Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Warga Desa Tiron Kediri Tuntut Transparansi Tukar Guling TKD

    Warga Desa Tiron Kediri Tuntut Transparansi Tukar Guling TKD

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 5 Januari 2026 - 15:22
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Warga Desa Tiron, Banyakan, Kabupaten Kediri berunjuk rasa di kantor desa. [Nanik/tahukediri.id]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Ratusan warga Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri mendatangi Kantor Balai Desa setempat, pada Senin (5/1/2025). Mereka menyuarakan tuntutan agar pemerintah desa transparan terhadap tukar guling Tanah Kas Desa (TKD).

    Mejurut Darwaji (47), perwakilan warga Desa Tiron, hampir dua tahun proses TKD berjalan tanpa kejelasan dan minim transparansi. Warga Dukuh Kaligayang meminta agar tanah pengganti untuk lapangan dan makam desa segera ditunjukkan, sekaligus dipastikan kelayakannya.

    “Lapangan, sama tanah kubur maunya segera cepet diserahkan tempatnya dimana layak atau tidak, kalau tidak layak gimana bagusnya, gitu maksudnya seperti itu. Jadi warga tuntutannya simpel,” ujarnya.

    Darwiji menilai selama ini masyarakat merasa diabaikan karena belum pernah diajak melihat langsung lokasi tanah pengganti. Ia juga mengkritik proses musyawarah yang dinilai hanya melibatkan pihak-pihak yang mendukung kebijakan desa.

    “Harusnya tuntutannya warga sebelum ada eksekusi, harus tukar gulingnya sudah ada kan. Mestinya, harusnya begitu. Ditanya itu yang diundang pronya dia sendiri. Tidak ada orang lain. Pronya itu termasuk perangkatnya yang pro sama itu, kalau RT yang pro sama mereka. Yang belikan tanah itu warganya itu semua tidak ada orang lain. Masyarakat itu diabaikan,” katanya.

    Selain soal lokasi, warga juga mempertanyakan transparansi harga tanah pengganti. Menurut Darwiji, terdapat perbedaan mencolok antara harga pembelian tanah dengan nilai yang dilaporkan.

    “Tanah yang dibeli Rp800 juta, dibilang Rp1,5 miliar lebih. Ada yang beli Rp2 miliar, dibilang sampai Rp6 miliar lebih. Ini yang membuat warga tidak puas,” ungkapnya.

    Menurutnya dari hasil audiensi yang dilakukan, warga memberi tenggat waktu satu minggu kepada pemerintah desa untuk menunjukkan lokasi tanah pengganti. Jika tidak ada kejelasan, mereka mengancam akan kembali melakukan aksi.

    “Tapi saya minta tenggat waktu itu satu minggu. Tapi kalau tidak ada satu minggu, Ya orasi lagi sama masyarakat,” tegasnya.

    Sementara itu, Kepala Desa Tiron Ina Rahayu, menegaskan bahwa seluruh proses tukar guling TKD telah dilakukan sesuai prosedur dan peraturan perundang-undangan.

    “Selama proses TKD dari awal sampai akhir, kita telah melalui prosedur. Terkait masalah penentuan, itu juga KJPP, terkait layak tidaknya menurut warga, itu juga dari tim yang bersangkutan, yaitu dari Pemkab, BPN, dan Gubernuran sudah meninjau lapang, sehingga uji kelayakan sudah keluar dan dinyatakan layak,” jelas Ina.

    Ia menyebutkan, persetujuan tukar guling juga telah mendapatkan rekomendasi dari Gubernur yang kemudian ditindaklanjuti oleh Bupati hingga ditetapkan dalam Peraturan Desa. “Jadi, insyaallah. Kami, selaku pemerintah Desa Giriton, dan saya, sebagai kepala desa, dalam hal aturan atau prosedurnya, kami sudah sesuai, tidak ada yang menyalahi,” imbuhnya.

    Terkait mosi tidak percaya dari warga, Ina menyatakan hal tersebut merupakan hak masing-masing individu.

    “Kami sudah menjelaskan sedetail mungkin. Soal percaya atau tidak, itu kembali ke hati dan pikiran masing-masing,” ujarnya.

    Soal lokasi tanah pengganti, Ina memastikan bahwa lokasinya berada di wilayah Desa Tiron dan terdiri dari lahan sawah serta pekarangan di pinggir jalan. Namun, untuk penunjukan resmi kepada warga, pihak desa masih menunggu pendampingan dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).

    “Kalau satu minggu KJPP belum membalas surat kami, saya serahkan lagi ke warga mau bagaimana. Mau kirim surat lagi atau demo, silakan,” pungkasnya. [nik/ang]

    Berita Kediri Demo Kediri jatim Unjuk Rasa Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleAwal 2026, Ini Harga Bawang Merah di Pasar Induk Pare Kediri
    Next Article Jalan Stasiun Kediri Disulap Jadi Kawasan Nyaman, Rekayasa Lalu Lintas Mulai Diuji

    Info Lainnya

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.