Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Ledakan Diduga Bubuk Mercon Gegerkan Warga Kandangan Kediri, Dua Pemuda Diamankan Polisi

    Ledakan Diduga Bubuk Mercon Gegerkan Warga Kandangan Kediri, Dua Pemuda Diamankan Polisi

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 16 Maret 2026 - 13:24
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Rimah warga Desa Karangtengah, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri hancur akibat ledakan mercon. [Nanik/tahukediri.id]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Warga Desa Karangtengah, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri tepatnya Dusun Plumpungrejo digegerkan oleh dua kali ledakan keras pada Minggu (15/3/2026) malam. Beruntung tak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut, tapi ledakan yang diduga berasal dari bubuk mercon tersebut menyebabkan kerusakan pada atap dan dapur rumah korban.

    Kepala Desa Karang Tengah, Sukarmanto Wijaya mengatakan, dirinya mendapat laporan adanya ledakan tersebut dari Bhabinkamtibmas dan langsung menuju lokasi sekitar pukul 23.30 WIB.

    “Kalau kejadian kemarin itu, saya kan dihubungi oleh Pak Babin maupun Kabtimas, katanya ada ledakan, saya datang ke sini diperkirakan jam 11.30 malam,” ujarnya, pada Senin (16/3).

    Menurut Sukarmanto, suara ledakan terdengar sangat keras dan diperkirakan berasal dari bahan mercon dalam jumlah besar, bahkan bisa mencapai lebih dari tiga kilogram.

    Diketahui, rumah yang menjadi lokasi kejadian dihuni oleh seorang pria bernama Gus Yasin yang sudah lanjut usia sekitar 60 tahun. Pasalnya pria yang bekerja sebagai petani dan tinggal seorang diri tidak mengetahui adanya bahan peledak tersebut.

    “Ada penghuninya, cuma penghuninya itu ampunan sanget ya, usianya sudah lanjut.
    60 tahun lebih, tapi kondisinya masih pijangan. Jadi, yang punya rumah sendiri tidak tahu kalau ledakan itu dari mana,” terang Sukarmanto.

    Dibantu Tim Gegana Korps Brimob Polda Jatim, aparat kepolisian bergerak cepat menuju lokasi guna melakulan sterilisasi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

    Kapolsek Kandangan Iptu Winarto Sismowiharyo memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerusakan hanya terjadi pada bangunan rumah di sekitar lokasi ledakan.

    “Akibat ledakan tidak ada korban jiwa, hanya kerusakan pada rumah saja dan pelaku masih dalam penyelidikan,” ujar Winarto.

    Polisi juga telah mengamankan lokasi kejadian dengan memasang garis polisi untuk mencegah warga mendekat karena diduga masih ada sisa bubuk mercon yang berpotensi berbahaya.

    Lebih lanjut Winarto menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, bahan peledak tersebut diduga dibeli secara online dengan sistem cash on delivery (COD) pada 3 Maret 2026 dengan berat sekitar 3.300 gram bahan mentah untuk petasan yang ditimbun di dalam tanah.

    Di lokasi kejadian, aparat juha menemukan sisa-sisa bahan yang diduga merupakan bubuk mercon yang tercecer di bagian belakang rumah. Bahkan masih ada satu gundukan tanah di bagian belakang rumah yang diduga juga merupakan tempat penimbunan bahan mercon.

    “Itu masih belum bisa teridentifikasi karena masih belum ketemu juga, karena masih penyelidikan karena di belakang itu memang ada gundukan-gundukan tanah yang diperkirakan bubuk mercon yang ditanam di sana, ditanam di dalam. Tapi tadi kita masih belum bisa menggalinya karena kami juga butuh ahlinya untuk bisa melihat ini,” jelasnya.

    Dari penelusuran tersebut, polisi sementara mengamankan dua orang pemuda yang diduga terkait dengan pembelian bahan peledak tersebut. Hingga kini, keduanya masih dimintai keterangan oleh pihak kepolisian di Polres Kediri.

    “Sesuai dengan temuan semalam bahwa ada COD-an itu, kita telusuri sampai ke wilayah Badas dan kami mengamankan kurang lebih dua orang anak yang diduga sebagai pembeli bubuk tersebut,” tenang Winarto.

    Atas kejadian ini, pihaknya kembali mengingatkan masyarakat agar tidak menyimpan, memperjualbelikan, ataupun menggunakan mercon karena sangat berbahaya.

    “Kami tidak bosan-bosannya sudah menyampaikan bahwa jangan sampai melakukan aktivitas penyimpanan ataupun jual beli mercon. Maka dari itu sudah ada buktinya, sudah ada. Bukti nyata agar masyarakat bisa lebih waspada lagi untuk mercon ini untuk tidak diperjualbelikan,” pungkasnya. [nik/ang]

    Berita Kediri Ledakan Kediri Mercon Ramadan
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleDiduga Korsleting, Truk Colt Diesel Terbakar di Kediri Saat Terparkir
    Next Article Bocah 7 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Bendo Mongal Kediri, Pencarian Libatkan Basarnas

    Info Lainnya

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.