Kediri (tahukediri.id) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melalui Dinas Pendidikan (Disdik) bakal merealisasikan program revitalisasi sekolah dengan menyasar hampir 100 sekolah negeri dan swasta di Kabupaten Kediri tahun ini.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamat Muhsin mengatakan, pemerintah daerah telah menganggarkan sekitar Rp40 miliar untuk program perbaikan sekolah kurang layak tersebut.
“Anggarannya di kisaran 40 miliar ya, dari APBD,” katanya.
Muhsin melanjutkan, revitalisasi itu meliputi pembangunan sekolah negeri hingga rehabilitasi sekolah swasta. Selain bersumber dari APBD, Disdik Kabupaten Kediri juga menunggu tambahan program revitalisasi dari APBN.
“Untuk pembangunan sekolah kita ada sekitar 50-an sekolah nanti yang akan kita bangun sekolah negeri, kemudian ada 40-an sekolah swasta yang akan kita bantu rehab. Sisanya nanti dari APBN yang kebetulan belum ada pengumuman resmi ya, berapa sekolah yang akan mendapatkan proyek apa, pembangunan revitalisasi itu,” katanya.
Muhsin menjelaskan, anggaran Rp40 miliar tersebut akan digunakan untuk perbaikan gedung sekolah hingga fasilitas sanitasi seperti MCK.
Menurut Muhsin, saat ini, proyek revitalisasi masih dalam tahap review dan pengurusan perizinan. Disdik menargetkan pekerjaan fisik mulai berjalan pada Mei 2026.
“InsyaAllah nanti kita mulai Mei ya, dia sudah mulai, kemudian diharapkan di bulan Agustus, September, Oktober sudah bisa dimanfaatkan.,” tambahnya.
Program revitalisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan kualitas sarana belajar mengajar di Kabupaten Kediri. Dengan fasilitas yang lebih layak, proses pendidikan diharapkan berjalan semakin optimal. [nik/ang]

