Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Kisah Lima Generasi di Jalan Stasiun Kediri Terancam Berakhir, Penghuni Harap Bangunan Bersejarah Tetap Terjaga

    7 Agustus 2026 - 18:29

    Dishub Kota Kediri Alihkan Kendaraan Selama Proyek Crossing Drainase di Panglima Sudirman

    7 Agustus 2026 - 18:18

    Demi Fokus Latihan, 75 Paskibraka Kabupaten Kediri Jalani Karantina Tanpa Gadget

    7 Agustus 2026 - 18:13
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Kisah Lima Generasi di Jalan Stasiun Kediri Terancam Berakhir, Penghuni Harap Bangunan Bersejarah Tetap Terjaga

    Kisah Lima Generasi di Jalan Stasiun Kediri Terancam Berakhir, Penghuni Harap Bangunan Bersejarah Tetap Terjaga

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 7 Agustus 2026 - 18:29
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Rencana pembangunan Kawasan Parkir Terpadu dan Kuliner di eks Pasifik, Jalan Stasiun, Kota Kediri, membawa kekhawatiran bagi para penghuni bangunan yang terdampak. Pasalnya, sedikitnya 16 bangunan di kawasan tersebut akan terkena proyek yang direncanakan mulai dikerjakan pada tahun anggaran 2027.

    Di antara bangunan yang terdampak terdapat sejumlah bangunan bergaya kolonial yang diperkirakan telah berdiri sejak era 1940-an. Saat ini, bangunan tersebut masih dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas, mulai dari optik, toko alat kesehatan hingga tempat makan.

    Salah satu penyewa, Fredy (45), pemilik Optik Tjiang, mengatakan Pemerintah Kota Kediri telah melakukan sosialisasi terkait rencana penataan kawasan tersebut. Dalam sosialisasi itu, para penghuni diminta mengosongkan bangunan paling lambat akhir November.

    Namun, menurut Fredy, hingga kini belum ada penjelasan lebih rinci mengenai tahapan setelah bangunan dikosongkan, termasuk bagaimana nasib bangunan yang memiliki nilai sejarah tersebut.

    “Tapi masalah jagar budaya ini mau di merata tanakan atau enggak itu belum ada kejelasan, begitu sih Makanya kami ya belum tahu, terus sampai saat ini juga belum ada surat tindak lanjutnya bagaimana-bagaimana gitu Kami juga kan bingung,” ujarnya.

    Bagi Fredy, persoalan tersebut bukan sekadar menyangkut tempat usaha maupun bangunan yang selama ini ditempati. Kawasan Jalan Stasiun memiliki ikatan sejarah yang kuat dengan keluarganya.

    Ia menyebut keluarganya telah tinggal di kawasan tersebut sejak masa kolonial Belanda. Kini, keberadaan keluarganya di kawasan itu telah memasuki generasi kelima.

    Deretan bangunan berarsitektur kolonial tersebut juga menjadi bagian dari karakter kawasan sekitar Stasiun Kediri yang menyimpan jejak sejarah perkembangan kota. Karena itu, rencana penataan kawasan membuat keluarga Fredy merasa kehilangan salah satu bagian penting dari perjalanan mereka.

    Meski demikian, Fredy menegaskan tidak menolak rencana pemerintah untuk menata kawasan Jalan Stasiun. Ia memahami kebutuhan penataan kota, terutama untuk menyediakan kawasan parkir dan pusat kuliner yang lebih tertata.

    Namun, ia berharap pemerintah juga memberikan kepastian mengenai masa depan bangunan-bangunan lama tersebut serta mempertimbangkan nilai sejarah yang melekat di dalamnya.

    “Sebenarnya harapan kami ya, ya memang mungkin pemerintah baik ya gitu loh tujuannya untuk bagaimana lahan parkir tertata rapi, tapi ya bagi kami kalau tempat ini sangat penting gitu loh. Bukan masalah apa, tapi storynya itu lho. Itu yang bikin kami satu keluarga itu kena shock semua juga. Kalau masalah lain-lainnya sih ya Kami sudah pasrah juga gitu lho,” pungkasnya.

    Bagi penghuni yang telah menempati kawasan tersebut selama puluhan tahun, rencana pembangunan bukan hanya berarti berpindah dari sebuah bangunan. Ada cerita keluarga, aktivitas usaha, serta jejak sejarah kawasan Jalan Stasiun yang ikut dipertaruhkan.

    Karena itu, kepastian mengenai penanganan bangunan bersejarah menjadi hal yang dinantikan para penghuni sebelum proses pengosongan dilakukan. [nik/ang]

    Bangunan Bersejarah Kediri Berita Kediri Jalan Stasiun Kediri Optik Tjiang
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleDishub Kota Kediri Alihkan Kendaraan Selama Proyek Crossing Drainase di Panglima Sudirman

    Info Lainnya

    Dishub Kota Kediri Alihkan Kendaraan Selama Proyek Crossing Drainase di Panglima Sudirman

    7 Agustus 2026 - 18:18

    Demi Fokus Latihan, 75 Paskibraka Kabupaten Kediri Jalani Karantina Tanpa Gadget

    7 Agustus 2026 - 18:13

    Persik Kediri Resmi Gaet Bek Korea Selatan Park Jun Heong, Perkuat Tembok Pertahanan Macan Putih

    6 Agustus 2026 - 19:56

    Api Lahap Rumpun Bambu di Gedangsewu Pare, Respons Cepat Damkar Cegah Merembet ke Permukiman

    6 Agustus 2026 - 19:53

    Tak Sekadar Meriahkan HUT RI, Lomba Catur PHBN Pare Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda

    6 Agustus 2026 - 19:51

    PHBN Kecamatan Pare Dimulai, Lomba Gerak Jalan Siswa SD Semarakkan HUT RI Ke-81

    6 Agustus 2026 - 12:42
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Kisah Lima Generasi di Jalan Stasiun Kediri Terancam Berakhir, Penghuni Harap Bangunan Bersejarah Tetap Terjaga

    7 Agustus 2026 - 18:29

    Dishub Kota Kediri Alihkan Kendaraan Selama Proyek Crossing Drainase di Panglima Sudirman

    7 Agustus 2026 - 18:18

    Demi Fokus Latihan, 75 Paskibraka Kabupaten Kediri Jalani Karantina Tanpa Gadget

    7 Agustus 2026 - 18:13

    Persik Kediri Resmi Gaet Bek Korea Selatan Park Jun Heong, Perkuat Tembok Pertahanan Macan Putih

    6 Agustus 2026 - 19:56

    Api Lahap Rumpun Bambu di Gedangsewu Pare, Respons Cepat Damkar Cegah Merembet ke Permukiman

    6 Agustus 2026 - 19:53
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.