Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Mulai November, Pembayaran Jasa Pelayanan Pasar di Kota Kediri Ditargetkan Berbasis Digital

    27 Oktober 2026 - 21:46

    Dua Warga Terpeleset, Damkar Kediri Bergerak Bersihkan Tumpahan Limbah Blotong

    27 Oktober 2026 - 21:41

    Truk Box Diduga Ngeblong saat Lalu Lintas Padat, Berujung Terguling di Ngasem Kediri

    27 Oktober 2026 - 21:36
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»BMKG Prediksi Angin Kencang Masih Berlanjut di Kediri, Warga Diminta Waspada

    BMKG Prediksi Angin Kencang Masih Berlanjut di Kediri, Warga Diminta Waspada

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 9 September 2026 - 18:56
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Warga Kabupaten Kediri diminta waspada angin kencang
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Warga Kabupaten Kediri diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul angin kencang yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri menyebut, kondisi tersebut masih berpotensi terjadi hingga satu pekan ke depan.

    Ketua Tim Data dan Informasi Publik BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri, Satria Kridha Nugraha, mengatakan peningkatan kecepatan angin dipengaruhi oleh sejumlah faktor atmosfer.

    “Betul mba memang kecepatan angin beberapa hari ini cukup kencang,” katanya.

    Banner Promo

    Satria menjelaskan, salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah fenomena El Nino. Kondisi ini turut memperkuat aliran massa udara atau angin dari wilayah selatan menuju utara.

    Selain itu, Monsun Australia saat ini disebut masih aktif. Kemudian, tingginya tekanan udara di wilayah Australia juga berpengaruh terhadap peningkatan kecepatan angin yang terjadi di wilayah Jawa.

    “Untuk sementara satu minggu ini masih ada potensi angin kencangnya,” ujarnya.

    Meski begitu, Satria menegaskan, kondisi tersebut tidak termasuk pada masa peralihan antara musim kemarau dan musim hujan.

    “Masa peralihan biasanya angin kencang nya tidak konstan seperti sekarang kak, biasanya pagi – siang cerah angin teduh, sore mendung + hujan disertai angin kencang,” terangnya.

    Sementara berdasarkan pantauan BMKG, bulan September ini masih belum ada tanda-tanda masa peralihan. Musim hujan diprediksi akan berlangsung pada bulan November mendatang.

    “Jika dilihat dari prakiraan curah hujan bulanan dari stasiun klimatologi jawa timur, curah hujan hingga oktober masih dalam kategori rendah, november mulai naik ke menengah namun belum merata, artinya september ini di wilayah karisedenan kediri belum ada indikasi memasuki masa peralihan,” tuturnya.

    Menurut Satria, tingkat kecepatan angin berbeda-beda tergantung karakteristik wilayah. Untuk kawasan terbuka, kecepatan angin maksimum dapat mencapai 15 hingga 20 knot.

    Sedangkan di kawasan permukiman atau area dengan banyak bangunan tinggi, kecepatannya berada di kisaran 10 hingga 15 knot. Kondisi angin kencang tersebut juga mulai menimbulkan sejumlah dampak di wilayah Kabupaten Kediri.

    Karena itu, selama masa angin kencang tersebut warga Kabupaten Kediri diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terutama pada pohon atau dahan tumbang, baliho dan papan reklame roboh, serta bagian bangunan atau atap yang kurang kokoh.

    Bagi pengendara, khususnya kendaraan roda dua, juga perlu lebih berhati-hati karena hembusan angin yang kuat dapat mengganggu keseimbangan saat berkendara.

    Masyarakat juga disarankan tidak berteduh atau beraktivitas terlalu lama di bawah pohon besar, baliho, maupun bangunan yang kondisinya kurang kuat ketika angin sedang kencang.

    “Tetap pantau informasi dan peringatan dini cuaca dari BMKG melalui kanal resmi dan aplikasi Info BMKG,” imbau Satria.

    Imbauan serupa juga disampaikan BPBD Kabupaten Kediri. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri Ariyanto mengatakan dalam kurun waktu beberapa hari terakhir pihaknya telah mendapat tiga laporan pohon tumbang.

    “Sudah ada beberapa laporan pohon tumbang di wilayah Paron, Plemahan ( Bogo), Ngasem dekat SMPN 1 NGASEM,” terangnya.

    BPBD Kabupaten Kediri pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang ditandai dengan angin kencang.

    Menurut Ariyanto, kondisi tersebut berpotensi menyebabkan pohon tumbang, kerusakan bangunan, hingga gangguan terhadap arus lalu lintas.

    Dengan potensi angin kencang yang masih dapat terjadi dalam sepekan ke depan, masyarakat di Kediri diharapkan tidak mengabaikan kondisi cuaca dan segera mengambil langkah aman ketika angin mulai bertiup kencang. [nik/ang]

    Angin Kencang Kediri Berita Kediri BMKG Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleTekuni Ju-Jitsu Sejak 2024, Rey Kini Bidik Medali Emas Porprov 2029
    Next Article Panen Mangga Berujung Kebakaran, 2 Hektare Lahan Dekat Bandara Dhoho Kediri Hangus

    Info Lainnya

    Mulai November, Pembayaran Jasa Pelayanan Pasar di Kota Kediri Ditargetkan Berbasis Digital

    27 Oktober 2026 - 21:46

    Dua Warga Terpeleset, Damkar Kediri Bergerak Bersihkan Tumpahan Limbah Blotong

    27 Oktober 2026 - 21:41

    Truk Box Diduga Ngeblong saat Lalu Lintas Padat, Berujung Terguling di Ngasem Kediri

    27 Oktober 2026 - 21:36

    6.245 Penerima Bansos Kediri Terdampak Dugaan Afiliasi Judol, Dinsos Ungkap Kendala Sanggahan

    26 Oktober 2026 - 21:36

    FKG Universitas Kadiri dan FKG UGM Kolaborasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat: Kaji Buah Bit Sebagai Bahan Pendeteksi Plak Gigi

    26 Oktober 2026 - 21:32

    96 Personel Dikerahkan, Polres Kediri Sasar Pelanggaran Lalu Lintas hingga Keselamatan Pelajar

    26 Oktober 2026 - 21:15
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Mulai November, Pembayaran Jasa Pelayanan Pasar di Kota Kediri Ditargetkan Berbasis Digital

    27 Oktober 2026 - 21:46

    Dua Warga Terpeleset, Damkar Kediri Bergerak Bersihkan Tumpahan Limbah Blotong

    27 Oktober 2026 - 21:41

    Truk Box Diduga Ngeblong saat Lalu Lintas Padat, Berujung Terguling di Ngasem Kediri

    27 Oktober 2026 - 21:36

    6.245 Penerima Bansos Kediri Terdampak Dugaan Afiliasi Judol, Dinsos Ungkap Kendala Sanggahan

    26 Oktober 2026 - 21:36

    FKG Universitas Kadiri dan FKG UGM Kolaborasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat: Kaji Buah Bit Sebagai Bahan Pendeteksi Plak Gigi

    26 Oktober 2026 - 21:32
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.