Kediri (tahukediri.id) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri optimistis Bandara Dhoho Kediri mulai melayani embarkasi haji pada 2027. Berbagai infrastruktur pendukung terus dipersiapkan agar rencana tersebut dapat terealisasi sesuai target.
Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengatakan berbagai infrastruktur penunjang saat ini terus disiapkan. Mulai dari jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten, hingga akses tol menuju Bandara Dhoho yang ditargetkan selesai pada akhir 2026.
“Dalam jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Kediri bahkan menyiapkan lahan seluas 65 hektare yang berada sekitar satu kilometer dari Bandara Dhoho untuk mendukung pengembangan fasilitas pelayanan haji,” ujarnya saat menghadiri rapat koordinasi yang dipimpin Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, di Asrama Haji Sukolilo Surabaya mewakili Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Rabu (1/7/2026).
Dalam rapat tersebut, berbagai aspek kesiapan teknis dan operasional, mulai dari infrastruktur bandara, aksesibilitas, kebutuhan sumber daya manusia (SDM), skema operasional penerbangan, hingga mitigasi risiko juga dibahas.
Tak hanya akses transportasi, Pemkab Kediri juga mulai mempersiapkan layanan kesehatan di sekitar kawasan bandara guna mendukung pelayanan bagi calon jemaah haji.
Dari sisi akomodasi, tersedia sekitar 10 hotel di wilayah Kabupaten dan Kota Kediri dengan total kapasitas mencapai 748 kamar yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan jemaah.
Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf menegaskan penambahan embarkasi baru harus mengedepankan kenyamanan, keamanan, dan efisiensi pelayanan.
“Kesiapan sarana prasarana, SDM, regulasi, hingga simulasi operasional menjadi hal penting sebelum embarkasi baru mulai dioperasikan,” ungkapnya.
Untuk diketahui, Bandara Dhoho menjadi salah satu opsi embarkasi haji yang diproyeksikan melayani sekitar 10 hingga 12 kabupaten/kota di wilayah Mataraman.
Apabila seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, Bandara Dhoho diharapkan dapat menjadi embarkasi haji baru yang melayani masyarakat di wilayah Mataraman mulai musim haji 2027.

