Kediri (tahukediri.id) – Taman Kilisuci, Pare Kediri bersolek. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri melakukan pemeliharaan untuk menjaga kondisi fasilitas sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat yang memanfaatkan taman tersebut.
Kepala DLH Kabupaten Kediri melalui Kabid Pemeliharaan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan, Weny Arta, mengatakan, pemeliharaan akan menyasar beberapa bagian yang dapat menunjang kenyamana pengunjung Taman Kilisuci.
Di antaranya area pedestrian, signage, bangku taman, shelter, pos jaga, hingga ruang pengelola.
“Pertimbangan pemeliharaan meliputi kondisi, fungsi, intensitas penggunaan, keamanan, kenyamanan, dan keberlanjutan fungsi setiap fasilitas taman,” katanya, Senin (7/9/2026).
Weny menyebut, pagu yang digunakan untuk pemeliharan taman di sebelah Masjid An-Nur Pare tersebut kurang lebih aekitar 390 juta.
“Anggaran kurang lebih 390 juta,” ujarnya.
Lebih jauh Weny menjelaskan, area pedestrian menjadi salah satu fasilitas yang mendapat perhatian karena berkaitan langsung dengan aktivitas pengunjung. Pemeliharaan difokuskan pada kelayakan jalur sekaligus menjaga fungsi resapan.
Sementara untuk area signage, pemeliharaan akan memperhatikan keterbacaan informasi serta kondisi fisiknya. Sedangkan bangku taman akan dilakukan sedikit perubahan dari bentuk yang sudah ada.
Bangku tersebut tetap diarahkan untuk menunjang kenyamanan pengunjung. Namun, penggunaannya diharapkan tetap sesuai dengan fungsi fasilitas yang telah disediakan.
“Bangku taman akan dirubah sedikit dari existing,” imbuhnya.
Selain itu, shelter juga menjadi bagian yang dipelihara. Aspek kenyamanan pengunjung, estetika, serta kondisi bangunan menjadi pertimbangan dalam pengerjaannya.
Untuk pos jaga dan ruang pengelola, pemeliharaan mencakup kelayakan bangunan, kebersihan, keamanan, serta keberlangsungan fungsi operasional.
Pekerjaan pemeliharaan tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2026. Pihaknya berharap pengerjaan dapat diselesaikan sebelum akhir tahun sehingga fasilitas taman bisa segera kembali dimanfaatkan masyarakat secara optimal.
“Iya mbk, semoga sebelum akhir tahun sudah selesai, ujarnya.
Pemeliharaan ini diharapkan tidak hanya membuat tampilan Taman Kilisuci lebih terawat, tetapi juga memastikan berbagai fasilitas publik di dalamnya tetap aman, nyaman, dan berfungsi dengan baik bagi masyarakat Pare maupun pengunjung dari luar daerah. [nik/ang]

