Kediri (tahukediri.id) – Event lari perdana yang digelar Polres Kediri, Pare Bhayangkara Run 2026, sukses menyedot perhatian masyarakat. Sebanyak 1.300 peserta dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam ajang lari 5 kilometer yang digelar Minggu (21/6/2026) pagi.
Salah satunya Amali Yatri Wulandari, perempuan berusia 20 tahun asal Bojonegoro ini mengaku antusias mengikuti event karena selain ajang latihan juga tertarik akan hadiah yang ditawarkan.
“Karena biar dapat podium. Hadiahnya juga lumayan buat nabung,” ujarnya yang berstatus mahasiswa.
Amali melanjutkan, menurutnya event lari Pare Bhayangkara Run 2026 merupakan peserta terbanyak di antara event lari lainnya yang diikuti. “Saya taunya dari Instagram,” imbuhnya.
Rute yang dilalui peserta sendiri dimulai dari depan Mapolres Kediri, mengelilingi kawasan Tulungrejo Kampung Inggris Pare, kemudian kembali finis di depan Mapolres Kediri.
Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji mengaku terkejut sekaligus bangga melihat tingginya antusiasme masyarakat terhadap event yang baru pertama kali digelar tersebut.
“Ini event pertama yang diselenggarakan langsung oleh Polres Kediri, maka kita lihat juga antusias cukup tinggi dengan jumlah peserta 1.300. Kita harapkan dengan kegiatan ini dapat lebih meningkatkan kebersamaan masyarakat dengan Polres,” ujarnya.
Menariknya, peserta yang mengikuti Pare Bhayangkara Run tak hanya berasal dari Kediri tetapi juga berbagai daerah seperti kota Surabaya, Bojonegoro, Semarang, Bandung, hingga Bogor. Begitu juga dengan kelompok usia, mulai anak-anak sekolah dasar hingga pelari senior berusia lebih dari 60 tahun ikut meramaikan event tersebut.
Menurut Bramastyo, Pare Bhayangkara Run 2026 sebenarnya merupakan ajang uji coba. Bahkan persiapan kegiatan dilakukan dalam waktu yang relatif singkat, hanya sekitar satu bulan.
Awalnya panitia menargetkan 800 peserta sesuai momentum Hari Bhayangkara ke-80. Namun karena tingginya minat masyarakat, kuota ditambah menjadi 1.000 peserta. Meski begitu, jumlah tersebut masih belum mampu menampung seluruh pendaftar.
“Ternyata 1.000 masih ada yang minta lagi dan akhirnya kita harus tutup karena kita punya batas waktu untuk mempersiapkan baik jersey maupun medali. Mungkin kalau dibuka terus sampai hari H-1 kemarin juga masih banyak yang ingin mendaftar,” jelasnya.
Selain memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
“Ya, semoga tahun depan bisa menyelenggarakan lagi supaya yang lebih besar, lebih banyak pesertanya dan pasti akan lebih baik,” terangnya.
Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, turut memberikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Pare Bhayangkara Run 2026.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti kuatnya kolaborasi antara Polri, masyarakat dan insan olahraga di Kabupaten Kediri.
“Alhamdulillah antusias peserta luar biasa. Kami mengapresiasi jajaran Polres Kediri yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan lancar. Harapannya event ini bisa menjadi agenda tahunan yang rutin,” ujar Hakim.
Ia berharap pada pelaksanaan tahun berikutnya jumlah peserta semakin bertambah dan nomor perlombaan semakin beragam.
“Ya semoga nanti di tahun yang akan datang pesertanya lebih banyak lagi dan ada nomor-nomor kita lebih banyak lagi,” pungkas Hakim. [nik/ang]

