Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Bupati Kediri Janjikan Lanjutkan Insentif Guru Madin di Momen Hari Santri Nasional 2025

    Bupati Kediri Janjikan Lanjutkan Insentif Guru Madin di Momen Hari Santri Nasional 2025

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 22 Oktober 2025 - 15:07
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Pemerintah Kabupaten Kediri memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025 dengan menggelar apel besar di lapangan Stadion Canda Bhirawa, Rabu (22/10/2025).

    Dalam upacara yang dihadiri ribuan santri, para kiai, dan unsur pimpinan daerah itu, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperhatikan kesejahteraan guru madrasah diniyah (Madin) dan pengembangan pondok pesantren.

    Dalam sambutannya, Mas Dhito mengisahkan pengalaman pribadinya saat berkunjung ke salah satu pondok pesantren di Kediri. Ia mengaku menerima sebuah amplop dari pengurus pondok yang berisi uang Rp50.000.

    “Biasanya kan kita yang memberi, tapi waktu itu saya diberi amplop. Pas saya buka di rumah, ternyata isinya uang Rp50.000,” ujarnya.

    Merasa heran, Bupati Kediri muda itu kemudian menanyakan maksud pemberian tersebut kepada pengurus pondok. “Saya tanya, ‘Gus, ini untuk apa?’ Lalu dijawab, ‘Itu pendapatan maksimal guru ngaji dan para pengajar di pondok-pondok, kecuali yang sudah senior,’” tutur Mas Dhito.

    Kisah tersebut menggambarkan kondisi kesejahteraan para guru Madin dan pengajar pesantren yang masih perlu perhatian lebih. Oleh karena itu, Mas Dhito menegaskan bahwa program insentif bagi guru Madin yang telah berjalan sejak 2023 akan terus dilanjutkan dan ditingkatkan, bersamaan dengan program perbaikan fasilitas bagi pondok-pondok yang sedang berkembang.

    “Kami ada dua program utama yang akan terus kami tinjau. Pertama, insentif untuk guru Madin. Kedua, perbaikan terhadap pondok pesantren yang sedang tumbuh,” tegasnya di hadapan para santri.

    Acara peringatan HSN 2025 di Kediri tersebut juga dihadiri oleh unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para kiai dan masyayikh, serta ratusan ribu santri dari berbagai wilayah di Kabupaten Kediri.

    Dalam kesempatan itu, Mas Dhito juga menyampaikan ucapan selamat Hari Santri kepada seluruh peserta dan mengajak mereka meneladani semangat jihad keilmuan dan nasionalisme yang diwariskan oleh KH. Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama.

    “Selaku Bupati Kediri, saya mengucapkan selamat Hari Santri 2025. Semoga seluruh santri dan pondok pesantren di Kabupaten Kediri senantiasa diberkahi dan dijaga oleh Allah SWT,” tutupnya.

    Peringatan Hari Santri Nasional di Kediri tahun ini tidak hanya menjadi ajang refleksi sejarah, tetapi juga momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan pesantren dalam membangun peradaban ilmu dan kesejahteraan umat di era digital. ***

    Reporter : Nanik Dwi Jayanti

    Hari Santri Insentif Guru Madin Mas Dhito
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleDorong Percepatan Sertifikasi SLHS, Satgas SPPG Kabupaten Kediri Gencar Bina Keamanan Pangan
    Next Article Kejari Kabupaten Kediri Banding atas Vonis 3 Tahun Terdakwa Korupsi Jual Beli Tanah PTPN X

    Info Lainnya

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25

    Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Pemkab Kediri Intensifkan Edukasi Anti-Bullying di Sekolah

    16 Juli 2026 - 20:26
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.