Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Kasus Nyeri Punggung Bawah Masih Dominan di Kediri, Dokter Spine Ingatkan Bahaya Salah Postur

    Kasus Nyeri Punggung Bawah Masih Dominan di Kediri, Dokter Spine Ingatkan Bahaya Salah Postur

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 30 Januari 2026 - 20:06
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    dr. Larona Hydravianto, dokter ortopedi spesialis tulang belakang (spine) dari National Spine Center, National Hospital Surabaya. [Nanik/tahukediri.id]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Gangguan tulang belakang masih menjadi masalah kesehatan yang paling banyak ditemui di masyarakat, termasuk di wilayah Kediri. Hal tersebut disampaikan oleh dr. Larona Hydravianto, dokter ortopedi spesialis tulang belakang (spine) dari National Spine Center, National Hospital Surabaya, Jumat (30/1/2026).

    Bersama tim dokter spesialis tulang belakang National Spine Center, yakni dr. Primadenny Ariesa Airlangga dan dr. T. Arief Dian, dr. Larona menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan tulang belakang dalam kegiatan sharing bersama media yang digelar di Alinea Kota Kediri.

    Menurut dr. Larona, hingga saat ini kasus ortopedi yang paling sering ditemui di klinik adalah gangguan tulang belakang, khususnya nyeri punggung bawah. Selain itu, keluhan nyeri lutut, bahu, dan leher juga cukup banyak ditemukan.

    “Jadi yang datang ke klinik kami, di klinik ortopedik itu memang yang sampai saat ini yang tertinggi itu untuk kasus ortopedi itu memang problem tulang belakang, khususnya tulang belakang bawah, terus kemudian nyeri lutut dan khusus kemudian nyeri bahu dan leher,” katanya.

    Ia menjelaskan, sebagian besar gangguan tulang belakang merupakan kasus degeneratif. Meski belum ada data penelitian pasti, tingginya jumlah pasien menunjukkan permasalahan ini masih sangat umum terjadi di masyarakat.

    Dalam kesempatan tersebut, tim National Spine Center juga memberikan edukasi terkait penanganan terkini gangguan tulang belakang, dengan harapan masyarakat tidak ragu untuk memeriksakan diri saat mengalami keluhan.

    “Kita melihatnya Kediri sebagai sebagai kota yang cukup potensial, karena selain memang secara jumlah penduduk juga cukup besar, masyarakat di sini juga termasuk masyarakat-masyarakat yang well educated begitu ya, sehingga pastinya bisa menerima informasi dengan baik begitu,” terangnya.

    dr. Larona menyebut, gangguan tulang belakang umumnya dipicu oleh kebiasaan sehari-hari, seperti postur tubuh yang kurang tepat saat bekerja. Faktor lain yang turut memengaruhi antara lain kelebihan berat badan, kurangnya asupan nutrisi seimbang, pola makan tidak sehat, serta kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol.

    “Termasuk kebiasaan-kebiasaan yang seperti kita tahu, ya, seperti kayak merokok, terus kemudian alkoholism dan sebagainya, itu kan membuat juga aliran darah ke ke belakang tadi jadi tulang belakang itu menjadi tidak lancar dan tidak optimal,” lanjutnya.

    Sebagai langkah pencegahan, dr. Larona menyarankan masyarakat untuk menjaga postur tubuh yang benar, mempertahankan berat badan ideal, serta rutin berolahraga. Jenis olahraga yang dianjurkan adalah olahraga zero impact seperti berenang, serta olahraga low impact seperti jalan kaki, yoga, pilates, dan latihan peregangan.

    Sementara itu, bagi pasien yang telah mengalami gangguan tulang belakang, seperti nyeri yang tidak membaik lebih dari enam minggu, nyeri menjalar ke tangan atau kaki, gangguan buang air kecil dan besar, serta kelemahan anggota gerak, dr. Larona menyarankan segera memeriksakan diri ke dokter spesialis.

    Layanan ortopedi di National Hospital Surabaya yang berlokasi di Jalan Boulevard Famili Selatan No. Kav 1, Babatan, Kecamatan Wiyung, menawarkan teknik pengobatan modern dan minimal invasif yang memungkinkan nyeri pascaoperasi lebih ringan, waktu rawat lebih singkat, serta pemulihan yang lebih cepat.

    “Jadi konsep kita itu ke situ, pengobatan yang modern minimal invasif begitu. Sehingga nyaman dan efektivitasnya tinggi,” jelasnya.

    dr. Larona juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap praktik pijat kretek yang banyak beredar, terutama jika dilakukan oleh orang awam yang tidak memiliki latar belakang medis.

    “Jadi untuk pijat-pijat krektek tersebut, apalagi yang dilakukan oleh awam atau bukan dari seorang medis, itu memang perlu kita harus hati-hati. Kalau pesan saya begitu. Ya. Kenapa? Karena tulang belakang ini adalah organ yang cukup vital dan cukup sensitif, ya. Jadi kita harus memperlakukannya juga harus hati-hati,” tandasnya. [nik/ang]

    Berita Kediri jatim Nyeri Punggung
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleMbak Vinanda Motivasi Peserta Pelatihan Digital Marketing di Kota Kediri
    Next Article Kunjungi PAUD KB Thoyyiba, Wali Kota Kediri Dorong Pendidikan Dini Berbasis Karakter dan Digital

    Info Lainnya

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56

    Waspada Penipuan Investasi Bodong, BRI Nganjuk Ingatkan Warga Jangan Tergiur Imbal Hasil Tinggi Tak Wajar

    31 Agustus 2026 - 13:45
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.