Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    BMKG Prediksi Angin Kencang Masih Berlanjut di Kediri, Warga Diminta Waspada

    9 September 2026 - 18:56

    Tekuni Ju-Jitsu Sejak 2024, Rey Kini Bidik Medali Emas Porprov 2029

    9 September 2026 - 18:50

    Tak Ingin Desa Dipimpin PJ, Pilkades Kediri 2026 Didesak Segera Jalan

    9 September 2026 - 09:15
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»Olahraga»Tekuni Ju-Jitsu Sejak 2024, Rey Kini Bidik Medali Emas Porprov 2029

    Tekuni Ju-Jitsu Sejak 2024, Rey Kini Bidik Medali Emas Porprov 2029

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti Olahraga 9 September 2026 - 18:50
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Atlet Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Abner Reynard Rindakan
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Usia muda bukan menjadi halangan bagi Abner Reynard Rindakan untuk menorehkan prestasi di dunia seni bela diri asal Jepang. Remaja 14 tahun yang akrab disapa Rey itu berhasil mengumpulkan tiga medali emas dan tiga medali perak sejak bergabungnya ke olahraga Ju-Jitsu pada akhir tahun 2024.

    Bagi Rey, olahraga bela diri tersebut bukan hanya untuk mengejar prestasi, tetapi juga sebagai salah satu bentuk usaha untuk membanggakan kedua orang tuanya.

    Selain itu, Ju-jitsu memiliki daya tarik tersendiri. Menurutnya, olahraga bela diri ini tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, strategi, kelincahan, ketenangan, dan kemampuan membaca situasi menjadi bagian penting dalam menghadapi lawan.

    Banner Promo

    “Yang menarik dari jujitsu bagi saya adalah tekniknya yang mengandalkan strategi dan kelincahan, bukan hanya kekuatan. Melalui jujitsu saya belajar disiplin, percaya diri, dan pantang menyerah,” terang remaja yang kini duduk di bangku kelas 9 itu, Rabu (9/9/2026).

    Selama menekuni Ju-Jitsu, Rey telah mengikuti sejumlah pertandingan. Ia mengungkapan, salah satu tantangan terbesar yang pernah dihadapinya adalah ketika berada dalam posisi tertekan dan dikunci oleh lawan.

    “Jujur paling susah pas di bawah, terus dikunci sama lawan. Nafas udah kehabisan, otak blank. Tapi saya maksa buat diem dulu, tarik nafas, baru cari jalan buat lepas. Capek sih, tapi seru,” ungkapnya.

    Perjuangan tersebut perlahan membuahkan hasil. Pada KJMO (Kejuaraan Ju-Jitsu Mojokerto Open) 2024, Rey berhasil meraih medali perak. Prestasinya kemudian berlanjut pada berbagai kejuaraan pada 2026.

    Di Ngawi Championship 2026, Rey sukses membawa pulang satu medali emas dan satu medali perak. Sementara itu, pada KEJURDA Gresik 2026, ia berhasil meraih dua medali emas. Sebelumnya, pada ajang kejuaraan tahun 2026 lainnya, Rey juga mencatatkan prestasi dengan meraih dua medali perak.

    Dari seluruh pertandingan yang pernah diikutinya, Rey menilai Kejuaraan Piala Gubernur Jawa Timur 2026 yang digelar di Wahana Ekspresi Poesponegoro, Gresik, pada 29-30 Agustus 2026 lalu sebagai salah satu pengalaman paling sulit.

    Menurutnya, tingkat persaingan pada pertandingan tersebut lebih tinggi dibandingkan kejuaraan sebelumnya. Ia juga menghadapi lawan-lawan yang mayoritas berasal dari Surabaya.

    Meski menghadapi lawan yang semakin tangguh, Rey tidak menjadikan kekalahan atau kesulitan sebagai alasan untuk berhenti. Baginya, kunci keberhasilan seorang atlet adalah disiplin dan kemauan untuk terus belajar dari kesalahan.

    “Menurut saya kunci keberhasilan itu disiplin dan mau belajar dari kesalahan. Latian rutin, dengerin pelatih, terus kalau posisi kalah tidak mudah menyerah, dan jangan lupa berdoa,” ujarnya.

    Ke depan, lanjut Rey, ia bertekad melakukan evaluasi terhadap kekurangan yang masih dimilikinya. Ia ingin meningkatkan kualitas latihan dan mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan dengan level yang lebih tinggi.

    Target besarnya adalah bisa tampil pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2029 dan meraih medali emas.

    “Harapan saya bisa main di Porprov 2029 dan dapat medali emas,” tandasnya. [nik/ang]

    Abner Reynard Rindakan Berita Kediri JuJitsu Kediri KONI Kabupaten Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleTak Ingin Desa Dipimpin PJ, Pilkades Kediri 2026 Didesak Segera Jalan
    Next Article BMKG Prediksi Angin Kencang Masih Berlanjut di Kediri, Warga Diminta Waspada

    Info Lainnya

    BMKG Prediksi Angin Kencang Masih Berlanjut di Kediri, Warga Diminta Waspada

    9 September 2026 - 18:56

    Kasus HIV di Kediri Capai 170 hingga Juli, Usia 25-40 Mendominasi

    9 September 2026 - 09:10

    Pedagang Pasang Banner Penolakan, Perumda Pasar Joyoboyo Ungkap Polemik Tarif Pasar Pahing

    8 September 2026 - 20:09

    Sidang Pencabulan Santri di Kediri Digelar Tiga Agenda Langsung, Enam Saksi Dihadirkan

    8 September 2026 - 20:05

    Pil Double L Bisa Berujung Pidana? Begini Perspektif Hukum Pidana Indonesia

    8 September 2026 - 11:59

    Wali Kota Kediri Serahkan Mesin Cetak KTP ke 46 Kelurahan, Percepat Layanan Administrasi Kependudukan

    7 September 2026 - 20:20
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    BMKG Prediksi Angin Kencang Masih Berlanjut di Kediri, Warga Diminta Waspada

    9 September 2026 - 18:56

    Tekuni Ju-Jitsu Sejak 2024, Rey Kini Bidik Medali Emas Porprov 2029

    9 September 2026 - 18:50

    Tak Ingin Desa Dipimpin PJ, Pilkades Kediri 2026 Didesak Segera Jalan

    9 September 2026 - 09:15

    Kasus HIV di Kediri Capai 170 hingga Juli, Usia 25-40 Mendominasi

    9 September 2026 - 09:10

    Pedagang Pasang Banner Penolakan, Perumda Pasar Joyoboyo Ungkap Polemik Tarif Pasar Pahing

    8 September 2026 - 20:09
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.