Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»Seni dan Budaya»Suroan di Sendang Kamulyan, Warga Lintas Iman Kediri Gelar Sedekah Bumi Penuh Makna

    Suroan di Sendang Kamulyan, Warga Lintas Iman Kediri Gelar Sedekah Bumi Penuh Makna

    Mohamad EdyMohamad Edy Seni dan Budaya 25 Juli 2025 - 16:52
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) -Warga lintas agama dari Dusun Mulyorejo, Desa Krecek, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, berbondong-bondong memadati kawasan Sendang Kamulyan pada Jumat pagi, 25 Juli 2025.

    Mereka datang dengan membawa tumpeng ayam panggang dan hasil bumi untuk mengikuti tradisi tahunan Suroan Bersih Dusun atau sedekah bumi, sebagai bentuk pelestarian budaya leluhur.

    Ritual dimulai dengan doa bersama yang dipimpin sesepuh desa. Lokasi Sendang Kamulyan, yang dipercaya memiliki nilai sakral dan spiritual tinggi, menjadi pusat kegiatan. Usai doa, tumpeng yang dibawa warga dibuka dan disantap bersama sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur.

    Banner Promo

    “Ini sebagai bentuk puji syukur kepada Allah SWT atas sumber air Sendang Kamulyan yang tidak pernah habis atau kering meski musim kemarau,” kata Heri Cahyono selaku tokoh masyarakat kepada media.

    Sedekah bumi di Dusun Mulyorejo digelar setiap tahun sekali, biasanya bertepatan dengan malam 1 Suro dan di penghujung bulan Suro. Tradisi ini diyakini masyarakat sebagai bagian dari warisan nenek moyang yang harus dijaga agar tidak punah oleh zaman.

    Menurut cerita warga, Sendang Kamulyan dulunya menjadi tempat andalan warga untuk mendapatkan air bersih ketika musim kemarau panjang melanda. Sumber mata air ini menjadi penopang kehidupan karena tak pernah kering, bahkan di musim kemarau ekstrem.

    “Kegiatan ditempat ini dilakukan pada hari hari tertentu seperti malam 1 Suro dan di penghujung bulan Suro. Sedekah bumi ini merupakan budaya warisan nenek moyang yang tak bisa ditinggalkan dan harus dilestarikan seperti yang dilaksanakan oleh para leluhur terdahulu,” ujarnya. ***

    kediri Sedekah Bumi Sendang Kamulyan Suroan
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKota Kediri Luncurkan Koper Pengantin, Inovasi Catat Nikah Awali Hari Jadi ke-1146
    Next Article Persik Kediri Taklukkan Persebaya 1-0 dalam Latihan Bersama Jelang BRI Super League

    Info Lainnya

    Tak Sekadar Peringatan, Hotel Lotus Garden Kediri Hadirkan Pengalaman Membatik untuk Tamu

    2 Oktober 2026 - 19:05

    Lukis Kisah Panji, Puluhan Pelajar Kediri Asah Kreativitas di Museum Sri Aji Joyoboyo

    28 September 2026 - 07:34

    Dewata Keling Carnival Pertahankan Tradisi di Tengah Maraknya Karnaval Sound System

    7 September 2026 - 12:53

    Pameran Abhirama 2 di Kediri Kenalkan Pesona Barongan dari Masa ke Masa kepada Generasi Muda

    19 Agustus 2026 - 20:10

    Kala Senja Bumi Panjalu 2026, Guru di Kediri Diajak Lestarikan Budaya dan Perkuat Pendidikan Berkualitas

    1 Agustus 2026 - 19:00

    Candi Tegowangi Jadi Panggung Sastra Saraswati Sewana Yatra 2026

    16 Juli 2026 - 20:07
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.