Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Bukan Cuma Harga Beras Naik, Kemarau Kini Ancam Produksi Penggilingan di Kediri

    15 September 2026 - 20:18

    Gerebek Judi Sabung Ayam di Kandat Kediri, Polisi Bakar Bekas Perlengkapan

    15 September 2026 - 18:01

    Kasus Pencabulan di Ponpes Mojo Kediri, Santri Dituntut 2 Bulan Pembinaan

    15 September 2026 - 17:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Racik Mercon, Siswa SD di Kediri Terkena Ledakan

    Racik Mercon, Siswa SD di Kediri Terkena Ledakan

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 26 April 2026 - 21:05
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Satu lagi korban ledakan rakitan mercon di Kediri. Kali ini terjadi pada anak SD berinisial R (12) pada Sabtu (25/4/2026) di Dusun Bendorejo, Desa Tawang Kecamatan Wates.

    Kasus tersebut telah ditangani oleh pihak kepolisian dan kini dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kediri karena seluruh pihak yang terlibat masih berstatus anak di bawah umur

    Kapolsek Wates, AKP Agus Sudarjanto, menyampaikan pihaknya menerima laporan awal adanya suara ledakan dari warga sekitar pukul 19.30 WIB. Namun saat petugas datang ke lokasi, situasi tampak normal dan tidak ditemukan tanda-tanda kejadian mencurigakan.

    Banner Promo

    Sekitar pukul 00.00 WIB, ketika pihaknya patroli balap liar, ada warga yang melaporkan kasus yang sama dimana ada ledakan mercon di Dusun Bendorejo dan korbanya dirujuk ke RS SLG.

    “Pas kita antisipasi balapan liar jam 00.00 WIB, 01.00 WIB itu ada warga yang ngomong, “loh, Pak, di Bendorejo ada ledakan petasan, loh. Nah, terus itu korbannya katanya di SLG”. Nah, akhirnya dari situ dilacak dari rumah sakit. Nah, tahulah akhirnya ada korban ditanya, akhirnya mengarah ke TKP ke rumah Bendorejo,” jelasnya.

    Lebih lanjut AKP Agus menjelaskan, dari hasil penyelidikan, diketahui kejadian bermula saat tiga anak merakit bahan petasan secara mandiri. Salah satu anak membawa bahan-bahan seperti kalium klorat (KCl), sulfur, dan nitrat yang dibeli secara online. Bahan tersebut kemudian dicampur dalam wadah plastik kecil di rumah Z.

    Awalnya, percobaan pembakaran berjalan tanpa ledakan besar. Namun karena merasa belum puas, mereka menambahkan bubuk petasan yang ditemukan dari sisa perayaan sebelumnya. Saat percobaan berikutnya dilakukan, percikan api menyambar campuran bahan lain yang berada di dekatnya hingga memicu ledakan.

    Menurut AKP Agus, ledakan tersebut tidak kencang. Meski begitu, akibat kejadian tersebut, salah satu anak mengalami luka bakar pada tangan kiri dan ketiak bagian kiri. Namun demikian, kondisi korban dilaporkan tidak kritis.

    “Misalkan tidak ditutup, aman malah. Percikan lompatan apinya enggak masuk itu, lah itu delalah mungkin apes ya, kekuatan apinya masuk ke Soles tadi itu, ledak lah. Tapi sebelumnya kalau dibilang ledak, karena masih terbuka ya. Ya bunyi ledakan tapi enggak kencang menurut saya kalau itu,” ujarnya.

    Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti seperti bahan-bahan peledak yang digunakan di lokasi kejadian.

    Diketahui para pelaku masih duduk dibangku kelas 6 SD, dan penanganan kasus ini kini dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kediri.

    Pihak kepolisian juga mengimbau orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak, terutama terkait akses terhadap bahan berbahaya dan informasi dari internet.

    “Kami harap ini menjadi pelajaran bersama. Peran orang tua sangat penting untuk mencegah hal serupa terjadi kembali,” pungkasnya. [nik/ang]

    Berita Kediri Kabupaten Kediri Mercon Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKediri Aquatik 2026 Dongkrak Popularitas Ikan Molly
    Next Article Tingkatkan Profesionalisme Personel, Polres Kediri Resmikan Lapangan Tembak Tathya Daraka

    Info Lainnya

    Bukan Cuma Harga Beras Naik, Kemarau Kini Ancam Produksi Penggilingan di Kediri

    15 September 2026 - 20:18

    Gerebek Judi Sabung Ayam di Kandat Kediri, Polisi Bakar Bekas Perlengkapan

    15 September 2026 - 18:01

    Kasus Pencabulan di Ponpes Mojo Kediri, Santri Dituntut 2 Bulan Pembinaan

    15 September 2026 - 17:50

    Wali Kota Vinanda Serahkan Bantuan Alat Mobilitas untuk Penyandang Disabilitas di Kediri

    15 September 2026 - 17:37

    Angin Kencang Picu Dua Kebakaran di Kediri, Lahan Tebu hingga Area RWS Terbakar

    14 September 2026 - 18:20

    Jaga Ketahanan Pangan, Polsek Kandat Dampingi Peternak Ayam di Desa Karangrejo

    14 September 2026 - 18:14
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Bukan Cuma Harga Beras Naik, Kemarau Kini Ancam Produksi Penggilingan di Kediri

    15 September 2026 - 20:18

    Gerebek Judi Sabung Ayam di Kandat Kediri, Polisi Bakar Bekas Perlengkapan

    15 September 2026 - 18:01

    Kasus Pencabulan di Ponpes Mojo Kediri, Santri Dituntut 2 Bulan Pembinaan

    15 September 2026 - 17:50

    Wali Kota Vinanda Serahkan Bantuan Alat Mobilitas untuk Penyandang Disabilitas di Kediri

    15 September 2026 - 17:37

    Angin Kencang Picu Dua Kebakaran di Kediri, Lahan Tebu hingga Area RWS Terbakar

    14 September 2026 - 18:20
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.