Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Mas Dhito Serahkan 216 Alsintan, Perkuat Modernisasi Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kediri

    5 Agustus 2026 - 21:06

    Penataan Jalan Stasiun Kediri Dimulai, Pelaku Usaha Dukung dengan Catatan

    5 Agustus 2026 - 20:59

    Antrean Mengular di GPM Pare Kediri, Gula dan Beras SPHP Jadi Incaran Warga

    5 Agustus 2026 - 11:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Mas Dhito Serahkan 216 Alsintan, Perkuat Modernisasi Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kediri

    Mas Dhito Serahkan 216 Alsintan, Perkuat Modernisasi Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kediri

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 5 Agustus 2026 - 21:06
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyerahkan sebanyak 216 bantuan alat dan mesin pertanian
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Upaya memperkuat sektor pertanian di Kabupaten Kediri terus dilalukan. Kali ini Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyerahkan sebanyak 216 bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), irigasi perpompaan, sertifikat CSR, hingga santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat pertanian, Rabu (5/8/2026).

    Bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Kediri dalam mendorong modernisasi pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

    Mas Dhito, sapaan akrab Bupati Kediri menjelaslan, bantuan alsintan bukan kali pertama dilakukan. Hingga tahun ini, lebih dari 800 alat pertanian telah disalurkan kepada kelompok tani di Kabupaten Kediri. Meski begitu pihaknya tidak akan berhenti sampai disini saja. Bantuan akan terus diberikan seiring kebutuhan petani kedepan, meningat sektor pertanian menjadi komoditas utama di Kabupaten Kediri.

    “Karena hari ini daerah yang kuat, daerah yang bisa bertahan di tengah isu yang macam-macam, apalagi kondisi geopolitik yang tak menentu, daerah yang punya pangan, punya ketahanan pangan yang kuat,” ujarnya.

    Mas Dhito juga meminta kelompok tani penerima bantuan agar memanfaatkan sekaligus merawat alat yang telah diberikan.

    “Saya minta Pak Kadis, Pak Asisten ini beliau selaku asisten iya, Kadis iya, serba bisa. Ya. Setelah diserahkan cek, dirawat apa ndak? Jenengan sedoyo janji kalih kulo dirawat nggih, dirawat nggih alatnya, dimanfaatkan ya,” katanya.

    Pada kesempatan itu, Mas Dhito juga mendorong para petani untuk segera mendaftarkan dirinya ke BPJS Ketenagakerjaan.

    “Saya juga minta kepada Poktan dan Gapoktan untuk didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan. Masih banyak teman-teman petani kita yang tidak memiliki jaminan ketenagakerjaan,” ucapnya.

    Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) Kabupaten Kediri menyampaikan, 216 unit alsintan yang disalurkan tersebut terdiri dari 22 unit traktor roda empat, 23 unit traktor roda dua, 23 unit rice transplanter, dua unit kultivator, satu unit drone pertanian, dua unit alat pascapanen kopi, serta 143 unit irigasi perpompaan.

    Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyerahkan sebanyak 216 bantuan alat dan mesin pertanian irigasi perpompaan, sertifikat CSR, hingga santunan BPJS Ketenagakerjaan

    Selain itu, Pemkab Kediri juga menyerahkan sertifikat CSR pembangunan sumur submersible dari tujuh perusahaan dengan total 25 unit pembangunan sumur pada tahun 2025.

    Sementara dalam menghadapi musim kemarau panjang tahun ini, pihaknya akan membangun 532 titik sumur submersible yang akan tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Kediri.

    “Untuk sumur submersible, ini kan musim kemarau ya. Ini sangat ekstrem ini, sangat membahayakan. Insyaallah di tahun ini akan kita bangun 532 titik submersibel,” jelasnya.

    Pemerintah juga memastikan 221 unit pompa air bantuan sebelumnya siap digunakan oleh kelompok tani.

    Tak hanya itu, petani kini semakin dimudahkan dalam memperoleh BBM bersubsidi melalui aplikasi E-Star. Petani cukup mengurus administrasi melalui desa dengan pendampingan penyuluh pertanian.

    Sukadi menjelaskan, kehadiran alat modernisasi pertanian seperti rice transplanter dan drone pertanian juga diharapkan mampu menjawab tantangan minimnya tenaga kerja di sektor pertanian.

    Pemkab Kediri juga terus mendorong keterlibatan generasi muda melalui program Taruna Tani. Dengan teknologi pertanian, anak muda diharapkan melihat sektor pertanian sebagai peluang usaha yang menjanjikan.

    “Pada intinya bagaimana kita ini memodernisasi pertanian dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani. Yang kedua, kita akui di Kabupaten Kediri ini petani tua kan paling banyak. Anak-anak muda sedikit yang mau bertani. Oleh sebab itu pakai alat-alat mesin pertanian ini bagaimana kita mendorong ke anak-anak muda supaya mereka juga mau menjadi petani,” terangnya.

    Salah satu penerima bantuan, Rojianto dari Kelompok Tani Makmur Desa Medowo, Kecamatan Kandangan, mengaku senang dengan bantuan alat pascapanen kopi.

    Menurutnya, proses pengolahan kopi yang sebelumnya dilakukan secara manual membutuhkan tenaga dan waktu lebih lama.

    “Senang, Mbak. Kalau kita pakai manual tuh 20 kilo gini capek satu malam. Kalau pakai ini kan saya enggak sampai semalam. Kira-kira 6 jam-an udah selesai,” ungkap Rojianto.

    Kelompoknya mengelola sekitar 25 hektare lahan kopi dengan komoditas robusta, arabika, dan excelsa. Menurut Rujianto dengan alat pascapanen tersebut mampu membantu proses pengolahan hingga sekitar lima kuintal kopi dalam sehari.

    Melalui bantuan teknologi pertanian ini, Pemkab Kediri berharap produktivitas meningkat, biaya produksi lebih efisien, serta kesejahteraan petani semakin baik. [nik/ang]

    Berita Kediri Bupati Kediri Penyerahan Alsintan Petani Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePenataan Jalan Stasiun Kediri Dimulai, Pelaku Usaha Dukung dengan Catatan

    Info Lainnya

    Penataan Jalan Stasiun Kediri Dimulai, Pelaku Usaha Dukung dengan Catatan

    5 Agustus 2026 - 20:59

    Antrean Mengular di GPM Pare Kediri, Gula dan Beras SPHP Jadi Incaran Warga

    5 Agustus 2026 - 11:50

    Kediri Town Square Perbanyak Tenant F&B, Jawab Tren Wisata Kuliner dan Gaya Hidup Pengunjung

    4 Agustus 2026 - 20:16

    Dinkes Kota Kediri Fogging di Kelurahan Manisrenggo Usai Satu Warga Positif DBD

    3 Agustus 2026 - 18:32

    BRI Salurkan Bantuan TJSL Rp13,4 Juta untuk UMKM Sri Tanjung di Nganjuk, Dorong Ekonomi Desa

    3 Agustus 2026 - 18:24

    Berawal dari Konter Pulsa, BRILink Agen Niknok Cell di Nganjuk Hadirkan Layanan Perbankan Lebih Dekat bagi Warga Desa

    3 Agustus 2026 - 18:15
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Mas Dhito Serahkan 216 Alsintan, Perkuat Modernisasi Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kediri

    5 Agustus 2026 - 21:06

    Penataan Jalan Stasiun Kediri Dimulai, Pelaku Usaha Dukung dengan Catatan

    5 Agustus 2026 - 20:59

    Antrean Mengular di GPM Pare Kediri, Gula dan Beras SPHP Jadi Incaran Warga

    5 Agustus 2026 - 11:50

    Kediri Town Square Perbanyak Tenant F&B, Jawab Tren Wisata Kuliner dan Gaya Hidup Pengunjung

    4 Agustus 2026 - 20:16

    Dinkes Kota Kediri Fogging di Kelurahan Manisrenggo Usai Satu Warga Positif DBD

    3 Agustus 2026 - 18:32
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.