Kediri (tahukediri.id) – Hujan deras disertai angin kencang terjadi di wilayah Kabupaten maupun Kota Kediri, Sabtu (28/3/2026). Akibatnya, sejumlah peristiwa pohon tumbang hingga longsor di sejumlah titik.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri, dua pohon tumbang terjadi di Kecamatan Ngasem dan Ngadiluwih. Tak ada korban dalam peristiwa ini.
Sementara di Kecamatan Semen tepatnya di Dusun Getuk, Desa Pagung serta Kecamatan Mojo, Desa Candilung dan Desa Blimbing mengalami tanah longsor.
“Hujan yang melanda wilayah Kabupaten kediri dengan durasi lebih dari 1 jam, mengakibatkan Tanah Longsor di Dusun Getuk Desa Pagung Kecamatan Semen, Dusun Gedangan Kecamatan Mojo dan Dusun Candilung Desa Blimbing Kecamatan Mojo,” terang Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kediri Stefanus Djoko Sukrisno, Minggu (29/3/2026).
Lebih lanjut, Djoko menjelaskan tanah longsor yang terjadi di Desa Gedangan, Kecamatan Mojo menimpa sejumlah rumah dan menutup drainase.
“Tanak Longsor menimpa Rumah dan menutup Drainase(Gorong-gorong) hingga air masuk ke dalam rumah warga,” jelasnya.
Sedangkan di Desa Blimbing, tanah Longsor yang menimpa bangunan bagian dapur mengakibatkan tembok jebol terdampak material tanah longsor.
Serupa di Desa Blimbing, di Dusun Getuk, Desa Pagung, Kecamatan Semen juga mengalami kerusakan pada tembok dapur akibat material tanah longsor.
“Kejadiannya sore mbak sekitar jam 17.00 WIB, itu batu pertama dulu yang jatuh habis itu disusul tanah,” kata Jarno pemilik rumah yang terdampak longsor di Dusun Getuk.
Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun sejumlah perabot rumah seperti meja, kursi, rak hingga peralatan dapur mengalami kerusakan.
“Untuk Penanganan, BPBD Kabupaten Kediri akan Berkoordinasi lebih lanjut dengan Dinas PERKIM dan Dinas PUPR,” jelas Djoko.
Sementara wilayah Kota Kediri hujan deras yang disertai angin kencang mengakibatkan pohon tumbang di beberapa titik.
Informasi yang dihimpun, BPBD Kota Kediri mencatat setidaknya terdapat 18 titik pohon dan dahan tumbang yang tersebar di wilayah Kecamatan Kota Kediri, Mojoroto, dan Pesantren. Kejadian ini sempat menyebabkan gangguan arus lalu lintas dan pemadaman listrik di beberapa lokasi serta jatuhnya korban akibat tertimpa pohon yang kini telah mendapat perawatan medis.
Selain itu, hujan deras dan angin kencang di Kota Kediri juga mengakibatkan satu warung roboh dan satu rumah mengalami kerusakan parah di Kelurahan Kaliombo.
Dibantu Relawan Suket Teki Nusantara (RSTN), rumah yang diketahui milik Bambang telah dibersihkan dari sisa-sisa puing reruntuhan.
BPBD Kediri menghimbau agar masyarakat selalu berhati-hati terhadap cuaca ekstrem dan bagi pihak desa diharapkan dapat memberikan edukasi serta sosialisasi pada masyarakat akan potensi tanah longsor terlebih di daerah rawan longsor.
“Pihak Desa diharapkan dapat memberikan edukasi dan sosialisasi kepada Masyarakat Akan potensi Tanah Longsor bila Rumah Dekat dengan area rawan bencana Tanah Longsor,” tandas BPBD Kabupaten Kediri. [nik/ang]

