Kediri (tahukediri.id) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri mulai memanaskan persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) 2027. Langkah awal dilakukan dengan menggelar tes parameter tahap pertama yang diikuti 46 atlet peraih medali emas dan perak Porprov Jatim 2025 di Lapangan Tenis Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Kediri, Kamis (9/7/2026).
Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, mengatakan tes parameter bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian penting dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga Kabupaten Kediri.
Menurutnya, tes yang digelar selama satu hari ini menjadi pijakan awal untuk memetakan kondisi fisik atlet sekaligus menyusun program pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
“Untuk kita menyampaikan pembinaan, dalam waktu satu tahun itu waktu yang singkat. Nanti akan kelihatan atlet yang benar-benar persiapan setelah kemarin satu tahun libur, tidur atau tetap latihan nanti akan kita lihat. Makanya parameter ini kita lakukan untuk sebagai dasar awal,” katanya.
Sebanyak 46 atlet dari 50 atlet yang diundang mengikuti tes parameter tahap pertama, empat atlet lainnya berhalangan hadir lantaran sedang mengikuti kejuaraan nasional di luar daerah.
Pada test parameter tahap I tersebut, KONI Kabupaten Kediri menggandeng Universitas Nusantara PGRI untuk melakukan pengukuran sekaligus analisis hasil tes. Selanjutnya, tim ahli tersebut akan menyerahkan hasil evaluasi kepada masing-masing pelatih sebagai dasar penyusunan program latihan menuju Porprov 2027.
Sementara, tes parameter tahap pertama ini meliputi pengukuran daya tahan fisik, kecepatan, dan kemampuan lain yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing cabang olahraga.

Terdapat tiga kelompok cabor yang mengikuti tes parameter tahap pertama, yakni cabang olahraga terukur, cabang olahraga permainan, dan cabang olahraga bela diri.
Hakim menegaskan, target KONI bukan hanya mempertahankan atlet peraih medali emas, tetapi juga meningkatkan atlet peraih medali perak agar mampu naik menjadi peraih emas.
“Nantinya hasil parameter ini menjadikan dasar untuk pelatih itu menentukan program langkah apa yang harus dilakukan untuk mengawal supaya prestasi itu bisa terjaga,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua IBCA MMA Kabupaten Kediri, Abdul Rokhim, mengatakan pihaknya mengirimkan tiga atlet dalam tes parameter tahap pertama, yakni dua peraih medali emas, Sandi Mulyoseno dan Muhammad Qoridun Farhan, serta satu peraih medali perak, M. Bahar Sofiudin.
Menurut Abdul Rokhim, tes parameter menjadi tolok ukur perkembangan atlet setelah menjalani program latihan.
“Harapannya untuk ini, bisa dijadikan pengukur hasil latihan selama berlatih di camp dan bisa meningkatkan kualitas untuk tes berikutnya,” terangnya.
Pihaknya juga berharap para atlet tetap konsisten dalam berlatih sehingga bisa mencetak prestasi membanggakan di Porprov 2027.
“Harapannya bisa terus konsisten dalam berlatih, meningkatkan kualitas fisik juga teknik dan akan menghasilkan prestasi yang terbaik untuk jam IBCA MMA dan seluruh atlet binaan Kabupaten Kediri,” imbuhnya.
Setelah tahap pertama selesai, KONI Kabupaten Kediri akan melanjutkan tes parameter tahap kedua dengan melibatkan atlet peraih medali perunggu serta atlet-atlet potensial lainnya sebagai bagian dari persiapan Porprov Jatim 2027.
“Kami dari KONI Kabupaten Kediri selalu berkomitmen untuk membuat suatu program pembinaan prestasi yang bersinambungan dan ingin membawa Kabupaten Kediri di lima besar Jawa Timur,” tandas Hakim. [nik/ang]

