujud ikhtiar kami lahir dan batin melalui doa bersama,” ungkap Emil merujuk pada sinergi berbagai pihak dalam menghadapi tantangan ekonomi ini.

    Sektor pangan mencatatkan kenaikan pada komoditas daging ayam ras, telur ayam ras, dan daging sapi. Sementara di sektor mobilitas, tarif angkutan udara dan travel antar kota turut merangkak naik, meskipun tarif kereta api justru menunjukkan arah sebaliknya. Di sisi lain, harga emas perhiasan terpantau melemah di tengah ketidakpastian geopolitik global yang terus bergejolak.

    Dalam rincian andil inflasi bulanan, daging ayam ras menjadi kontributor terbesar dengan sumbangan 0,07 persen, diikuti oleh bensin dan transportasi antar kota masing-masing sebesar 0,04 persen. Sebaliknya, cabai rawit muncul sebagai penyelamat atau penahan inflasi dengan deflasi sebesar -0,03 persen, bersama dengan bawang putih dan minyak goreng yang mengalami sedikit penurunan harga.

    Menghadapi proyeksi ekonomi April 2026, BPS merekomendasikan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk memperketat pengawasan stok pangan pasca-Lebaran. Emil Wahyudiono menambahkan satu poin krusial mengenai operasional sektor pendidikan.

    “Operasional SPPG MBG juga perlu diperhatikan karena diperkirakan dapat mempengaruhi permintaan pasar seiring kembali normalnya kegiatan belajar mengajar setelah bulan Ramadan,” ujarnya.

    Dari sisi kebijakan daerah, Sekretaris TPID Kota Kediri, Bambang Tri Lasmono, mengklaim bahwa stabilitas pada komoditas tertentu seperti cabai rawit adalah hasil dari langkah intervensi konkret. Serangkaian program seperti Operasi Pasar Murni, Gerakan Pangan Murah, hingga inspeksi mendadak ke distributor diklaim efektif meredam gejolak harga yang sempat tinggi pada bulan sebelumnya.

    “Hal ini dampak dari beberapa upaya yang sudah dilaksanakan oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri, seperti Operasi Pasar Murni, Gerakan Pangan Murah, sidak ketersediaan bahan pangan, serta koordinasi ke beberapa petani dan penjual sehingga harga cabai rawit dapat normal kembali,” jelas Bambang.

    Meskipun beberapa harga mulai stabil, tantangan berupa harga minyak mentah dunia yang masih labil tetap menjadi ancaman serius bagi inflasi di daerah. Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga.

    “Ia menghimbau agar masyarakat senantiasa berbelanja bijak sesuai kebutuhan dan tidak panic buying. Pemerintah akan terus berusaha untuk menjaga ketersediaan pasokan komoditas serta kestabilan harga,” tutupnya dalam keterangan resmi tersebut. ***

    Berita Kediri BPS Kediri Inflasi Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleBupati Kediri Lantik 156 PNS, Tegaskan Integritas dan Larangan Ikuti Perintah Salah
    Next Article Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Kediri, Pohon Tumbang-14 Atap Rumah Rusak

    Info Lainnya

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.