Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Angin Kencang Picu Dua Kebakaran di Kediri, Lahan Tebu hingga Area RWS Terbakar

    14 September 2026 - 18:20

    Jaga Ketahanan Pangan, Polsek Kandat Dampingi Peternak Ayam di Desa Karangrejo

    14 September 2026 - 18:14

    Semarak Maulid Nabi, 400 Anak Yatim di Kota Kediri Terima Santunan Rp200 Ribu

    14 September 2026 - 18:06
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Empat Warga Bujel Kediri Jadi Penumpang KMP Virgo Transport 8, Masih dalam Pencarian

    Empat Warga Bujel Kediri Jadi Penumpang KMP Virgo Transport 8, Masih dalam Pencarian

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 14 September 2026 - 16:56
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Empat warga Bujel Kota Kediri menjadi penumpang KMP Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Kabar duka menyelimuti keluarga di Kelurahan Bujel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Empat warga setempat diketahui menjadi penumpang KMP Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa, sekitar perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026) dini hari.

    Keempatnya merupakan satu keluarga, yakni Winarsih (48), Ermanto (41), Amelia Elsa Mahera (16), dan Kayla Ermania Rizky (6).

    Lurah Kelurahan Lurah Kelurahan Bujel Kota Kediri I Wayan Yudiana, menyampaikan, hingga Senin (14/9/2026), mereka masih dalam pencarian. Keberadaan keempat warga tersebut masih dalam pencarian.

    Banner Promo

    “Informasi tadi yang ada keluarga yang sempat WA ke yang WA yang di Surabaya belum ada ditemukan lagi. Masih proses pencarian seperti itu,” katanya saat dikonfirmasi.

    Lebih jauh Wayan menuturkan, informasi tersebut pertama kali diketahui setelah tim identifikasi Polres Kediri Kota mendatangi rumah keluarga Winarsih pada Minggu malam sekitar pukul 21.00 WIB.

    “Jadi kemarin malam mungkin sekitar jam 21.00 WIB Nggih. Itu tim Polres Kediri Kota mendatangi pihak keluarga korban dan mengatakan bahwa kapal Virgo tenggelam dan salah satu keluarga eh tersebut atas nama Winarsih itu masuk dalam manifes yang ada di kapal tersebut beserta suaminya dan dua orang anaknya,” terangnya.

    Menurut Wayan, Winarsih bersama suami dan kedua anaknya diketahui berangkat dari Kediri menuju Banjarmasin pada Jumat (11/9/2026).

    Kepergian satu keluarga tersebut bukan sekadar perjalanan biasa. Mereka hendak menemui seorang teman Winarsih yang sebelumnya pernah bekerja bersamanya sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri.

    Keluarga tersebut juga berencana menjajaki kemungkinan untuk merantau dan mencari penghidupan di Banjarmasin.

    “Ini mungkin untuk semacam penjajakan seperti itu karena saat ini mungkin beliau merasa usahanya di Kediri yang begitu lancar seperti itu. Terus ada kesempatan atau tawaran dari temannya untuk mencoba mengadu nasib di Banjarmasin seperti itu,” jelasnya.

    Wayan melanjutkan, selama tinggal di Kelurahan Bujel, Winarsih bersama suaminya diketahui menjalankan usaha berjualan makanan menggunakan rombong.

    Di lingkungan tempat tinggalnya, Winarsih dikenal sebagai sosok yang pekerja keras dan aktif mengikuti berbagai kegiatan warga, baik di tingkat RT maupun RT. Bahkan, beberapa waktu lalu ia masih mengikuti kegiatan dan perlombaan dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan RI di lingkungan tempat tinggalnya.

    “Rajin kok beliaunya. Ikut 17-an kemarin lomba-lomba di RT, ya. Rajin ya tipe pekerja keras sampai kerja luar negeri seperti itu kan ya tipe pekerja keras, Mbak ini,” katanya.

    Rumah keluarga Winarsih sendiri berada di Jalan Suparjan Mangun Wijaya Nomor 114, Kelurahan Bujel. Rumah tersebut kini tampak sepi. Sementara sebagian anggota keluarga telah berangkat menuju Surabaya untuk menunggu perkembangan proses pencarian.

    Sebelum akhirnya tidak lagi memberikan kabar, keluarga Winarsih disebut masih sempat berkomunikasi dengan pihak keluarga pada Sabtu malam.

    “Malam Minggu kalau enggak salah, masih sempat kontak. Tapi mengatakan kalau di perjalanan itu kena badai seperti itu. Kena apa ombaknya besar seperti itu,” katanya.

    Sekitar pukul 02.00 WIB, atau menjelang subuh, lanjutnya, keluarga tidak lagi mendapatkan kabar mengenai keberadaan mereka.

    Saat ini Kakak Winarsih bersama sejumlah anggota keluarga telah berangkat menuju Pelabuhan Tanjung Perak dengan membawa dokumen yang diminta tim identifikasi, di antaranya berupa ijazah milik orang tua maupun anak-anak, serta foto keluarga. Data tersebut nantinya digunakan sebagai bahan pembanding apabila dalam proses pencarian ditemukan korban.

    “Sementara untuk tes DNA belum dilakukan karena harapannya mungkin dalam waktu dekat ini eh semua jenazah bisa ditemukan. Nah, kalau misalnya nanti dalam apa? waktu yang agak lama jenazahnya baru ditemukan, kemungkinan kan secara fisik tidak utuh lagi. Nanti itu baru dilakukan tes DNA. Demikian yang disampaikan dari tim identifikasi,” imbuh Wayan.

    Keluarga dan warga Kelurahan Bujel berharap Winarsih, Ermanto, Amelia, dan Kayla segera ditemukan dalam kondisi selamat.

    “Harapan kita semua semoga keluarga Bu Winarsih bisa ditemukan dalam keadaan selamat,” tandas Wayan. [nik/ang]

    Berita Kediri Kota Kediri Penumpang KMP VIrgo Transport 8
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleWisata Air Panas Gunung Kelud Bakal Dihidupkan Lagi, Pemkab Kediri Kejar Target Akhir Tahun
    Next Article Semarak Maulid Nabi, 400 Anak Yatim di Kota Kediri Terima Santunan Rp200 Ribu

    Info Lainnya

    Angin Kencang Picu Dua Kebakaran di Kediri, Lahan Tebu hingga Area RWS Terbakar

    14 September 2026 - 18:20

    Jaga Ketahanan Pangan, Polsek Kandat Dampingi Peternak Ayam di Desa Karangrejo

    14 September 2026 - 18:14

    Semarak Maulid Nabi, 400 Anak Yatim di Kota Kediri Terima Santunan Rp200 Ribu

    14 September 2026 - 18:06

    Wisata Air Panas Gunung Kelud Bakal Dihidupkan Lagi, Pemkab Kediri Kejar Target Akhir Tahun

    12 September 2026 - 19:34

    Kemarau Bikin Petani Kediri Urung Tanam, Biaya Pengairan Jadi Kendala

    12 September 2026 - 19:29

    BRI Kediri melalui YBM BRILiaN Dampingi 20 Keluarga Mustahik, Perkuat Spiritual dan Kemandirian Finansial

    12 September 2026 - 19:11
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Angin Kencang Picu Dua Kebakaran di Kediri, Lahan Tebu hingga Area RWS Terbakar

    14 September 2026 - 18:20

    Jaga Ketahanan Pangan, Polsek Kandat Dampingi Peternak Ayam di Desa Karangrejo

    14 September 2026 - 18:14

    Semarak Maulid Nabi, 400 Anak Yatim di Kota Kediri Terima Santunan Rp200 Ribu

    14 September 2026 - 18:06

    Empat Warga Bujel Kediri Jadi Penumpang KMP Virgo Transport 8, Masih dalam Pencarian

    14 September 2026 - 16:56

    Wisata Air Panas Gunung Kelud Bakal Dihidupkan Lagi, Pemkab Kediri Kejar Target Akhir Tahun

    12 September 2026 - 19:34
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.