Kediri (tahukediri.id) – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun Anggaran 2026 di Dusun Sumber Bahagia, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, resmi ditutup, pada Rabu (11/3/2026).
Program yang berlangsung selama satu bulan ini dinilai berhasil memberikan dampak nyata bagi masyarakat, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun pemberdayaan ekonomi warga.
Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa yang hadir mewakili Bupati Kediri menyampaikan apresiasi atas sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kediri dan TNI, khususnya Kodim 0809 Kediri. Ia menilai kolaborasi tersebut mampu menghadirkan berbagai manfaat langsung bagi masyarakat Desa Gadungan.
“Adanya TMMD ini sangat bermanfaat, terutama untuk Desa Gadungan, Kecamatan Puncu sudah disampaikan, ada perbaikan MCK, ada RTLH, ada musala, ada jalan terutama ya.
Jalan yang sudah bertahun-tahun tidak bisa dilewati, akhirnya hari ini bisa dilewati,” jelasnya.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai program pemberdayaan masyarakat, seperti pelatihan bagi pelaku UMKM, program penanganan stunting, serta pelatihan keterampilan yang melibatkan berbagai perangkat daerah.
“Kemarin saya ada dari Disnaker mengasih pelatihan olahan makanan, kayak nugget, kayak sosis. Harapannya setelah ini mereka sudah bisa menjuallah. Minimal untuk konsumsi sendiri, syukur-syukur bisa dijual, bisa nambah pendapatan keluarga,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Staf Kodam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar menjelaskan bahwa seluruh sasaran program TMMD telah tercapai dengan capaian 100 persen, bahkan beberapa di antaranya melampaui target.
“Alhamdulillah kegiatan TMMD ini dilaksanakan selama satu bulan dan semua sasaran pokok tercapai 100 persen. Bahkan ada yang over prestasi,” ujarnya.
Salah satu sasaran utama adalah pembangunan jalan desa sepanjang sekitar 1.600 hingga hampir 1.800 meter. Jalan yang sebelumnya berupa tanah berlubang dan sering menyebabkan kecelakaan kini telah diperkeras hingga diaspal sehingga lebih aman digunakan warga.
“Kondisi sebelumnya banyak kubangan dan sering terjadi kecelakaan. Sekarang sudah diperkeras hingga pengaspalan dan dilengkapi sisi jalan. Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya rasa memiliki dari masyarakat untuk merawat fasilitas yang telah dibangun agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
Kepala Desa Gadungan, Purwanto, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya program TMMD yang telah membantu pembangunan di desanya. Menurutnya, kegiatan tersebut berjalan lancar dengan dukungan penuh dari masyarakat.
“Alhamdulillah, kegiatan TMMD ini dilaksanakan sudah 1 bulan dengan hasil semua dari sasaran-sasaran pokok 100%. Ada beberapa juga sasaran yang over prestasi” ungkapnya.
Disamping itu, Kepala Desa Gadungan Purwanto, mengatakan, bahwa pemerintah desa juga telah menyiapkan langkah untuk menjaga fasilitas yang telah dibangun, salah satunya dengan membatasi kendaraan yang melintas di jalan baru agar tidak melebihi tonase tertentu.
“Kami akan mensosialisasikan kepada masyarakat, khususnya di Dusun Kapasan dan Dusun Sumber Bahagia, untuk bersama-sama menjaga jalan ini. Kendaraan yang boleh melintas maksimal bertonase 4 ton agar jalan tetap awet,” jelasnya.
Ke depan, pemerintah desa berharap masih ada program lanjutan dari TNI, terutama untuk membuka akses jalan menuju Dusun Jatirejo yang masih terisolasi oleh kawasan hutan.
“Kami berharap nanti Dandim akan memberikan lagi kesempatan kepada desa kami untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang lebih layak. Terutama jalan karena penduduk kami kebanyakannya itu petani dan bertani di hutan dan itu sangat diperlukan sekali jalan tembus,” katanya.
Dengan berakhirnya TMMD ke-127 ini, diharapkan hasil pembangunan tidak hanya meningkatkan akses infrastruktur, tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat semangat gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan warga. [nik/ang]

