Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»Seni dan Budaya»Konselor Muda di Kopinang Kediri Populerkan Tarot sebagai Ruang Curhat Psikologis

    Konselor Muda di Kopinang Kediri Populerkan Tarot sebagai Ruang Curhat Psikologis

    Inggar Tania LaurinaInggar Tania Laurina Seni dan Budaya 23 November 2025 - 13:44
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Raga, seorang Tarot Counselor yang memperkenalkan tarot sebagai media konseling diri bagi anak muda maupun orang dewasa di Kopinang Kediri. [Tania/tahukediri.id]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Di tengah ramainya pengunjung Kopi Pagi Pecinan Ngangeni atau Kopinang di Kota Kediri, sebuah tenant bernama Bincang Tarot justru menjadi salah satu titik yang paling banyak menarik perhatian. Bukan karena aura mistis atau kisah-kisah gaib, melainkan karena pendekatan baru yang ditawarkan, tarot sebagai ruang curhat psikologis.

    Tenant ini diisi oleh Raga, seorang Tarot Counselor yang memperkenalkan tarot sebagai media konseling diri bagi anak muda maupun orang dewasa dengan pendekatan yang logis dan humanis, pada Sabtu (22/11).

    Raga, yang mengusung slogan “Your Personal Counselor”, telah berkecimpung di dunia tarot sejak 2009. Meski kini berdomisili di Kediri, layanan tarotnya banyak diakses secara daring oleh klien dari berbagai daerah.

    “Base-ku memang online. Dulu waktu masih di Malang klienku banyak dari sana, tapi sekarang kebanyakan online lewat Instagram, TikTok, atau WhatsApp. Kalau offline tetap bisa, tapi harus booking dulu,” ujarnya.

    Ia mengaku awalnya hanya iseng mencoba, namun ternyata menemukan kenyamanan baru, yaitu mendengarkan orang lain, membantu memecahkan masalah, sekaligus menjadi ruang aman bagi mereka yang tak punya tempat untuk bercerita.

    “Ternyata nyaman ya saat bisa mendengarkan cerita orang dan sama-sama mencari solusi. Jadi akhirnya aku pasarkan saja, biar siapa pun yang butuh tempat berbagi bisa datang ke sini,” katanya.

    Tak heran jika tenantnya ramai dan membuat penasaran pengunjung yang berlalu lalang, terutama oleh generasi muda. Raga menyebut sekitar 70 persen kliennya adalah Gen-Z, sementara sisanya berasal dari kalangan paruh baya, baik ibu-ibu maupun bapak-bapak. Ia juga aktif hadir di berbagai titik keramaian, termasuk CFD dan beberapa event komunitas.

    Menariknya, Raga memiliki latar belakang pendidikan psikologi dan lulusan Universitas Brawijaya. Meski tidak mengambil jalur psikolog profesional, ia merasa pendekatan konseling melalui tarot lebih cocok dengan dirinya. “Aku lebih suka pendekatan interpersonal lewat tarot. Bukan mistis ya, tapi lebih ke psikologi, intuisi, dan logika,” tegasnya.

    Soal stigma mistis yang sering melekat pada tarot, Raga memilih bersikap terbuka. “Kalau ada yang bilang mistis, ya tidak apa-apa. Itu pandangan masing-masing. Tapi aku akan memberikan pemahaman bahwa tarot itu bukan mistis, ini ruang berbagi cerita yang kita pecahkan bersama,” jelasnya.

    Di Kopinang, Bincang Tarot hadir bukan sekadar hiburan iseng, melainkan ruang aman bagi siapa pun yang sedang mencari arah, butuh teman cerita, atau ingin memahami dirinya lebih dalam. Dengan pendekatan psikologis yang hangat, Raga berhasil mengubah cara pandang banyak orang tentang tarot, dari sekadar ramalan menjadi sebuah proses refleksi diri.

    Tarot bukan soal menebak masa depan, melainkan tentang bagaimana seseorang memahami dirinya hari ini. Dan di tengah hiruk-pikuk Kopinang, ruang kecil bernama Bincang Tarot itu menjadi tempat banyak cerita menemukan jalan pulangnya. ***

    Reporter : Inggar Tania Laurina

    Konselor Muda Kopinang Kediri Ruang Curhat Psikologis Tarot
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleArkan, Atlet Cilik Asal Malang Sabet Juara 2 Kejuaraan Taekwondo Jatim Open 2025
    Next Article Komunitas Wong-wong Ngadiluwih Perbaiki Tempat Tidur Mbah Semi, Lansia Sebatang Kara di Kediri

    Info Lainnya

    Candi Tegowangi Jadi Panggung Sastra Saraswati Sewana Yatra 2026

    16 Juli 2026 - 20:07

    Kirab Agung Budaya Dorok Tutup Rangkaian Bulan Suro, Toleransi Jadi Pesan Utama

    12 Juli 2026 - 17:45

    Ratusan Warga Semarakkan Tradisi Unduh-Unduh GKJW Sidorejo, Lelang Hasil Panen Jadi Daya Tarik

    12 Juli 2026 - 17:30

    Wisatawan Jepang Ikut Jamasan Arca Totok Kerot Kediri, Tertarik Pelestarian Budaya dan Sejarah Lokal

    9 Juli 2026 - 19:41

    Ribuan Warga Meriahkan Larung Sesaji Gunung Kelud 2026, Tradisi Leluhur Kian Diminati Generasi Muda

    28 Juni 2026 - 16:04

    Keliling Desa 3 Kilometer, Warga Kandangan Lestarikan Tradisi Mendhem Golekan Bulan Suro

    19 Juni 2026 - 15:52
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.