Kediri (tahukediri.id) – Cuaca panas pada musim kemarau ini tak hanya berdampak pada aktivitas masyarakat, tetapi juga menjadi tantangan bagi para pembudidaya ikan. Dinas Perikanan Kabupaten Kediri mengimbau para peternak untuk lebih teliti menjaga kualitas air agar ikan tetap sehat dan terhindar dari risiko kematian.
Kepala Bidang Usaha Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, Enisa Novia Amalia, mengatakan kualitas air menjadi faktor paling penting saat suhu udara meningkat. Pasalnya, cuaca panas dapat mempercepat terbentuknya amonia di kolam budidaya yang berbahaya bagi ikan.
“Ya, untuk cuaca-cuaca seperti sekarang ini, kami mengimbau untuk peternak itu, di samping dengan menjaga kualitas airnya, juga jangan lupa memberikan tambahan suplemen vitamin untuk ikan-ikannya,” ujarnya.
Menurut Enisa, pemberian pakan juga harus diperhatikan. Ia mengingatkan agar peternak tidak memberi pakan secara berlebihan karena sisa pakan dapat memicu meningkatnya kadar amonia yang akhirnya menurunkan kualitas air.
“Jadi, tetap untuk menjaga agar kualitas dari ikan itu baik, tetap dengan memperhatikan pemberian pakan jangan terlalu banyak, gitu untuk terus menjaga kualitas airnya, jangan sampai amonia itu berkembang di dalam,” terangnya.
Terkait paparan sinar matahari, Enisa menjelaskan tidak ada batasan waktu tertentu bagi ikan berada di kolam terbuka. Namun, saat cuaca terlalu terik, pembudidaya disarankan memasang peneduh agar suhu air lebih stabil.
Lebih lanjut Enisa menjelaskan, sejatinya seluruh jenis ikan sama-sama rentan terhadap perubahan cuaca. Meski begitu, ikan konsumsi umumnya memiliki daya tahan yang lebih baik dibandingkan ikan hias yang membutuhkan perawatan lebih intensif.
“Kalau untuk seperti kalau di akuarium kayak gini ya semuanya ikan-ikan hias ini juga harus tetap diperhatikan ya. Mereka kan tetap harus untuk aerator atau apa itu harus, harus tetap hidup aeratornya. Apalagi di cuaca seperti ini gitu. Jangan sampai listriknya ada yang mati apalagi kegiatan kita ini gitu. Itu yang harus kita jaga,” pungkaanya. [nik/ang]

