Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Dari Konter Sembako Jadi Agen BRILink, Rere Cell Andalan Transaksi Keuangan Warga Ngronggot Nganjuk

    Dari Konter Sembako Jadi Agen BRILink, Rere Cell Andalan Transaksi Keuangan Warga Ngronggot Nganjuk

    Mohamad EdyMohamad Edy News 30 Agustus 2026 - 20:02
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Rere Cell milik Ririn Rahmawati di Dusun Dingin, Desa Ngronggot, Nganjuk, bertransformasi dari usaha toko sembako menjadi Agen BRILink andalan warga sejak 2016.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Nganjuk (tahukediri.id) – Berawal dari usaha kecil yang memadukan toko sembako dengan konter HP dan pulsa, Ririn Rahmawati kini menjadi salah satu penggerak akses layanan keuangan bagi warga Dusun Dingin, Desa Ngronggot, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, melalui Rere Cell.

    Rere Cell tidak hanya melayani penjualan pulsa, tetapi juga berkembang menjadi Agen BRILink yang membantu masyarakat memenuhi berbagai kebutuhan transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh ke kantor bank.

    Perjalanan usaha Ririn dimulai ketika ia membuka toko yang menjual kebutuhan sembako sekaligus menyediakan layanan konter HP dan pulsa. Seiring waktu, ia melihat transaksi pulsa dan voucher memiliki perputaran yang lebih tinggi dibandingkan produk lainnya.

    Banner Promo

    Kondisi tersebut membuat Ririn kemudian memfokuskan usahanya pada layanan telekomunikasi. Namun, perkembangan berikutnya justru membawa Rere Cell masuk ke sektor layanan keuangan masyarakat.

    Titik balik terjadi pada 2016. Saat itu, Ririn belum mengenal layanan Agen BRILink. Kesempatan tersebut datang ketika seorang Mantri BRI berkunjung ke desanya dan menawarkan mesin EDC (Electronic Data Capture) versi lama kepadanya.

    Berbekal rasa penasaran, Ririn mencoba mengoperasikan layanan tersebut. Respons masyarakat ternyata cukup tinggi karena warga membutuhkan akses transaksi keuangan yang lebih dekat tanpa harus menempuh perjalanan menuju bank.

    Seiring waktu, Rere Cell berkembang menjadi salah satu pusat transaksi keuangan yang dimanfaatkan masyarakat di wilayah tersebut. Setiap hari, Ririn melayani sekitar 80 hingga 120 transaksi.

    Berbagai layanan yang digunakan warga antara lain pembayaran tagihan listrik, pembelian token listrik, tarik tunai, setor uang, transfer sesama rekening BRI hingga top up atau isi ulang berbagai dompet digital.

    Pelanggan Rere Cell didominasi masyarakat sekitar yang telah menggunakan layanan tersebut sejak lama. Kedekatan dengan lingkungan tempat tinggal membuat Ririn memahami kebutuhan transaksi warga sekaligus membangun kepercayaan dengan pelanggan.

    Peran Ririn semakin terasa bagi warga lanjut usia (lansia) yang membutuhkan layanan transaksi tunai. Sebagian lansia datang hanya membawa buku tabungan karena tidak memiliki kartu ATM atau belum memahami cara menggunakannya.

    Dalam kondisi tersebut, Ririn membantu melayani kebutuhan transaksi mereka. Keberadaan Agen BRILink di tingkat desa menjadi salah satu akses yang memudahkan masyarakat yang belum terbiasa menggunakan layanan perbankan secara mandiri.

    Kedekatan Ririn dengan masyarakat juga melahirkan berbagai cerita. Tingginya kebutuhan warga terhadap layanan Rere Cell membuat sejumlah pelanggan bahkan datang sejak pagi buta ketika konter belum buka.

    Mereka terkadang mengetuk pintu dan menunggu hingga Ririn membuka usahanya. Hal tersebut menjadi gambaran tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan transaksi keuangan yang tersedia di lingkungan mereka.

    Bagi Ririn, keputusan menjadi Agen BRILink memberikan dampak terhadap perkembangan ekonomi keluarganya sekaligus memperluas perannya di tengah masyarakat. Aktivitas layanan transaksi memberikan tambahan pendapatan, sementara kedekatannya dengan warga membuat Ririn semakin dikenal.

    Kesuksesan Rere Cell juga tidak lepas dari dukungan dan pendampingan pihak bank ketika menghadapi kendala dalam menjalankan layanan.

    “BRI sangat mendukung sekali terhadap para agen BRILink di lapangan. Jika sewaktu-waktu ada kendala teknis atau transaksi, bantuan dari BRI selalu siap dan cepat,” ungkap Ririn. ***

    Agen BRILink Berita Nganjuk Desa Toyoresmi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleDigitalisasi Bisnis Kuliner Nganjuk, Djoglo Bercakap Catat 102 Transaksi per Hari Bersama BRI Merchant
    Next Article Waspada Penipuan Investasi Bodong, BRI Nganjuk Ingatkan Warga Jangan Tergiur Imbal Hasil Tinggi Tak Wajar

    Info Lainnya

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21

    Kunjungi KDMP Sonorejo, Menko Pangan Tekankan Penyaluran Subsidi Tepat ke Masyarakat

    15 Oktober 2026 - 19:17

    Peringati Hari Pelajar Sedunia, BLK Arsy Gas Indonesia dan ICA Ajak Siswa SMK Kartanegara Wates Masak 2.500 Porsi

    15 Oktober 2026 - 13:31
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.