Kediri (tahukediri.id) – Kediri Town Square (Ketos) terus beradaptasi dengan perubahan tren kebutuhan masyarakat. Sebagai salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Kota Kediri, Ketos kini lebih memprioritaskan menghadirkan tenant di sektor food and beverage (F&B) untuk menjawab tingginya minat pengunjung terhadap wisata kuliner dan gaya hidup.
Marcomm Manager Kediri Town Square, Aan Tri Ayuni, mengatakan tren kunjungan ke pusat perbelanjaan saat ini tidak lagi semata-mata untuk berbelanja. Pengunjung, khususnya keluarga dan anak muda, kini lebih banyak mencari pengalaman menikmati kuliner, bersantai, hingga aktivitas yang mendukung gaya hidup sehat.
“Kalau saat ini sih Kediri Town Square fokusnya bawa tenant-tenant yang F&B ya. Kemudian kayaknya tren sekarang customer itu lebih ke wellness sama F&B. Mereka lebih suka makanan sama fokus ke kesehatan. Fashion, aksesoris ataupun yang lainnya tetap, tapi kayak fokus utamanya sekarang lebih senang kayak kuliner gitu sih,” ujarnya saat ditemui, Selasa (4/8/2026).
Saat ini Kediri Town Square memiliki sekitar 80 tenant tetap. Dari jumlah tersebut, sekitar 30 persen merupakan tenant F&B yang didominasi merek nasional.
Meski demikian, Ketos tetap membuka kesempatan bagi pelaku UMKM lokal untuk berkembang. Area food court di lantai dua disediakan sebagai ruang bagi UMKM Kota Kediri untuk memasarkan produknya sekaligus menjangkau konsumen di pusat perbelanjaan.
“Di sini nasional brand semua. Kita ada khusus UMKM ada di food court. Ya, kita pasti kasih ruang untuk UMKM juga, UMKM Kota Kediri juga, pebisnis Kota Kediri juga untuk dapat mencoba marketnya di mall yaitu lokasinya ada di lantai 2,” jelas Aan.
Dalam waktu dekat, Kediri Town Square juga akan menghadirkan tenant baru untuk melengkapi pilihan kuliner. Setelah Sancha resmi beroperasi dan menjadi salah satu destinasi favorit keluarga maupun anak muda, sebuah coffee shop baru juga dipastikan segera membuka gerainya.

“Nanti ada coming soon, ada coffee shop baru buka di sini,” ujarnya.
Salah seorang pengunjung asal Tulungagung, Nur Ayu Habibah (37), mengaku masih lebih memilih datang langsung ke pusat perbelanjaan dibanding berbelanja secara daring. Menurutnya, pengalaman menikmati makanan secara langsung bersama keluarga atau teman memberikan kenyamanan yang tidak bisa digantikan layanan online.
“Sampai saat ini sih lebih nyaman tetap berinteraksi dengan kita bisa ngobrol dengan pelayannya, kita mau spesifik seperti apa makanan yang kita pengin, itu bisa lebih bisa nyambung. Tapi karena kalau online kadang yang namanya human error pasti ada aja ya, entah itu dia lupa menyampaikan atau apa gitu,” ungkapnya.
Ayu juga menilai suasana Kediri Town Square nyaman, aman, dan cocok dikunjungi seluruh kalangan.
“Menurut saya vibe-nya sangat ini ya, dia mau dibuat tempat perbelanjaan untuk semua kalangan masih sangat attracted ya. Untuk lingkungannya sendiri juga ramah dan aman. Itu yang saya suka. Jadi dia enggak bikin orang was-was karena dia kan middle ya, enggak begitu ramai banget, terus di sini juga nyaman, orangnya ramah-ramah. Semua tempatnya juga sudah cukup lengkap. Saya rasa semuanya mendukung kalau kita di Kediri Town Square. Saya lebih suka di sini sih,” jelasnya.
Selain menambah tenant baru, Kediri Town Square juga telah menyiapkan berbagai promo untuk menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Berbagai tenant akan memberikan potongan harga spesial, sementara seluruh karyawan akan mengenakan pakaian khas Indonesia pada 16-17 Agustus sebagai bagian dari kemeriahan perayaan.
“Kalau program semua tenant di Kediri Town Square ada diskon, diskon khusus spesial di hari kemerdekaan, kemudian semua karyawan juga akan menggunakan pakaian khas Indonesia pada saat tanggal 16 sampai dengan 17 itu,” pungkas Aan. [nik/ang]

