Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Desi Sri Maharini, Sosok Penerjemah Isyarat yang Menjembatani Dunia Tanpa Suara di Kediri

    Desi Sri Maharini, Sosok Penerjemah Isyarat yang Menjembatani Dunia Tanpa Suara di Kediri

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 8 Juni 2025 - 18:53
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Desi Sri Maharini, sosok juru bahasa isyarat Kediri. [foto : Nanik Dwi Jayanti/tahukediri.id]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Desi Sri Maharini bukan sekadar juru bahasa isyarat. Ia adalah sahabat sejati teman tuli yang dengan ketulusan hati hadir di banyak ruang publik, menjembatani dunia yang tak bersuara menjadi pesan yang utuh dan bermakna.

    Dari ruang press rilis Polres Kediri Kota hingga forum-forum resmi di instansi pemerintahan, kehadirannya menjadi wajah inklusi yang nyata di tengah masyarakat.

    Perjalanan Desi dimulai dari ketertarikannya yang sederhana: mengamati cara teman tuli berkomunikasi. Berbekal gelar S1 Ekonomi Manajemen, ia tidak langsung melangkah ke dunia isyarat. Namun tahun 1998 menjadi titik balik, saat ia mengikuti kursus menjahit di LKP milik Maskurun, Ketua Gerkatin Jawa Timur.

    “Dari situ saya diajak Bu Yuyun (sapaan akrab Maskurun) untuk belajar bahasa Isyarat dan teman tuli juga mendukung akhirnya senang juga bergabung sama mereka,” katanya kepada reporter tahukediri.

    Komunitas Gerkatin (Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia) menjadi tempat Desi mengasah kemampuannya. Ia belajar tak hanya untuk memahami, tapi juga untuk menyampaikan—mengubah keheningan menjadi narasi yang bisa dipahami oleh semua orang.

    Desi Sri Maharini, menjadi juru bahasa isyarat dalam pers rilis Polres Kediri Kota. [foto : Nanik Dwi Jayanti/tahukediri.id]

    “Kalau sudah bisa menyampaikan apa ya bisa komunikasi dengan mereka itu kayaknya dia itu seneng banget,” imbuhnya, menggambarkan betapa bahagianya ia saat komunikasi itu benar-benar tersampaikan dan dipahami.

    Meski kini kerap dipercaya menjadi juru bahasa isyarat di berbagai kesempatan penting, Desi tidak pernah berhenti belajar. Ia menyadari bahwa bahasa isyarat pun terus berkembang, mengikuti dinamika kehidupan dan budaya.

    “Sampai sekarang aku masih belajar mbak, karena banyak kosakata isyarat dari pusat yang baru seperti sekarang diantaranya isyarat tentang kajian islam,” tutupnya.

    Dengan semangat belajar yang konsisten dan dedikasi yang tulus, Desi Sri Maharini menjadi contoh nyata bahwa inklusi bukan sekadar wacana, tetapi tindakan yang penuh empati dan kesungguhan. ***

    Reporter : Nanik Dwi Jayanti

    Bahasa Insyarat Desi Sri Maharini jatim kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleLibur Iduladha, Daop 7 Madiun Catat Lonjakan Penumpang Kereta hingga 13 Ribu Orang
    Next Article Hangatnya Senja di Pare Kediri : Pasar yang Menyatukan Rasa, Bahasa, dan Cerita

    Info Lainnya

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    Waspada Penipuan Investasi Bodong, BRI Nganjuk Ingatkan Warga Jangan Tergiur Imbal Hasil Tinggi Tak Wajar

    31 Agustus 2026 - 13:45

    Dari Konter Sembako Jadi Agen BRILink, Rere Cell Andalan Transaksi Keuangan Warga Ngronggot Nganjuk

    30 Agustus 2026 - 20:02
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.