Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Monev Kukerta, LP3M Universitas Kadiri Pastikan Pengabdian Mahasiswa Benar-Benar Berdampak

    19 Agustus 2026 - 18:38

    Toko Modern Makin Banyak di Kediri, Regulasi Baru Disiapkan untuk Jaga Usaha Rakyat

    18 Agustus 2026 - 17:52

    KONI Kabupaten Kediri Sukses Gelar Kelud Flag Summit, Tahun Ini Dimeriahkan Fun Run

    18 Agustus 2026 - 17:48
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Monev Kukerta, LP3M Universitas Kadiri Pastikan Pengabdian Mahasiswa Benar-Benar Berdampak

    Monev Kukerta, LP3M Universitas Kadiri Pastikan Pengabdian Mahasiswa Benar-Benar Berdampak

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 19 Agustus 2026 - 18:38
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    LP3M Universitas Kadiri monev kukerta di Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian masyarakat (LP3M) Universitas Kadiri melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (kukerta) di tiga desa wilayah Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, pada Rabu (19/8/2026).

    Monev dipimpin langsung Direktur LP3M Universitas Kadiri Budi Heryanto dengan mengunjungi Desa Ngasem, Desa Toyoresmi, dan Desa Kwadungan. Kegiatan tersebut dilakukan untuk melihat langsung perkembangan program sekaligus mengevaluasi kontribusi mahasiswa selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat.

    Budi mengatakan, kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya LP3M memastikan kegiatan yang dilakukan peserta kukerta berjalan sesuai tujuan. Mahasiswa juga diberikan masukan agar sisa waktu pelaksanaan dapat dimanfaatkan secara efektif.

    “Hari ini kunjungan ke lokasi kukerta. Jadi, kunjungan ini dikandung maksud bahwa kita melihat sejauh mana yang telah dilakukan oleh teman-teman peserta kukerta. Kita juga memberikan saran untuk pelaksanaan yang waktunya kurang lebih tinggal 8 hari ini bisa lebih dimanfaatkan dan bisa lebih diefektifkan,” ujarnya.

    Dari hasil pemantauan di lapangan, Budi menilai, keberadaan mahasiswa Kukerta telah memberikan manfaat bagi masyarakat dan desa. Pihak desa disebut dapat menerima kehadiran mahasiswa dengan baik, karena sejumlah program memberikan kontribusi positif.

    “Peserta kukerta sudah diterima dengan baik oleh desa-desa. Mereka telah memberikan kontribusi yang positif bagi warga dan bagi desa,” katanya.

    Menurut Budi, dibandingkan pelaksanaan kukerta sebelumnya, terdapat sejumlah kegiatan yang memberikan manfaat sekaligus menghadirkan hal-hal baru di masyarakat. Namun, kegiatan mahasiswa kali ini masih banyak bergerak pada bidang sosial dan pendidikan.

    Ia mencontohkan kegiatan edukasi hukum serta sosialisasi mengenai perundungan atau bullying di lingkungan sekolah dasar. Edukasi tersebut menyasar anak-anak, termasuk siswa kelas 1 hingga kelas 3 SD.

    “Dari hasil pengamatan, kalau kita bandingkan dengan kukerta yang kemarin-kemarin, cukup ada manfaatnya dan ada hal-hal yang baru, lebih banyak pada kegiatan-kegiatan yang bersifat sosial atau pendidikan,” terangnya.

    “Bagaimana memberikan edukasi tentang hukum, bagaimana memberikan edukasi tentang anti bullying dan sebagainya di sekolah-sekolah SD. Jadi, anak-anak kelas 1 sampai kelas 3 SD,” jelas Budi.

    Kunjungan pertama dilakukan di Desa Ngasem. Rombongan LP3M Universitas Kadiri diterima Kepala Desa Yuhari beserta perangkat desa dan mahasiswa peserta kukerta.

    Pemerintah Desa Ngasem menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Universitas Kadiri atas pelaksanaan program kukerta. Kehadiran mahasiswa dinilai memberikan kontribusi positif yang dapat dirasakan masyarakat selama program berlangsung.

    Dari Desa Ngasem, rombongan melanjutkan monev ke Desa Toyoresmi. Sekretaris Desa Toyoresmi Titus Dwi Kurniawan menyampaikan apresiasi terhadap keterlibatan mahasiswa Universitas Kadiri dalam berbagai aktivitas masyarakat.

    Mahasiswa tidak hanya terlibat dalam kegiatan sosial, tetapi juga memberikan sejumlah penyuluhan dan pendampingan. Program yang dilakukan antara lain pendampingan hukum serta membantu pemasaran produk UMKM lokal.

    Kegiatan tersebut membuat mahasiswa berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus memahami persoalan yang dihadapi warga di tingkat desa. Di sisi lain, masyarakat mendapatkan akses terhadap pengetahuan dan pendampingan yang diberikan melalui program kukerta.

    Lokasi ketiga yang dikunjungi adalah Desa Kwadungan. Di desa ini, LP3M Universitas Kadiri melakukan dialog mahasiswa untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja.

    Dalam dialog tersebut, Direktur LP3M memberikan sejumlah saran dan masukan kepada mahasiswa. Evaluasi diarahkan agar sisa waktu kukerta dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan program yang telah direncanakan sekaligus memberikan manfaat yang lebih optimal bagi masyarakat.

    Monev tersebut tidak berhenti di tiga desa. LP3M Universitas Kadiri menyatakan kegiatan monitoring dan evaluasi akan terus dilakukan dengan menyasar lokasi kukerta lainnya.

    Selain mengevaluasi program, Budi juga mengingatkan mahasiswa agar tetap memperhatikan kesehatan selama menjalankan kukerta. Mahasiswa disebut telah berada di tengah masyarakat selama sekitar tiga pekan dengan intensitas interaksi yang cukup tinggi. Karena itu, menjaga kondisi tubuh menjadi bagian penting agar mahasiswa dapat menyelesaikan seluruh rangkaian program dan kembali ke kampus dalam kondisi sehat.

    “Bagi mahasiswa, yang pertama menjaga kesehatan, itu standar sekali. Jadi, karena berkumpul dengan orang banyak dalam satu lokasi yang menurut saya, waktunya ya cukup panjang, tiga minggu dan sebagainya,” pesannya.

    Ia berharap mahasiswa tidak mengabaikan kondisi kesehatan menjelang berakhirnya masa kukerta. “Supaya nanti kembali ke kampus juga dalam keadaan yang sehat utuh,” imbuhnya.

    Monev LP3M Universitas Kadiri di Desa Ngasem, Toyoresmi, dan Kwadungan menjadi bagian dari pengawasan pelaksanaan kukerta sekaligus ruang evaluasi langsung antara kampus, pemerintah desa, dan mahasiswa. Dengan sisa waktu pelaksanaan yang tinggal sekitar delapan hari, mahasiswa diharapkan dapat memaksimalkan program yang telah berjalan dan memastikan kontribusinya benar-benar dirasakan masyarakat. [nik/ang]

    Berita Kediri Kukerta Kediri LP3M Universitas Kadiri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleToko Modern Makin Banyak di Kediri, Regulasi Baru Disiapkan untuk Jaga Usaha Rakyat

    Info Lainnya

    Toko Modern Makin Banyak di Kediri, Regulasi Baru Disiapkan untuk Jaga Usaha Rakyat

    18 Agustus 2026 - 17:52

    KONI Kabupaten Kediri Sukses Gelar Kelud Flag Summit, Tahun Ini Dimeriahkan Fun Run

    18 Agustus 2026 - 17:48

    Uji Nyali di Kelud Flag Summit 2026, Siswa SMPN 1 Plosoklaten Berhasil Capai Garis Finish

    17 Agustus 2026 - 21:50

    12 Warga Binaan Lapas Kediri Langsung Bebas di HUT ke-81 RI, Ini Pesan Mbak Wali

    17 Agustus 2026 - 21:41

    Jejak Perjuangan Karyono, Veteran Kediri yang Selamat dari Pertempuran Laut Aru

    17 Agustus 2026 - 21:34

    Lupa Matikan Tungku Kompor, Rumah Warga Kediri Ludes Terbakar di Hari Kemerdekaan

    17 Agustus 2026 - 19:00
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Monev Kukerta, LP3M Universitas Kadiri Pastikan Pengabdian Mahasiswa Benar-Benar Berdampak

    19 Agustus 2026 - 18:38

    Toko Modern Makin Banyak di Kediri, Regulasi Baru Disiapkan untuk Jaga Usaha Rakyat

    18 Agustus 2026 - 17:52

    KONI Kabupaten Kediri Sukses Gelar Kelud Flag Summit, Tahun Ini Dimeriahkan Fun Run

    18 Agustus 2026 - 17:48

    Uji Nyali di Kelud Flag Summit 2026, Siswa SMPN 1 Plosoklaten Berhasil Capai Garis Finish

    17 Agustus 2026 - 21:50

    12 Warga Binaan Lapas Kediri Langsung Bebas di HUT ke-81 RI, Ini Pesan Mbak Wali

    17 Agustus 2026 - 21:41
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.