Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»496 Lansia di Kota Kediri Terima Bantuan PKH Plus Tahap II dari Pemprov Jatim

    496 Lansia di Kota Kediri Terima Bantuan PKH Plus Tahap II dari Pemprov Jatim

    Mohamad EdyMohamad Edy News 3 Juli 2025 - 20:15
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Dua lansia Kota Kediri menerima Bantuan PKH Plus Tahap II dari Pemprov Jatim
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Dinas Sosial Kota Kediri menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Plus tahap II yang berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kamis (3/7/2025). Program ini ditujukan kepada warga lanjut usia yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), atau saat ini dikenal sebagai DTSEN.

    Sebanyak 496 lansia di Kota Kediri tercatat sebagai penerima manfaat pada penyaluran tahap II tahun ini. Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp500.000, yang disalurkan melalui kerja sama dengan Bank Jatim Cabang Kediri.

    “Untuk tahap II ini jumlah penerima menurun dibanding tahap sebelumnya dikarenakan ada yang meninggal dunia dan ada yang sudah tidak menerima PKH lagi. Kegiatan penyaluran PKH Plus Provinsi Jatim dilakukan tiap 3 bulan sekali,” terang Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Paulus Luhur Budi.

    Guna memudahkan proses pengambilan bantuan, terutama bagi lansia yang tidak didampingi keluarga, Dinsos melibatkan pendamping PKH dan Tim Reaksi Cepat (TRC). Pengambilan bantuan tetap mengikuti prosedur ketat, yakni membawa KTP, buku rekening, dan surat kuasa bermaterai yang disahkan kelurahan bagi penerima yang diwakilkan.

    “Untuk pengambilan bantuan tidak boleh diwakilkan ke pendamping PKH, pegawai Dinsos atau pegawai kelurahan. Pengambilan bantuan bisa diwakilkan anggota keluarga tidak harus 1 KK namun harus ada surat kuasa bermaterai dengan diketahui kelurahan,” jelas Paulus.

    Proses penyaluran berlangsung selama dua hari. Hari pertama ditujukan untuk penerima dari Kecamatan Mojoroto dan sebagian dari Kecamatan Kota. Sedangkan Jumat (4/7) dialokasikan bagi sisanya di Kecamatan Kota serta Kecamatan Pesantren.

    “Sesuai petunjuk teknis dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur besok adalah hari terakhir jadi dihimbau para penerima untuk mengambil bantuan sesuai jadwal. Apabila bantuan tidak diambil maka akan dikembalikan ke kas pemerintah. Namun jika ada informasi terkait perpanjangan waktu pengambilan akan kita informasikan berikutnya,” ungkap Paulus.

    Paulus juga menyampaikan bahwa data penyaluran tahap II masih menggunakan DTKS, namun ke depan akan beralih ke basis data DTSEN, yang memungkinkan adanya pengurangan jumlah penerima.

    “Jadi untuk masyarakat yang mungkin di tahap berikutnya sudah tidak masuk lagi menjadi penerima PKH Plus mohon untuk mengerti karena untuk data penerima kita sudah menggunakan DTSEN sesuai arahan dari pemerintah,” ujarnya.

    Ia juga mengingatkan agar bantuan digunakan secara bijak. “Untuk bantuannya silahkan digunakan sebijak mungkin untuk membeli nutrisi tambahan yang bisa mendukung kesehatan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.

    Salah satu penerima, Sumarmi (87) asal Kelurahan Campurejo, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan tersebut. “Sudah dua kali saya menerima PKH Plus. Uangnya mau saya pakai untuk beli kebutuhan pokok dan buah,” ucapnya. ***

    jatim Kota Kediri PKH
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleDelman Pare yang Berubah Haluan: Dari Angkut Barang ke Wisata Taman Tamrin
    Next Article Soto Daging Ringin Budho Pare, Legenda Kuliner Sejak 1956 yang Tak Pernah Sepi Pembeli

    Info Lainnya

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25

    Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Pemkab Kediri Intensifkan Edukasi Anti-Bullying di Sekolah

    16 Juli 2026 - 20:26
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.