Kediri (tahukediri.id) – Pemerintah Kota Kediri memasang Early Warning System (EWS) banjir di Kelurahan Bujel sebagai langkah mitigasi berbasis pengalaman dan catatan banjir masa lalu. Alat peringatan dini ini dipasang di kawasan Sungai Kedak, yang selama bertahun-tahun kerap menjadi pemicu genangan hingga banjir di wilayah Ngampel dan Gayam (31/01).
Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri, Joko Arianto, menjelaskan bahwa EWS berfungsi sebagai sistem pendeteksi dini untuk memberikan informasi cepat kepada masyarakat sebelum banjir terjadi. Alat tersebut dilengkapi pengukur ketinggian air yang akan memberikan peringatan ketika debit sungai melewati batas aman.
“EWS itu alat pendeteksi dini banjir. Misalnya ketika Sungai Kedak mencapai ketinggian tiga meter ke atas, sistem akan berbunyi dan kami bisa langsung menginformasikan kepada warga melalui speaker bahwa kondisinya sudah masuk status awas,” kata Joko.
Pemilihan lokasi EWS di Kelurahan Bujel, tepatnya di sisi barat Sungai Kedak, disebut sebagai titik paling strategis. Selain memiliki catatan kejadian banjir berulang, lokasi tersebut juga memungkinkan penyampaian informasi lebih cepat kepada warga yang tinggal di wilayah utara aliran sungai.
“Kalau di Bujel sudah tinggi, masyarakat di bagian utara sungai bisa lebih dulu bersiap. Jadi tidak menunggu air datang,” ujarnya.
Tak hanya mengandalkan alarm, EWS Sungai Kedak juga terintegrasi dengan call center BPBD Kota Kediri. Petugas dapat memantau ketinggian air secara real time dari kantor BPBD, lengkap dengan visualisasi melalui kamera CCTV yang terpasang di lokasi.
“Dari kantor BPBD, kami bisa melihat kondisi sungai, mengetahui ketinggian airnya, bahkan berkomunikasi langsung lewat speaker. Jadi peringatan bisa disampaikan secara cepat dan jelas,” kata Joko.
Menurutnya, keberadaan EWS menjadi bagian dari upaya menggeser penanganan banjir dari pendekatan reaktif ke preventif. Dengan informasi yang datang lebih awal, masyarakat diharapkan memiliki waktu untuk melakukan antisipasi, mulai dari mengamankan barang hingga bersiap jika diperlukan evakuasi.
BPBD Kota Kediri menilai pemasangan EWS ini sebagai langkah awal penguatan sistem mitigasi banjir, khususnya di kawasan rawan luapan sungai. Ke depan, evaluasi akan terus dilakukan untuk memastikan alat berfungsi optimal dan benar-benar memberikan manfaat bagi keselamatan warga. [tan/ang]

