Kediri (tahukediri.id) – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri Kediri kembali menyiapkan program Balik Gratis bagi warga yang bekerja di Jakarta.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri, Nizam Subekhi melalui Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dishub Kabupaten Kediri, Surani, mengatakan bahwa tahun ini Pemkab Kediri kembali mengadakan fasilitas Balik Gratis. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat kembali ke tempat kerja dengan aman dan nyaman setelah merayakan Lebaran di kampung halaman.
“Kalau di Kabupaten Kediri nanti melalui Dinas Perhubungan, yang kita adakan adalah balik gratis. Kalau mudik gratis tidak ada, karena harus mengikut dari sana ya,” ujarnya.
Pendaftaran program balik gratis akan dibuka mulai hari ini, Sabtu 14 Maret 2026 sampai dengan kuota terpenuhi. Masyarakat dapat melakukan pendaftaran secara online melalui balikgratis.kedirikab.go.id, kemudian data yang masuk akan diverifikasi secara manual oleh petugas.
Menurut Surani, langkah verifikasi manual ini dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan pendaftaran oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, seperti praktik percaloan.
“Maka dari itu nanti setelah daftar online,
kita hubungi harus kesini melamparkan foto KTP-nya. Atau KTP-nya. Biar tidak digantikan atau digunakan orang lain. Takutnya setelah daftar online, sudah waktunya, yang lain tidak bisa masuk, dia tidak jadi,” jelasnya.
Arus balik gratis sendiri dijadwalkan pada 24 Maret 2026 dengan tujuan langsung menuju Taman Mini Indonesia Indah-Jakarta. Pemerintah daerah menyiapkan dua armada bus AC seat 2-2 dengan total kuota 100 orang, di mana setiap bus memiliki kapasitas sekitar 50 penumpang. Pemberangkatan dari Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri
Surani menjelaskan, jumlah armada dan kuota tahun ini tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya. Program ini sendiri telah memasuki tahun ketiga pelaksanaannya.
“Untuk jumlahnya, ini kita tetap. Ini tahun ketiga kita melaksanakan. Ini yang tahun kemarin juga 2 bus, yang ini juga 2 bus. Karena efisiensi ini, tapi kita tetap minta untuk bisa diadakan,” terangnya.
Pihaknya berharap agar seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan balik dapat mengutamakan keselamatan selama di perjalanan.
Ia juga mengimbau khususnya kepada para pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua agar mempersiapkan kendaraan dengan baik, memahami titik-titik rawan kemacetan, serta tidak membawa muatan atau penumpang melebihi kapasitas.
‘Himbawan kita, jangan sampai nanti kalau mudik gratis itu nanti menggunakan fasilitas yang sepertinya itu pribadi, yang roda dua itu, yang melebihi kapasitas. Dalam artian menambah dengan boncengannya di belakangnya itu kan, melebihi kapasitas di off-road nanti,” pungkasnya. [nik/ang]

