Kediri (tahukediri.id) – Ronggo Nagoro resmi terpilih sebagai Ketua Karang Taruna Kota Kediri periode 2026–2031 melalui mekanisme musyawarah mufakat yang digelar pada Minggu (5/4/2026).
Proses pemilihan tersebut melibatkan tiga Ketua Karang Taruna Kecamatan, yakni Mojoroto, Kota, dan Pesantren, serta Penjabat Ketua, Ketua Harian, dan Sekretaris Karang Taruna Provinsi Jawa Timur. Penetapan dilakukan secara aklamasi lantaran hanya terdapat satu calon, yakni Ronggo Nagoro.
Ronggo Nagoro menegaskan bahwa kepemimpinannya ke depan akan mengarahkan Karang Taruna sebagai mitra strategis Pemerintah Kota Kediri.
“Tentu, progam-progam Kartar Kota Kediri selaras dengan Progam-progam Pemerintah Kota Kedir q.q. Mbak Walikota Kediri. Kami memposisikan atau positioning Kartar Kota Kediri adalah sebagai mitra strategis Pemkot Kediri,” jelasya saat dikonfirmasi Senin (6/4/2026).
Ronggo menambahkan, organisasi kepemudaan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Kota Kediri. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci utama. Tidak hanya dengan pemerintah, tetapi juga dengan masyarakat, sektor swasta, serta berbagai lembaga dan institusi lainnya.
“Harapan kedepan untuk Karang Taruna Kota Kediri adalah mampu memberikan kontribusi yg nyata dan bermakna untuk masyarakat atau Pemuda Kota Kediri melalui kolaborasi dan komunikasi yang efektif dengan pemerintah Kota Kediri q.q Mbak Wali Kota Kediri, masyarakat, swasta, dan lembaga maupun institusi lainya,” jelasnya.
Adapun visi yang diusung adalah mewujudkan generasi muda Kota Kediri yang mandiri, kreatif, inovatif, inklusif, berjiwa sosial, berkarakter, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan semangat gotong royong.
Untuk mendukung visi tersebut, sejumlah misi strategis telah disiapkan. Di antaranya pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan, dan olahraga, serta peningkatan ekonomi pemuda melalui sektor kreatif dan produktif.
Selain itu, Karang Taruna juga akan berperan dalam pendampingan masyarakat rentan dan pra sejahtera, peningkatan literasi politik dan wawasan kebangsaan, serta menjadi sarana informatif terkait program-program Pemerintah Kota Kediri.
Isu lingkungan hidup juga menjadi perhatian, melalui edukasi pengelolaan limbah rumah tangga secara kreatif dan inovatif. Di sisi lain, pelestarian budaya, wisata, dan kearifan lokal akan terus didorong sebagai bagian dari penguatan identitas daerah.
Ronggo Nagoro menegaskan bahwa pihaknya akan membuka ruang kerja sama seluas-luasnya dengan berbagai pihak guna mendukung keberhasilan program kerja.
“Pada prinsipnya adalah saling bergandeng tangan bekerjasama dan membangun semangat kolektif untuk mewujudkan Kota Kediri Maju dan Mapan,” pungkasnya. [nik/ang]

