Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    PERWOSI Kabupaten Kediri Sosialisasikan Senam GEMAR, 350 Guru Disiapkan Jadi Penggerak Hidup Sehat

    7 November 2026 - 06:28

    47 Jabatan Kades Diperkirakan Kosong, Puluhan Kades Kediri Minta Kepastian Pilkades

    7 November 2026 - 06:18

    Dinkes Kota Kediri Perkuat Peran Posyandu Sebagai Pusat Pelayanan Terpadu Masyarakat

    6 November 2026 - 11:13
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Diduga Ulah Orgil, Situs Kereta Mbah Gleyor di Kandat Jadi Korban Vandalisme

    Diduga Ulah Orgil, Situs Kereta Mbah Gleyor di Kandat Jadi Korban Vandalisme

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 31 Juli 2026 - 17:29
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Situs Titian Bupati Kediri Pertama yang berlokasi di Jl. Glinding, Dusun Kandat, Desa Kandat diduga menjadi korban aksi vandalisme
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Situs Titian Bupati Kediri Pertama yang berlokasi di Jl. Glinding, Dusun Kandat, Desa Kandat diduga menjadi korban aksi vandalisme pada hari Jumat (31/7/2026). Kereta peninggalan bersejarah tersebut ditemukan digambar menggunakan cat berwarna coklat, hijau, dan putih oleh orang tak dikenal.

    Kepala Dusun Kartosari, Desa Kandat Darmawan, mengatakan, peristiwa itu pertama kali diketahui warga pada Jumat pagi. Setelah menerima laporan, perangkat desa bersama warga langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi situs budaya tersebut.

    “Tadi kita mendapat laporan dari warga bahwa terjadi aksi vandalisme di salah satu situs peninggalan Desa Kandat yaitu Kereta Mbah Gleor ini, Mas. Terus kita inisiatif untuk ke lokasi dan mengecek kondisinya,” katanya.

    Banner Promo

    Saat dicek, lanjutnya kondisi kereta sudah berubah. Warna kayu asli yang selama ini dipertahankan tertutup cat putih, dipadukan warna cokelat dan coretan gambar bewarna hijau.

    Kepala Dusun Kandat Samuji, menambahkan, pelaku aksi vandalisme tersebut diduga merupakan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) alias orang gila (orgil) dan bukan warga setempat. Menurutnya, masyarakat Desa Kandat selama ini selalu menjaga dan merawat peninggalan sejarah tersebut.

    “Kemungkinan yang melakukan ODGJ, karena kalau warga sekitar gak mungking melakukannya. Gak ada yang berani, karena tahu sejarahnya,” ujarnya.

    Kereta Mbah Gleyor merupakan salah satu peninggalan yang dipercaya berkaitan dengan tokoh pembabat alas Desa Kandat. Kereta tersebut diketahui sudah ada sejak abad ke-18.

    Situs Titian Bupati Kediri Pertama yang berlokasi di Jl. Glinding, Dusun Kandat, Desa Kandat diduga menjadi korban aksi vandalisme

    Selain itu, kereta yang kini bersebelahan dengan Musala Wakaf Nurul Huda tersebut juga pernah digunakan sebagai alat transportasi Bupati Kediri Pertama pada masa itu.

    “Kemungkinan ODGJ. Enggak mungkin, kalau dari warga sekitar, jelas enggak mungkin. Enggak ada yang berani. Soalnya dia apa ya istilahnya kereta ini kan diuri-uri, istilahnya dibener-bener dijaga gitu. Enggak mungkin kalau warga sini. Yang tahu sejarahnya kan warga sini. Enggak mungkin kalau dari warga,” jelasnya.

    Selain situs, makam keluarga keturunan Belanda Goerge Soebandi Badal yang tak jauh dari lokasi juga menjadi korban vandalisme.

    Atas kejadian tersebut, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri langsung melakukan pendataan kerusakan di lapangan sekaligus berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk proses penyelidikan. Langkah penanganan juga akan dibahas agar kondisi situs dan makam dapat dipulihkan tanpa mengurangi nilai sejarah yang dimiliki.

    “Kami laporkan ke pimpinan. Selain itu kami juga koordinasi dengan pihak kepolisian,” kata Staf Bidang Sejarah dan Purbakala, Achmad Khudori.

    Sementara itu, Kapolsek Kandat Iptu Abdul Azis mengatakan kasus tersebut telah ditangani pihak kepolisian.

    “Kanitreskrim saat ini masih proses penyelidikan, pengecekan cctv, pemeriksaan saksi-saksi dan koordinasi dengan Disparbud,” ujarnya. [nik/ang]

    Berita Kediri Kabupaten Kediri Orgil Kediri Vandalisme Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKisah Dwi Ratfita, UMKM Kediri yang Sukses Berkembang Berkat KUR BRI hingga Jadi Agen BRILink
    Next Article Meski Sempat Diguyur Hujan, BMKG Pastikan Kediri Masih Memasuki Puncak Musim Kemarau

    Info Lainnya

    PERWOSI Kabupaten Kediri Sosialisasikan Senam GEMAR, 350 Guru Disiapkan Jadi Penggerak Hidup Sehat

    7 November 2026 - 06:28

    47 Jabatan Kades Diperkirakan Kosong, Puluhan Kades Kediri Minta Kepastian Pilkades

    7 November 2026 - 06:18

    Dinkes Kota Kediri Perkuat Peran Posyandu Sebagai Pusat Pelayanan Terpadu Masyarakat

    6 November 2026 - 11:13

    Dari Petani untuk Masyarakat, KUD Tani Jaya Madiun Tumbuh Berkat Pendampingan BI Kediri

    6 November 2026 - 07:30

    Realisasi Anggaran Kota Kediri Dikebut, Mbak Wali Soroti Kualitas Proyek dan Ketepatan Bantuan

    6 November 2026 - 07:25

    Puting Beliung Terjang Desa Kepung Kediri, 68 Warga Terdampak, Petugas Gabungan Bergerak

    5 November 2026 - 08:48
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    PERWOSI Kabupaten Kediri Sosialisasikan Senam GEMAR, 350 Guru Disiapkan Jadi Penggerak Hidup Sehat

    7 November 2026 - 06:28

    47 Jabatan Kades Diperkirakan Kosong, Puluhan Kades Kediri Minta Kepastian Pilkades

    7 November 2026 - 06:18

    Dinkes Kota Kediri Perkuat Peran Posyandu Sebagai Pusat Pelayanan Terpadu Masyarakat

    6 November 2026 - 11:13

    Dari Petani untuk Masyarakat, KUD Tani Jaya Madiun Tumbuh Berkat Pendampingan BI Kediri

    6 November 2026 - 07:30

    Realisasi Anggaran Kota Kediri Dikebut, Mbak Wali Soroti Kualitas Proyek dan Ketepatan Bantuan

    6 November 2026 - 07:25
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.