Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»GPM di Kabupaten Kediri Jangkau 26 Kecamatan, Salurkan 26 Ton Beras

    GPM di Kabupaten Kediri Jangkau 26 Kecamatan, Salurkan 26 Ton Beras

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 23 September 2025 - 14:48
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Hari ini, Selasa (23/9/2025) Pemerintah Kabupaten Kediri mengadakan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan serentak se-Jawa Timur. Di Kabupaten Kediri ada 26 kecamatan yang menggelar GPM ini, salah satunya di Kecamatan Plemahan dan ditempatkan di Desa Sebet.

    Kepala Bidang Ketersediaan Distribusi Ketahanan dan Kerawanan Panagan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediri Arbai menyampaikan, tujuan GPM ini yakni untuk stabilisasi pasokan dan harga kebutan pokok, seperti beras, minyak goreng, kemudian gula dan sebagainya dapat dijangkau oleh masyarakat dengan harga yang tidak memberatkan.

    Menurutnya GPM ini juga merupakan upaya agar harga beras tetap stabil, kemudian untuk ikut serta dalam pengendalian inflasi daerah di Kebupaten Kediri.

    Namun, meski hingga saat ini stok harga pangan masih dibilang stabil, pihaknya akan terus melakukan evaluasi pada kegiatan Gerakan Pangan Murah.

    “Untuk Kabupaten Kediri sendiri di bulan September ini kita masih melakukan kegiatan GPM ada 13 itik, kemudian di bulan Oktober juga kita siapkan di 13 itik sambil kita evaluasi nanti respon masyarakat seperti apa,” terangnya.

    Disebutkan dalam rangka GPM serentak ini, pihaknya didukung oleh Perum Bulog Kantor Cabang Kediri yang mengeluarkan beras sebanyak 26 ton lebih.

    GPM di Desa Sabet, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri. [Foto : Nanik/tahukediri.id]

    Untuk Desa Sebet sendiri disediakan 1,5 ton, lantaran termasuk GPM reguler yang menyediakan 1,5-2 ton beras SPHP, sementara kecamatan lainnya masing-masing 1 ton beras SPHP dengan harga jual Rp57.000 per 5kg.

    “Ini merupakan harga di bawah harga acara tertinggi yang mana untuk harga acara tertinggi beras SPHP itu Rp62.500 per paknya atau per 5 kilonya,” terangnya.

    Selain itu, pihaknya juga didukung oleh PT Sinergi Gula Nusantara yang menyiapkan 200 kg gula pasir dengan harga pabrik Rp15.000 per kilogramnya. Tak ketinggalan dukungan dari peternak di Kediri yang menyediakan 50 kg telur.

    Kebutuhan pokok lannya yang tersedia di GPM Kecamatan Plemahan yakni bawang merah, bawang putih, cabai, Minyak Goreng Kita dengan harga Rp16.000 untuk kemasan bantal dan Rp16.500 untuk kemasan standing pouch.

    Di sini warga dibebaskan untuk membeli kebutuha pokok yang tersedia, hanya saja bagi pembelian beras SPHP dibatasi 2 pak (10 kg) saja per orang.

    Arbai menegaskan Gerakan Pangan Murah akan terus berlanjut selama masyarakat masih memerlukan. Dijadwalkan GPM di Kabupaten Kediri diselenggarakan seminggu tiga kali yakni hari Selasa, Rabu, Kamis dan tidak menutup kemungkinan akan lebih ditingkatkan menjelang akhir tahun.

    “Biasanya di akhir tahun, bulan Desember kita juga full lagi karena menjelang hari Natal dan tahun baru,” jelasnya.

    Pihaknya berharap adanya Gerakan Pangan Murah ini masyarakat bisa menjangkau kebutuhan pokoknya dan memastikan stok kebutuhan pangan di Kediri masih terjamin.

    “Yang pertama tentu masyarakat bisa mengakses kebutuhan pokok mereka dengan harga yang murah di bawah harga pokok, kemudian yang kedua memastikan bahwa stok kebutuhan pangan yang ada di Kapten Kediri ini terjamin,” tutupnya. ***

    Reporter : Nanik Dwi Jayanti

    Beras SPHP Gerakan Pangan Murah GPM Kabupaten Kediri Kecamatan
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleDindik dan BI Kediri Dorong Literasi Rupiah Siswa lewat ToT dan Lomba SERAGAM
    Next Article Untungkan Petani, Intip Harga Gabah dan Jagung di Kabupaten Kediri

    Info Lainnya

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25

    Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Pemkab Kediri Intensifkan Edukasi Anti-Bullying di Sekolah

    16 Juli 2026 - 20:26
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.