Kediri (tahukediri.id) – Prestasi olahraga Kabupaten Kediri terus menunjukkan tren positif. Pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025, peringkat Kabupaten Kediri melonjak signifikan dari posisi 22 pada 2023 menjadi peringkat 11 saat ini.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyampaikan, kenaikan 11 peringkat tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan atlet dan sinergi seluruh cabang olahraga (cabor). Salah satu penyumbang medali terbesar berasal dari Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi).
“Alhamdulillah dari tahun 2023, kita ada di peringkat 22. Hari ini ada kenaikan sampai dengan di peringkat 11 Jawa Timur. Artinya naik 11 peringkat ,” katanya pada agenda Penyerahan Reward dan pembubaran kontingen Kabupaten Kediri Porprov IX Jawa Timur Tahun 2025 di Graha Lila Semesta, Selasa (23/11).
Dengan peningkatan prestasi tersebut, Mas Dhito, sapaan akrab Bupati Kediri berharap agar Kabupaten Kediri bisa target masuk lima besar pada Porprov 2027 nanti, agar pada Porprov 2029 Kediri bisa menjadi tuan rumah.
“Harapannya nanti di 2027 di Porprov Jawa Timur, seluruh cabor termasuk Fordasi dan tadi Tarung Derajat dan sebagainya, bisa menyumbang medali lebih banyak, karena target kita 2027 itu lima besar agar apa? Agar nanti di 2029 di saat kita bisa ambil Porprov,” ujarnya.
Mas Dhito menambahkan, pihaknya juga aka berkomunikasi dengan daerah lain seperti Blitar, Tulungagung, Trenggalek dan Kota Kediri sendiri. “Saya harus komunikasi dengan Blitar, atau mungkin dengan Tulungagung, atau mungkin dengan Trenggalek, atau mungkin dengan Kota Kediri,” imbuhnya.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kabupaten Kediri telah menyiapkan total reward sebesar Rp2 miliar lebih Rp407 juta bagi para atlet berprestasi. Mas Dhito menegaskan, nominal tersebut merupakan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung dunia olahraga.
Adapun besaran reward bagi atlet perorangan yakni medali emas Rp30 juta, perak Rp15 juta, dan perunggu Rp10 juta. Untuk nomor beregu, penyesuaian dilakukan berdasarkan poin masing-masing.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Kediri Hakim Rahmadsyah Parnata, menyebutkan, Kabupaten Kediri berhasil mengamankan total 91 medali dengan jumlah atlet hampir 200 orang pada Porprov yang digelar di Malang Raya.
“Alhamdulillah dari Mas Bupati Pemerintah Kabupaten Kediri support secara keseluruhan untuk reward-reward sebagai tanda apresiasi, terima kasih atas kompetisi Porprov yang diselenggarakan di Malang Raya kemarin,” ungkapnya.
Selain atlet Porprov, KONI Kabupaten Kediri juga menghadirkan atlet peraih medali SEA Games sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi generasi muda. Kehadiran atlet nasional tersebut diharapkan mampu membangkitkan semangat dan mental juara atlet-atlet muda daerah.
Sementara untuk menyongsong Porprov 2027, KONI Kabupaten Kediri menegaskan akan menerapkan pola pembinaan jangka panjang mulai 2026, serta menambah beberapa cabor potensial. Fokus pembinaan diarahkan pada atlet asli Kabupaten Kediri agar tidak berpindah ke daerah lain.
“Ya, yang fokus kita kali ini adalah pembinaan atlet-atlet yang dari Kabupaten Kediri sehingga tidak keluar ke daerah lain,” terangnya.
Hakim juga mengungkapkan bahwa pada Porprov 2025 ini beberapa cabor telah mengalami peningkatan, meski ia tak menampik ada beberapa cabor yang perlu ditingkatkan lagi.
“Beberapa cabor ada peningkatan secara hasil prestasi. Jadi kita mungkin ke depannya lebih mengutamakan cabor-cabor yang sifatnya limit atau mungkin terukur seperti renang, terus ada lagi dari atletik, nanti mulai kita apa, lakukan suatu pembinaan lebih khusus lagi,” jelasnya.
Berdasarkan hasil Porprov 2025 kemarin, terdapat tiga cabor yang diunggulan KONI Kabupaten Kediri yakni Pordasi sebagai penyumbang emas terbanyak, Tarung Derajat, dan IBC MMA.
KONI Kabupaten Kediri juga berkomitmen untuk terus berupaya membina cabor-cabor dan atlet-atlet semaksimal mungkin. Kemudian akan berupaya berkoordinasi dengan kepala daerah untuk persiapan Porprov 2029.
“Untuk persiapan 2029, ya kita upayakan nanti koordinasi dengan kepala daerah untuk mempersiapkan itu. Yang jelas kita sebagai KONI akan mempersiapkan semaksimal mungkin untuk cabor-cabor itu kita bina dan atlet-atlet kita,” tandas Hakim. [nik/ang]

