Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Kasus Penusukan Ibu Kandung di Kediri Naik Penyidikan, Polisi Tunggu Asesmen Kejiwaan

    Kasus Penusukan Ibu Kandung di Kediri Naik Penyidikan, Polisi Tunggu Asesmen Kejiwaan

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 22 Januari 2026 - 19:58
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Tersangka penusukan ibu kandung di Kediri. [Nanik/tahukediri.id]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Kepolisian Resor Kediri menaikkan status penanganan kasus dugaan penusukan yang dilakukan Kusnadi (50) terhadap ibu kandungnya, Tumiyatun (69), di Desa Kunjang Kidul, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, dari tahap penyelidikan ke penyidikan, Kamis (22/1/2026). Meski demikian, polisi masih menunggu hasil asesmen untuk menentukan status hukum terduga pelaku.

    Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Joshua Peter Krisnawan, mengatakan dari hasil pemeriksaan awal, penyidik menemukan indikasi gangguan kejiwaan pada diri Kusnadi.

    “Memang dari hasil pemeriksaan itu mengindikasikan bahwa yang bersangkutan punya gejala gangguan kejiwaan,” terangnya.

    Banner Promo

    Joshua menjelaskan, terduga pelaku sebelumnya memang pernah diarahkan untuk menjalani pengobatan terkait kondisi kejiwaannya. Namun hingga kini belum pernah mendapatkan perawatan maupun mengonsumsi obat-obatan.

    “Yang bersangkutan memang pernah diarahkan untuk berobat terkait dengan kondisi kejiwaaannya. Namun memang belum mendapatkan perawatan dan juga belum pernah mengonsumsi obat-obatan,” terangnya.

    Saat ini, penyidik fokus membawa terduga pelaku ke rumah sakit jiwa untuk menjalani asesmen kesehatan mental guna menentukan pertanggungjawaban pidananya.

    “Jadi sekarang kita fokus membawa pelaku ini untuk dilakukan asesmenya terkait dengan kondisi kejiwaan,” imbuhnya.

    Menurut Joshua, asesmen kejiwaan sangat diperlukan untuk menentukan apakah terduga pelaku dapat dimintai pertanggungjawaban pidana secara penuh atau dikenai ketentuan khusus sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru.

    “Ini terkait dengan pertanggung jawaban pidananya. Jadi mungkin seseorang itu bisa melakukan tindak pidana, tapi dia tidak dapat dikenai atau mungkin dikurangi ya. Sanksi pidananya dikurangi atau diberikan tindakan sesuai dengan KUHP yang baru,” terangnya.

    Ia menambahkan, penetapan pasal dan langkah hukum selanjutnya masih menunggu hasil resmi asesmen dari tenaga ahli. Setelah hasil tersebut keluar, penyidik akan menggelar perkara untuk menentukan status hukum terduga pelaku.

    Joshua juga mengungkapkan bahwa dalam pemeriksaan awal, terduga pelaku belum dapat memberikan keterangan secara utuh. Saat ditanya mengenai motif perbuatannya, jawabannya cenderung tidak fokus.

    “Waktu kami tanyakan ya yang bersangkutan dapat dorongan dari Gusti Allah. Ya sedikit ngelantur lah, tapi kan kita perlu lihat secara objektif. Kita tidak bisa menyatakan dia memiliki disabilitas mental atau tidak karena bukan kapasitas kita. Jadi kita tetap minta ke Ahli yang harus dapat produk surat tertulis yang menyatakan dia itu memang memiliki disabilitas mental,” ungkapnya.

    Sebelumnya, Kusnadi diduga melakukan penusukan terhadap ibu kandungnya sendiri pada Rabu (22/1/2026). Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tusuk di bagian bahu, punggung, dan perut.

    Korban sempat mendapatkan perawatan di Klinik Kunjang sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Kabupaten Kediri (RSKK).

    “Perkembangan terakhir, kondisi korban sudah membaik dan sudah menjalani rawat jalan,” papar Joshua.

    Usai kejadian, terduga pelaku menyerahkan diri dan hingga kini masih diamankan di Polres Kediri sembari menunggu hasil asesmen kejiwaan dan gelar perkara. [nik/ang]

    Berita Kediri Info Kediri jatim Kasus Penusukan
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleHarga Daging Sapi di Pasar Setono Betek Kediri Stabil di Awal 2026
    Next Article Tergugat Bantah Wanprestasi Perumahan Sekar Keraton Kediri, Siap Tempuh Gugatan Balik

    Info Lainnya

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21

    Kunjungi KDMP Sonorejo, Menko Pangan Tekankan Penyaluran Subsidi Tepat ke Masyarakat

    15 Oktober 2026 - 19:17
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.