Kediri (tahukediri.id) – Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, Pemerintah Kabupaten Kediri memastikan ketersediaan hewan kurban dalam kondisi aman, bahkan mengalami surplus cukup besar. Meski harga kambing sempat turun dalam beberapa bulan terakhir, tren pasar mulai menunjukkan kenaikan.
Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, mengatakan penurunan harga kambing terjadi sejak sekitar empat hingga lima bulan terakhir. Kondisi itu dipengaruhi menurunnya permintaan di pasaran.
“Kemarin isu ada domba masuk atau karkas domba masuk, sehingga menurunkan apa namanya permintaan dan itu efeknya di harga. Sampai dengan hari ini memang belum begitu stabil, ya,” katanya.
Menurut Tutik, hingga saat ini harga kambing memang belum sepenuhnya stabil. Namun menjelang Iduladha mulai terjadi kenaikan harga meski belum terlalu signifikan.
“Biasanya menjelang Idul Kurban sudah ada kenaikan Rp1 juta ini belum, tapi sudah mulai ada kenaikan. Kan entah 500, entah 200 sudah mulai ada kenaikan,” jelasnya.
Sementara itu, harga sapi dan daging sapi di Kabupaten Kediri masih tergolong stabil. Tutik menyebut, harga daging sapi disebut tetap berada di kisaran Rp110 ribu hingga Rp115 ribu per kilogram dalam beberapa tahun terakhir.
Berdasarkan hasil pendataan terbaru DKPP menunjukkan Kabupaten Kediri memiliki stok hewan kurban yang sangat mencukupi. Jumlah sapi tercatat sebanyak 12.783 ekor, kambing 46.742 ekor, dan domba 6.800 ekor. Total keseluruhan mencapai 66.325 ekor ternak.
Sedangkan kebutuhan masyarakat untuk hewan kurban tahun ini diperkirakan hanya sekitar 24.420 ekor, terdiri dari 1.420 ekor sapi dan 23 ribu ekor kambing maupun domba.
Dari jumlah tersebut, Kabupaten Kediri mengalami surplus ternak kurban cukup besar. Untuk sapi surplus mencapai 11.363 ekor, sementara kambing dan domba surplus 30.542 ekor.
Surplus ini tidak hanya menjadi indikator ketahanan pangan daerah, tetapi juga membuka peluang distribusi ternak ke wilayah lain yang membutuhkan.
Tutik menambahkan, bahkan di tahun 2026 ini peternak di Kabupaten Kediri banyak menerima pesanan hewan kurban ke luar daerah.
“Evaluasi kami tahun 2026 ini, untuk permintaan keluar, khususnya hewan kurban luar biasa sekali. Kambing, dari teman-teman sudah menyampaikan, ada permintaan sekian-sekian Bu ke Jawa Barat. Sapi, hampir semuanya sudah laku. Nah, kalau teman-teman menyampaikan di Jawa Tengah, Jawa Barat,” jelasnya.
DKPP Kabupaten Kediri juga memastikan, selain kuantitas, aspek kesehatan dan kelayakan ternak tetap menjadi prioritas utama. Pengawasan rutin serta pemeriksaan kesehatan hewan terus dilakukan guna menjamin bahwa ternak yang beredar memenuhi standar kesehatan dan syariat.
Dengan capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Kediri optimistis pelaksanaan Hari Raya Iduladha 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan terpenuhi dengan baik.
“Kondisi ini menegaskan bahwa Kabupaten Kediri berada dalam posisi yang sangat aman dalam pemenuhan kebutuhan ternak kurban,” tandasnya. [nik/ang]

