Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Jelang Iduladha, DKPP Kediri Pastikan Sapi Kurban Bebas PMK dan LSD

    Jelang Iduladha, DKPP Kediri Pastikan Sapi Kurban Bebas PMK dan LSD

    Mohamad EdyMohamad Edy News 13 Mei 2026 - 18:53
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    DKPP Kabupaten Kediri periksa hewan. [nanik/tahukediri.id]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Menjelang Hari Raya Iduladha, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Kesehatan (DKPP) melakukan pemeriksaan hewan di pasar hewan, Rabu (13/5/2026). Pemeriksaan tersebut untuk memastikan hewan kurban bebas penyakit PMK dan LSD.

    Dokter Hewan DKPP Kabupaten Kediri Luh Putu Setianti Pratiwi mengatakan bahwa pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan sapi yang diperjualbelikan bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK) maupun Lumpy Skin Disease (LSD).

    “Untuk hari ini, pemeriksaan sapi kondisinya oke semua, ya. Jadi semuanya normal. Jadi untuk Kelayakan untuk dipotong sudah bagus,” katanya saat ditemui usai memeriksa sapi di Pasar Hewan Rojokoyo, Ngadiluwih.

    Lebih lanjut Pratiwi menjelaskan, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh mulai dari kondisi fisik, postur tubuh, mata, alat kelamin, hingga memastikan tidak ada cacat maupun penyakit kulit pada hewan. Meski begitu, pihaknya mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat memilih hewan kurban.

    “Pilihlah sapi-sapi yang sehat. Jadi, bisa dilihat dari bentuknya. Eh, kelainan seperti itu. Jangan pilih sapi yang mungkin punya, eh penyakit kulit atau mungkin seperti ini, karena itu kan tidak khusus untuk dikurbankan seperti itu,” jelasnya.

    DKPP Kabupaten Kediri juga memastikan pengawasan dilakukan secara rutin setiap hari pasaran hewan untuk mengantisipasi adanya hewan kurban yang sakit atau tidak layak jual.

    Selain pemeriksaan kesehatan, pengawasan administrasi lalu lintas ternak juga diperketat. Sapi yang akan dijual ke luar daerah wajib dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

    “Jadi, untuk sapi-sapi, misalnya, karena sapi di sini kan dari kabupaten, ya. Jadi, kalau nanti penjualannya ke luar daerah, harus membawa SKKH, namanya, seperti itu. Jadi, seperti surat keterangan kesehatan hewan yang nanti juga dari dinas,” tegasnya.

    Sementara itu, salah satu peternak sapi, Ayyik Saputra menyebut, menjelang Idul Adha, harga sapi di pasar ternak mulai mengalami kenaikan Rp1 juta hingga Rp2 juta dibanding bulan sebelumnya. Jumlah pembeli pun turut mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

    “Ada peningkatan harganya. Maunya harga itu minimal Rp25 juta sekarang Rp27. Ada peringatanlah dari tahun kemari,” terangnya.

    Meningkatnya permintaan hewan kurban tahun ini menjadi angin segar bagi para peternak dan pedagang sapi di Kabupaten Kediri. Dengan pemeriksaan rutin, masyarakat diharapkan semakin tenang dalam membeli hewan kurban yang sehat, aman, dan layak konsumsi.

    “Jadi, untuk masyarakat, InsyaAllah jangan khawatir karena untuk PMK dan LSD di sini, tidak ada penyakit. Maksudnya tidak ada,” tandas Pratiwi. [nik/ang]

    Berita Kediri Hewan Kurban Kabupaten Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleLaga Kandang Terakhir, Marcos Reina Janjikan Ini ke Persik Mania
    Next Article Bidik Porprov 2027, POSSI Kediri Awali Langkah dengan 14 Medali di Kejurda Finswiming Jawa Timur 2026

    Info Lainnya

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.